UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI PADA EKSTRAK BUAH ANDALIMAN (ZANTHOXYLUM ACANTHOPODIUM DC) TERHADAP BAKTERI STAPYHLOCCOCUS AUREUS

Authors

  • Hanifah Az-zahra Universitas Negeri Medan
  • Ibnu Firmansyah Universitas Negeri Medan
  • Ivan Fadillah Universitas Negeri Medan
  • Mutia Haryani Siregar Universitas Negeri Medan
  • Nadia Priska Universitas Negeri Medan
  • Endang Sulistyarini Gultom Universitas Negeri Medan
  • Rini Hafzari Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.53461

Keywords:

Kata kunci: andaliman, antibakteri, Staphylococcus aureus, ekstrak etanol, zona hambat

Abstract

Masalah resistensi antibiotik terhadap bakteri patogen, khususnya Staphylococcus aureus, mendorong pencarian sumber antibakteri alternatif berbasis bahan alam. Salah satu tanaman lokal yang berpotensi adalah andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC) yang diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti alkaloid, flavonoid, dan terpenoid. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antibakteri ekstrak buah andaliman terhadap Staphylococcus aureus serta menentukan tingkat daya hambatnya pada berbagai konsentrasi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen laboratorium dengan desain post-test only control group. Ekstrak buah andaliman diperoleh melalui metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96% dan diuji pada konsentrasi 50%, 60%, dan 70%. Uji aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi cakram pada media Nutrient Agar dengan kloramfenikol sebagai kontrol positif dan etanol sebagai kontrol negatif. Pengukuran diameter zona hambat dilakukan setelah inkubasi selama 18–24 jam pada suhu 37°C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak buah andaliman pada seluruh konsentrasi mampu menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus. Rata-rata diameter zona hambat yang dihasilkan berturut-turut adalah 1,96 mm (50%), 3,17 mm (60%), dan 4,11 mm (70%), yang seluruhnya tergolong dalam kategori daya hambat lemah. Kontrol positif menghasilkan zona hambat sangat kuat, sedangkan kontrol negatif tidak menunjukkan aktivitas antibakteri. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak buah andaliman memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus, namun dengan kekuatan yang masih rendah.

References

Andriyani, S., Kusmita, L., & Franyoto, Y. D. (2023). Aktivitas Antibakteri Staphylococcus aureus dari Bunga Kembang Sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.). Media Farmasi Indonesia, 18(1): 17-26.

Artha, I.W.W., Made AH dan I Dewa MS. (2022). Uji Daya Hambat Ekstrak Etanol Buah Lerak (Sapindus rarak) Terhadap Bakteri Staphylococcus epidermidis. Jurnal Medika Udayana, 11(5): 14-18.

Batubara, A. N., Batubara.S., & Simajuntak, A. (2023). Systematic Review: Uji Aktivitas Anti Bakteri Ekstrak Buah Andaliman (Zanthoxylum sp). Jurnal Farmasi dan Herbal. 5(2): 126-133.

Dewana AAW., Tan S., Linda C and Sahna F G. (2022). Testing Antioxidant and Antibacterial Activity of Andaliman Fruit (Zanthoxylum acanthopodium DC.) Ethanol Extract with ABTS Method (2-2’-Azino- Bis(3-Ethylbenz-Thiazoline-6-Sulfonic-Acid) and Minimum Resistant Concentration. International Journal of Health and Pharmaceutical, 2(1),188-196.

Fredison., Ramadhan T., Muhammad I., Dwi AR dan Suharmanto. (2023). Kajian Potensi biji piang (Areca catechu L.) sebagai antibakteri. JK UNILA, 7(1), 51-59.

Hafizah, Q., Permatasari,L., & Muchlishah,N.R.I. (2024). Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Aktivitas Antibakteri Daun Mangrove (Rhizophora Mucronata) terhadap Bakteri Staphylococcus aureus.Jurnal Kesehatan Tambusai,5(2),3829-3836

Masykuroh, A. Puspasari,H. (2022).Aktivitas Anti Bakteri Nano Partikel Perak (NPP) Hasil Biosintesis menggunakan Ekstrak Keladi Sarawak Alocasia Macrorrhizos terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli.(2022).Bioma : Jurnal Biologi Makassar, 7(1), 76-85

Sari,P.P., Alamsyah,Y.,& Kornialia. (2024). Daya Hambat Ekstrak Daun Mangga (Mangifera indica l.) terhadap Pertumbuhan Candida albicans: Studi Deskriptif. Padjadjaran Journal of Dental Researchers and Students ,8(1),128-135

Silitonga, Y. A. M., Apriliana, E., & Anggraini, D. I. (2024). Uji Daya Hambat Ekstrak Andaliman (Zanthoxylum acanthopodium) terhadap Pertumbuhan Escherichia coli. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(4), 1921–1930.

Simanjuntak,H. A., Purba,H., Pasaribu,C., Ginting,J.G.,Rahmiati., Situmorang,T.S. (2023). Potensi Buah Andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC.) sebagai Antibakteri terhadap Salmonella typhi.Journal of Natural Sciences,4(2),86-93

Siregar,S.A., Fauziah,I., Sartini & Rahmiati.(2024).Efektivitas Ekstrak Biji Andaliman (Zanthoxylum acanthopodium ) dan Rimpang Jahe ( Zingiber officinale ) dalam Menghambat Pertumbuhan Staphylococcus sp.Jurnal Ilmiah Biologi UMA(JIBIOMA), 6 (1), 65-74

Situmorang PC., S. Ilyas and S. Hutahaean. (2019). Effect of Combination of Nano Herbal Andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC.) and Extra Virgin Olive Oil (EVOO) to Kidney Histology of Preeclampsia rats. IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science. 1-6. 10.1088/1755-1315/305/1/012081

Syahputri I., Ermi G & Linda C. (2022). Test of Antioxidant and Antibacterial Activity of Ethanol Extract of Andaliman Fruit (Zanthoxylum acantopodium DC.) with DPPH (1.1-Diphenyl-2-Picrylhydrazil) Trapping Method and Minimum Inhibitor Concentration. International Journal of Health and Pharmaceutical, 2(2), 215-224.

Downloads

Published

2026-03-29

Issue

Section

Articles