POTENSI EKSTRAK TANAMAN MANGROVE (RHIZOPHORA, SONNERATIA, BRUGUIERA) DI INDONESIA TERHADAP PERCEPATAN PENYEMBUHAN LUKA PADA HEWAN COBA: TINJAUAN NARATIF

Authors

  • Adrina Rizka Rahmani Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Lampung
  • Syazili Mustofa Departemen Biokimia, Fisiologi, dan Biologi Molekuler, Fakultas Kedokteran Universitas Lampung
  • Giska Tri Putri Departemen Biokimia, Fisiologi, dan Biologi Molekuler, Fakultas Kedokteran Universitas Lampung
  • Hendri Busman Jurusan Biologi, Fakultas MIPA Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.53403

Keywords:

Bruguiera gymnorrhiza, luka, mangrove, Rhizophora, Sonneratia

Abstract

Luka merupakan gangguan kontinuitas jaringan yang dapat disebabkan oleh trauma fisik, termal, atau kimia. Penggunaan obat sintetik standar seringkali memiliki keterbatasan biaya dan efek samping, sehingga fitofarmaka dari tanaman mangrove menjadi alternatif potensial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas, dosis optimal, dan perbandingan aktivitas penyembuhan luka dari berbagai spesies mangrove (Rhizophora sp., Sonneratia sp., Bruguiera sp.) secara in vivo. Desain penelitian adalah Narrative Review. Pencarian literatur dilakukan pada database jurnal (2014-2024) dengan kriteria inklusi studi eksperimental pada hewan coba (tikus/mencit/kelinci) dengan sediaan topikal ekstrak mangrove untuk luka bakar, sayat, dan infeksi. Data diekstraksi berdasarkan spesies, dosis, dan hasil penyembuhan. Ditemukan 8 studi relevan. Rhizophora mucronata konsentrasi 5-10% efektif untuk luka sayat dan bakar pada mencit dan kelinci. Rhizophora apiculata membutuhkan konsentrasi 40% untuk luka bakar pada tikus. Sonneratia alba efektif pada konsentrasi 15% untuk luka bakar. Bruguiera gymnorrhiza menunjukkan percepatan penyembuhan luka sayat yang signifikan pada dosis ekstrak murni. Secara umum, ekstrak mangrove sebanding dengan kontrol positif (Bioplacenton/Povidone Iodine). Tanaman mangrove memiliki aktivitas penyembuhan luka yang kuat melalui mekanisme antioksidan dan antiinflamasi, dengan efektivitas yang bergantung pada spesies dan jenis luka.

References

Abubakar, S., Wibowo, E. S., Kadir, M. A., & Akbar, N. (2019). Manfaat Mangrove Bagi Peruntukan Sediaan Farmasitika Di Desa Mamuya Kecamatan Galela Timur Kabupaten Halmahera Timur (Tinjauan Etnofarmakologis). Jurnal Enggano, 4(1), 12–25. https://doi.org/10.31186/jenggano.4.1.12-25

Akib, S. N., & Kurniawaty, E. (2023). Perbedaan Pengaruh Pemberian Topikal Ekstrak Daun Bakau (Bruguiera Gymnorrhiza) dan Gel Bioplacenton Pada Makroskopis Kulit Tikus Putih Jantan (Rattus Norvegicus) Galur Sprague Dawley Dengan Luka Sayat. Medula, 13(7), 1303–1309.

Almira, V., Purnamasari, R., Setiawati, S., Yuniati, L., & Achmad, A. I. (2024). Karakteristik Pasien Luka Bakar Rawat Inap. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 4(6), 423–429.

Azzuhra, L., & Kasih, L. C. (2025). Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan Luka Bakar 7% Superficial to Deep Dermal. Hubungan Efikasi Diri Dengan Kekambuhan Pada Pasien Hipertensi Di Posbindu Desa Senduro Di Wilayah Upt.Puskesmas Senduro, 109–118.

Firdaus, N. Z., Alda, A. A., & Gunawan, I. S. (2020). Potensi Kandungan Biji Anggur Dalam Mempercepat Penyembuhan Luka. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 2(2), 139–146.

Harun, H., Purba, C. I. H., Fitri, S. U. R., & Widayat, A. (2023). Peningkatan Pengetahuan dan Kemandirian Keluarga dalam Melakukan Perawatan Luka. Jurnal Kreativtas Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(3), 1351–1362.

Kurniawaty, E., Megaputri, S., Mustofa, S., Rahmanisa, S., & Audah, K. A. (2022). Ethanol Extract of Bruguiera gymnorrhiza Mangrove Leaves and Propolis Activity on Macroscopic Healing of Cuts in Vivo. 1–5.

Mongi, J., Karauwan, F. A., & Tuda, A. (2024). Phytochemical screening and anti-inflammatory activity test of Sonneratia alba root extract against burns in Rats (Rattus norvegicus). 730–738.

Mustofa, S., Eka Yunianto, A., Kurniawaty, E., & Kurniaji, I. (2024). The Effect of Giving Mangrove Leaf Extract (Rhizophora apiculata) on the Healing of Burn Wounds in Male White Rats (Rattus novergicus) of the Sprague Dawley Strain. International Journal of Chemical and Biochemical Sciences, 25(19), 571–581. https://doi.org/10.62877/66-ijcbs-24-25-19-66

Ningrum, I. D., Astuti, R. A., & Hardia, L. (2023). Efektivitas Salep Ekstrak Etanol Daun Mangrove (Rhizophora mucronata) terhadap Penyembuhan Luka Bakar pada Mencit Jantan (Mus Muscullus). Jurnal Etnofarmasi, 1(01), 1–6. https://doi.org/10.36232/jurnalfarmasiunimuda.v1i01.1723

Pambudi, D. B., & Haryoto. (2022). Efektivitas Farmakologi Senyawa Aktif Tumbuhan Mangrove yang Hidup di Indonesia. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 15(1), 39–57.

Pangayoman, S. G. D. (2023). Perbandingan Efek Pemberian Salep Ekstrak Daun Binahong (Anredera Cordifolia (Tenore) Steenis) dan Salep Silver Sulfadiazine 1% pada Penyusutan Luka Bakar Derajat II Tikus Putih Jantan (Rattus Novergicus). Health Information Jurnal Penelitian, 15, e891. https://myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id/index.php/hijp

Paputungan, F., & Yamlean, P. V. Y. (2014). Testing The Effectiveness Of The Ethanol Oil Extract Of Black Rake Leaves (Rhizophora Mucronata Lamk) and Testing The Process Of Healing Backback Wounds Infected Bacteria Staphylococcus Aureus. Pharmacon, 3(1), 15–26.

Prasetya, F., Bafadal, M., Fadilla, R., & Mus, N. M. (2024). Penggunaan Tradisional, Aktivitas Farmakologis, Senyawa Bioaktif Mangrove yang Tumbuh di Teluk Balikpapan. Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology, 6(1), 148–173.

Prasetyo, P., Duryat, D., Riniarti, M., Hidayat, W., & Maryono, T. (2023). Utilization of Mangrove as Medicinal Plants by the Community (Case Study in Bumi Dipasena Utama Village, Tulang Bawang District, Lampung Province). ULIN: Jurnal Hutan Tropis, 7(2), 153–160.

Putri, I. N. W. (2021). Perbandingan Efektivitas Silver Sulfadiazine dan Madu dalam Penyembuhan Luka Bakar. Essence of Scientific Medical Journal, 15–18.

Suryadi, I. A., Asmarajaya, A., & Maliawan, S. (2013). Wound Healing Process and Wound Care. E-Jurnal Medika Udayana, 2(2), 254–272.

Syandana F, Putri Oktomalio B, F. F. (2024). Perbandingan Kepadatan Kolagen pada Perawatan Luka Insisi Dermal antara Pemberian Kombinasi NACL 0,9% dan Gentamicin Sulfate dengan Electrolyzed Strong Acid Water pada Tikus Wistar. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 3(10), 4900–4916.

Tajudin, T., Rochmah, N. N., Fatmala, K. D., & Mubarok, A. (2022). Pengaruh Pemberian Gel Ekstrak Daun Bakau Hitam (Rhizophora mucronata Lamk) dan Ekstrak Kunyit (Curcuma longa L.) sebagai Kandidat Penyembuhan Luka Sayat pada Kelinci. Prosiding Seminar Nasional Diseminasi, 2, 295–303.

Triyani, W., Irwandi, I., & Hardia, L. (2024). Formulasi dan Uji Efektivitas Salep Ekstrak Etanol Daun Mangrove (Rhizophora mucronata) terhadap Penyembuhan Luka Sayat pada Mencit (Mus muscullus). Jurnal Etnofarmasi, 2(01), 1–7. https://doi.org/10.36232/jurnalfarmasiunimuda.v2i01.1718

Downloads

Published

2025-12-26