HUBUNGAN NILAI APGAR DAN SEPSIS NEONATORUM PADA NEONATUS YANG DIRAWAT DI NICU

Authors

  • Adelia Nasywa Rachmanda S1 Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Pendidikan Ganesha
  • Made Suadnyani Pasek S1 Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Pendidikan Ganesha
  • Ida Ayu Diah Purnama Sari S1 Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Pendidikan Ganesha

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.53371

Keywords:

Sepsis Neonatorum, Skor APGAR, Neonatus

Abstract

Sepsis neonatorum merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada bayi baru lahir, terutama pada kelompok dengan kondisi klinis yang lemah saat lahir, sehingga penilaian awal seperti skor APGAR sering digunakan untuk mengidentifikasi risiko dini. Namun, hubungan skor APGAR dengan kejadian sepsis masih menunjukkan hasil yang bervariasi dalam berbagai penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara skor APGAR dengan kejadian sepsis neonatorum pada neonatus yang dirawat di NICU RSUD Buleleng. Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan potong lintang pada populasi neonatus berusia 0–28 hari. Sampel sebanyak 48 neonatus dipilih menggunakan metode disproportionate stratified random sampling, terdiri atas 16 neonatus dengan sepsis dan 32 tanpa sepsis. Variabel bebas adalah skor APGAR menit ke- 1 dan ke-5, sedangkan variabel terikat adalah sepsis neonatorum. Data diperoleh dari rekam medis menggunakan lembar pengumpulan data dan dianalisis secara univariat serta bivariat dengan uji Chi-square, disertai perhitungan Prevalence Ratio (PR) dan Confidence Interval (CI) 95%. Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya hubungan bermakna antara skor APGAR menit ke-1 dengan sepsis neonatorum (p=1,000; PR=1,104; CI 0,470–2,594), demikian pula skor APGAR menit ke-5 (p=1,000; PR=1,104; CI 0,470–2,594). Kesimpulannya, skor APGAR bukan merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian sepsis neonatorum pada populasi ini, sementara faktor lain seperti berat badan lahir rendah tampak memiliki pengaruh yang lebih signifikan.

References

Abou Elella R, Najm HK, Balkhy H, Bullard L, Kabbani MS. Dampak infeksi aliran darah pada hasil anak-anak yang menjalani operasi jantung. Kardirol Anak. 2010; 31:483–9. doi: 10.1007/s00246- 009-9624-x.

Amalia, R. (2025). Hubungan kategori skor Apgar dengan kejadian sepsis neonatorum pada bayi prematur di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo. Undergraduate Thesis. Purwokerto: Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman.

Ascher SB, Smith PB, Clark RH, Cohen-Wolkowiez M, Li JS, Watt K, Jacqz-Aigrain E, Kaguelidou F, Manzoni P, Benjamin DK Jr. Sepsis pada bayi kecil dengan penyakit jantung bawaan. Awal Hum Dev. 2012 Mei; 88 Suppl 2 (Suppl 2): S92-7. doi: 10.1016/S0378-3782(12)70025-7. PMID:

22633525; PMCID: PMC3513769.

Camacho-Gonzalez A, Spearman PW, Stoll BJ. Penyakit menular neonatal: evaluasi sepsis neonatal. Pediatr Clin North Am. 2013 Apr; 60(2):367-89. doi: 10.1016 / j.pcl.2012.12.003. Epub 2013

Januari 17. PMID: 23481106; PMCID: PMC4405627.

Carolus W, Rompis J, Wilar R. Hubungan APGAR Score dan Berat Badan Lahir dengan Sepsis Neonatorum. E-clinic. 2013;1(2). p1-7. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0242275.

Dheresa, M. and Daraje, G. (2021) “A 12 Years Neonatal Mortality Rate and Its Predictors in Eastern Ethiopia,” Global Pediatric Health, 8, pp. 1–10. doi: 10.1177/2333794X211025407

Dinas Kesehatan Provinsi Bali. (2025). Profil Kesehatan Provinsi Bali 2024. Denpasar: Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Diakses dari https://diskes.baliprov.go.id/download/profil- kesehatan-provinsi-bali-2024/

Ershad M, Mostafa A, Dela Cruz M, Vearrier D. Neonatal Sepsis. Curr Emerg Hosp Med Rep. 2019;7(Word Bank, 2024):83-90. doi: 10.1007/s40138-019-00188-z. Epub 2019 Jun 19. PMID: 32226657; PMCID: PMC7100521

Fleischmann C, Reichert F, Cassini A, Horner R, Harder T, Markwart R, Tröndle M, Savova Y, Kissoon N, Schlattmann P, Reinhart K, Allegranzi B, Eckmanns T. Global incidence and mortality of neonatal sepsis: a systematic review and meta-analysis. Arch Dis Child. 2021 Jul

19;106(8):745-752. doi: 10.1136/archdischild-2020-320217. PMID: 33483376; PMCID: PMC8311109.

Gomella TL, Cunningham MD, Eyal FG, Zenk KE. Gomella’s Neonatology: Management, Procedures, On-Call Problems, Diseases, and Drugs. 8th ed. McGraw-Hill Education; 2020. Pp 1360-1363.

Hadinegoro, S. R. S., Moedjito, I., Hapsari, M. M. D., & Alam, A. (Eds.). (2021). Buku Ajar Infeksi & Penyakit Tropis (Edisi ke-4). Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia.

Harum, N. A., Utomo, M. T., M., Aditiawarman, & Gunawan, P. I., (2021) ‘The Correlation Between Apgar Score And Gestational Age With Neonatal Sepsis And Associated Mortality’, Jurnal Widya Medika, 7(2).

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2020). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020–2024. Jakarta: Kementerian PPN/Bappenas.

Nugraha, C. I. H. (2023). Hubungan antara usia gestasi dan hasil skor Apgar dengan kejadian sepsis neonatorum di Unit Neonatologi RSUP H. Adam Malik Medan. Undergraduate Thesis. Medan: Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.

Raturi A, Chandran S. Neonatal Sepsis: Aetiology, Pathophysiology, Diagnostic Advances and Management Strategies. Clin Med Insights Pediatr. 2024 Sep 25;18:11795565241281337. doi: 10.1177/11795565241281337. PMID: 39371316; PMCID: PMC11452898.

Stoll BJ, Hansen N, Fanaroff AA, dkk. Sepsis onset terlambat pada neonatus dengan berat lahir yang sangat rendah: pengalaman Jaringan Penelitian Neonatal NICHD. Pediatri. 2002; 110:285–91. doi: 10.1542/peds.110.2.285.

Sutanto, V. D., Suryawan, I. B., & Indrawan, I. G. K. (2023). Hubungan nilai APGAR dan sepsis neonatorum di RSUD Wangaya, Bali. Intisari Sains Medis, 14(1), 518–521. https://doi.org/10.15562/ism.v14i1.1510

World Bank. Murtality rate, neonatal (per 1,000 live births). World Bank. Diakses pada 19 Maret 2024. Didapat dari: https://data.worldbank.org/indicator/SH.DYN.NMRT.

Downloads

Published

2025-12-26