HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL DI SMK KOMPUTER AKP
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.53350Keywords:
pencegahan kekerasan seksual, pengetahuan, remaja, sikapAbstract
Banyak kejadian perilaku yang tidak diinginkan telah menjadi hal biasa dalam kehidupan remaja. Remaja seringkali mengalami berbagai bentuk pelecehan, termasuk pelecehan fisik, verbal, dan seksual, yang sangat terkait dengan perilaku ini. Dari apa yang dapat kita lihat dalam sejumlah kasus, pelaku pelecehan seringkali adalah orang-orang terdekat korban, termasuk kenalan, teman sekelas, tetangga, pasangan, dan bahkan kerabat. Menemukan bagaimana sikap dan pengetahuan siswa SMK Komputer AKP Kabupaten berkaitan dengan perilaku pencegahan pelecehan seksual merupakan pendorong utama penelitian ini. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif yang menggunakan metode cross-sectional. Kuesioner yang mengukur pengetahuan, sikap, dan perilaku diberikan, dan SPSS digunakan untuk analisis data. Dengan menggunakan teknik sampel purposif, 76 partisipan yang memenuhi kriteria inklusi dipilih dari populasi siswa kelas XI di SMK Komputer AKP. Kami menggunakan uji Chi-Square untuk menilai data. Temuan penelitian Sebanyak 53 responden (69,7%) memiliki pengetahuan yang sangat baik tentang topik tersebut, 43 (56,5%) memiliki sikap yang baik, dan 53 (69,7%) menunjukkan tindakan positif terkait dengan pencegahan kekerasan seksual. Nilai p 0,006 <0,05 menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan remaja dan perilaku pencegahan kekerasan seksual di SMK Komputer AKP Kabupaten Cianjur pada tahun 2025, sedangkan nilai p 0,012 <0,05 menunjukkan adanya hubungan antara sikap remaja dan perilaku pencegahan kekerasan seksual. Hal ini memberikan bukti lebih lanjut bahwa keyakinan dan pemahaman remaja memengaruhi tindakan mereka dalam memerangi kekerasan seksual.References
Afrita, F., & Yusri, F. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi kenakalan remaja. Educativo: Jurnal Pendidikan, 2(1), 14–26. https://doi.org/10.56248/educativo.v2i1.101
Amaluddin, A., & Tianingrum, N. A. (2019). Keterpaparan lingkungan terhadap perilaku pelecehan seksual siswa sekolah di wilayah Puskesmas Harapan Baru Kota Samarinda. Journal Borneo Student Research, 1(1). https://journals.umkt.ac.id/index.php/bsr/article/ view/509
Ardiansyah, F., Muqorona, M. W., Nurahma, F. Y., & Prasityo, M. D. (2023). Strategi penanganan pelecehan seksual di kalangan remaja: Tinjauan literatur. Jurnal Keperawatan Klinis dan Komunitas (Clinical and Community Nursing Journal), 7(2), 81. https://doi.org/10.22146/jkkk.78215
Armiliansyah, M. A. A., & Ni’mah, Z. (2020). Peranan asas teritorial dalam pelecehan seksual. Yurispruden, 3(2), 162. https://doi.org/10.33474/yur.v3i2.6609
BKKBN. (2020). Strategic plan BKKBN 2020–2024 (May first). Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.
BPS. (2020). Statistik gender Indonesia 2020. Badan Pusat Statistik.
Dewi, I. R., Nanur, F. N., Centis, M. C. L., Bandur, P. M. Y., & Afrinita, M. (2024). Gambaran tingkat pengetahuan remaja putri tentang kekerasan seksual di SMPN 1 Runteng Cancar Kabupaten Manggarai. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 4(3), 1070–1078. https://doi.org/10.33024/mahesa.v4i3.13992
Dillyana, T. A. (2019). Hubungan pengetahuan, sikap, dan persepsi ibu dengan status imunisasi dasar di Wonokusumo. Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education, 7(1). https://doi.org/10.20473/jpk.V7.I1.2019.67-77
Dinkes Cianjur. (2020). Profil kesehatan Kabupaten Cianjur tahun 2020. Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur.
KemenPPPA. (2022). Pembangunan manusia berbasis gender tahun 2022. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. https://kemenpppa.go.id
Minarsih, E. (2018). Hubungan tingkat pengetahuan dan sikap remaja putri dengan kekerasan seksual pada siswi kelas XI SMA N 8 Aceh Barat Daya. Institut Kesehatan Helvetia.
Naurah, N. (2022). Isu pelecehan seksual menjadi perhatian utama generasi muda 2022.
Notoatmodjo, S. (2020). Metode penelitian kesehatan. Rineka Cipta.
Nugrahmi, M. A., & Febria, C. (2020). Faktor yang berhubungan dengan kekerasan seksual pada remaja putri di Kota Bukittinggi. MIKIA: Mimbar Ilmiah Kesehatan Ibu dan Anak, 4(2), 1–8. https://doi.org/10.36696/mikia.v4i2.11
P3APPKB. (2020). Profil gender dan anak Jawa Barat tahun 2020.
Prawirohardjo, S. (2016). Ilmu kebidanan (4 ed.). Bina Pustaka.
Rachmadhani, A. Q., & Zulaikha, F. (2023). Sikap remaja terhadap perilaku pencegahan kekerasan seksual di SMP Negeri di Kota Samarinda. JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang), 18(2), 194–198. https://doi.org/10.36086/jpp.v18i2.1886
Rochim, P. S. E., Raule, J., & Adam, H. (2019). Pengaruh penyuluhan tentang seks bebas terhadap pengetahuan remaja di SMK Kristen Kota Mobagu. Kesmas, 8(6).
WHO. (2023). World health statistics 2023. World Health Organization.
Yamin, A., Ulpa, M., Kurniawan, & Mulya, A. P. (2024). Pengetahuan dan sikap remaja terhadap kekerasan seksual. Journal of Telenursing (JOTING), 6(2), 1763–1771. https://doi.org/10.31539/joting.v6i2.10621
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Melani Silawati, Fanni Hanifa, Rindu Rindu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


