PREDIKSI PENDERITA HIPERTENSI BERDASARKAN KELOMPOK USIA MENGGUNAKAN METODE LEAST SQUARE PADA DATA LAPORAN SURVEILANS DI PUSKESMAS REMBOKEN

Authors

  • Jonesius E Manoppo Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Manado
  • Deswitha Mogogibung Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Manado
  • Tiara Tamboto Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Manado
  • Sisilia Manyakori Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Manado
  • Aprilia Kambu Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Manado
  • Angelita Ratu Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Manado

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.53317

Keywords:

Hipertensi,Kelompok usia, Metode Least Square, Prediksi, Survelans Kesehatan

Abstract

Hipertensi telah menjadi isu kesehatan masyarakat yang signifikan dan bisa membesar jika tidak segera diatasi. Di Indonesia, angka kejadian hipertensi mencapai 30,8% berdasarkan data Riskesdas 2023. Hal ini menuntut langkah prediktif untuk mendukung strategi pencegahan. Penelitian ini bertujuan memperkirakan jumlah individu penderita hipertensi menurut kategori usia di Puskesmas Remboken dari Oktober hingga Desember 2025. Penelitan ini menerapkan metode deskriptif kuantitatif dengan rencana retrospektif dan prospektif. Data kasus hipertensi dari Januari hingga September 2025 (n= 1.865) dijadikan sebagai populasi sampel. Analisis ini dilakukan menggunakan teknik regresi linear (least square) untuk memprediksi pola kasus pada lima kategori usia (20-44, 45-54, 55-59, 60-69, dan 70> tahun). Hasil analisis menunjukkan kejadian hipertensi akan terus bertambah pada semua kategori usia dengan beban paling berat pada kelompok usia 60-69 tahun dari 222 kasus (Oktober) menjadi 283 kasus (Desember 2025). Kelompok usia 45-54 tahun diperkirakan meningkat dari 172 menjadi 225 kasus, usia >70 tahun dari 167 menjadi 214 kasus, usia 55-59 tahun dari 150 menjadi 195 kasus, dan usia 20-44 tahun dari 40 menjadi 51 kasus. Simpulan dari penelitian ini adalah perlunya penguatan pendekatan promosi kesehatan, mengontrol faktor risiko pada pra-lansia, serta melakukan pemantauan berkala diseluruh kategori usia untuk mengurangi risiko di masa depan.

References

Asrul, A. (2024). Perancangan Sistem Prediksi Menggunakan Metode Least Square Pada Kebutuhan Alat Kesehatan. Jurnal Minfo Polgan, 13(2), 2063–2071. https://doi.org/10.33395/jmp.v13i2.14362

Astuti, V. W., Tasman, T., & Amri, L. F. (2021). PREVALENSI DAN ANALISIS FAKTOR RISIKO HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NANGGALO PADANG. BIMIKI (Berkala Ilmiah Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia), 9(1), 1–9. https://doi.org/10.53345/bimiki.v9i1.185

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (2023). Laporan Nasional Riskesdas 2023. Kementerian kesehatan Republik Indonesia.

Dinas Kesehatan Provinsi. (2017). Profil Kesehatan sulawesi Utara.

Dinkes Sulut. (2018). Profil Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara. Manado

Elvira, M., Anggraini, N., & Keperawatan Nabila, A. (2019). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI (Vol. 8, Issue 1).

Luh, N., Ekarini, P., Wahyuni, J. D., Sulistyowati, D., Keperawatan, J., Kemenkes, P., & Iii, J. (2020). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Hipertensi Pada Usia Dewasa. JKEP, 5(1).

Maulana, A., Putra, P., & Ulfah, A. (n.d.). ANALISIS FAKTOR RISIKO HIPERTENSI DI PUSKESMAS KELAYAN TIMUR KOTA BANJARMASIN. In Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (Vol. 1, Issue 2).

Nizart Abdillah, M., Sommeng, F., Jabal Nur, M., Maulidhany Tahir, A., Selatan, S., Departemen Anestesiologi, I., Kedokteran, F., Ibnu Sina YW-UMI, R., & Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah, D. (n.d.). FAKTOR RISIKO KEJADIAN HIPERTENSI PADA USIA DEWASA MUDA DI RUMAH SAKIT IBNU SINA MAKASSAR. In J. Kedokteran Mulawarman (Vol. 12, Issue 2).

Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, M., Faktor Penyebab Terjadinya Hipertensi Pada Masyarakat, A., Akbar, H., Budi Santoso, E., Studi Kesehatan Masyarakat STIKES Graha Medika, P., & Studi Keperawatan STIKes Surabaya, P. (2018). The Indonesian Journal of Health Promotion MPPKI Open Access Artikel Penelitian. In Universitas Muhammadiyah Palu MPPKI (Vol. 3, Issue 1).

Risiko Hipertensi Pada Masyarakat Usia Dewasa, F., Di Tambaksari Surabaya, L., Meyla Putri, L., Merke Mamesah, M., Sasti Sulistyana, C., Husada Surabaya, A., & STIKES Adi Husada Surabaya, K. (n.d.). ORIGINAL RESEARCH.

Solikhah, S., & Kurniawan, D. (2023). Penyuluhan Pencegahan Hipertensi Berbasis Diagnosis Komunitas di Padukuhan Cabeyan, Sewon, Kabupaten Bantul. APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 113–119. https://doi.org/10.47575/apma.v3i2.419

Swanida, N., Malonda, H., Dinarti, L. K., & Pangastuti, R. (n.d.). Pola makan dan konsumsi alkohol sebagai faktor risiko hipertensi pada lansia Eating pattern and alcohol consumption as risk factors of hypertension in the elderly.

Downloads

Published

2026-03-24

Issue

Section

Articles