HUBUNGAN ANTARA PERAWATAN TALI PUSAT DENGAN PELEPASAN TALI PUSAT

Authors

  • Ana Lailatul Fauziah Universitas Hafshawaty Zainul Hasan
  • Iin Aini Isnawati Universitas Hafshawaty Zainul Hasan
  • Muthmainah Zakiyyah Universitas Hafshawaty Zainul Hasan
  • Farianingsih Farianingsih Universitas Hafshawaty Zainul Hasan

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.53300

Keywords:

Bayi baru lahir, Perawatan tali pusat, Pelepasan tali pusat

Abstract

Infeksi tali pusat masih menjadi salah satu penyebab utama kematian bayi baru lahir di dunia, termasuk kasus Tetanus Neonatorum yang di Indonesia masih ditemukan, khususnya di Provinsi Jawa Timur.World Health Organization (WHO), mencatat sekitar 560.000 kematian bayi setiap tahun disebabkan oleh infeksi tali pusat. Jawa Timur memiliki jumlah kasus Tetanus Neonatorum tertinggi di Indonesia, menurut Profil Kesehatan Tahun 2025. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana perawatan tali pusat dilakukan dan kapan bayi baru lahir di PMB Ririn Kabupaten Lumajang pada tahun 2025. Penelitian dilakukan melalui desain survei analitik yang menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh bayi baru lahir di PMB Ririn dengan teknik total sampling. Variabel independen adalah cara perawatan tali pusat, sedangkan variabel dependen adalah waktu pelepasan tali pusat. Data dikumpulkan melalui lembar observasi dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada bayi dengan perawatan tali pusat sesuai prosedur, 13,3% mengalami pelepasan cepat, 53,3% pelepasan normal, dan 33,3% pelepasan lambat. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara cara perawatan tali pusat dan waktu pelepasannya (p = 0,000; p < 0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan perawatan tali pusat yang benar berperan penting dalam mendukung pelepasan tali pusat yang optimal dan tepat waktu pada bayi baru lahir sebagai upaya pencegahan komplikasi infeksi.

References

Journal

Alexander, U. C. F., Putri, E., & I.H.U. (2021). Hubungan Perawatan Tali Pusat Menggunakan Kassa Steril Sesuai Standar Dengan Lama Pelepasan Tali Pusat Pada Bayi Baru Lahir Di Puskesmas Siantan Hilir Pontianak Utara Tahun 2019. Jurnal Kebidanan, 10(2), 490–499. https://doi.org/10.33486/jurnal_kebidanan.v10i2.93

Amaliana, L., Sa’adah, U., & Wardhani, N. W. S. (2019). Performa Proporsi Zero-Inflation Pada Regresi Zero-Inflated Negative Binomial (Studi Kasus: Data Tetanus Neonatorum Di Jawa Timur). E-Jurnal Matematika, 7(1), 41. https://doi.org/10.24843/mtk.2018.v07.i01.p183

Damanik, R. (2020). Hubungan Perawatan Tali Pusat Dengan Kejadian Infeksi Pada Bayi Baru Lahir Di RSUD Dr. Pirngadi Medan. Jurnal Keperawatan Priority, 2(2), 51. https://doi.org/10.34012/jukep.v2i2.556

Din’ni, S. K., & Meliati, L. (2021). Teknik Perawatan Tali Pusat terhadap Pelepasan Tali Pusat. Journal Midwifery Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Gorontalo, 7(2), 54. https://doi.org/10.52365/jm.v7i2.306

Haryanti, I. (2020). Hubungan Pengetahuan Ibu Dan Cara Perawatan Tali Pusat Dengan Lamanya Pelepasan Tali Pusat Pada Bayi Baru Lahir Di Kota Baturaja Kabupaten Oku Tahun 2019. Masker Medika, 8(1), 53–57. https://doi.org/10.52523/maskermedika.v8i1.378

Hidayat, S. S., & Susanti, S. (2024). Asuhan Kebidanan Pada Bayi Baru Lahir dengan Perawatan Tali Pusat Di Klinik Pratama Medical Center Kota Batam. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan, 3(1), 219–224. https://doi.org/10.55606/jurrikes.v3i1.2755

Nujulah, L., & Muthoharoh, S. (2022). Perbedaan Perawatan Kering Terbuka Dan Tertutup Terhadap Lama Pelepasan Tali Pusat Pada Bayi Baru Lahir. Jurnal Keperawatan Dan Kebidanan, 1–6.

Selvy, N. S. (2017). Analisis Faktor Risiko Kematian Bayi Penderita Tetanus Neonatorum Di Provinsi Jawa Timur. Jurnal Berkala Epidemiologi, 5(2), 195–206. https://doi.org/10.20473/jbe.v5i2.2017.195-206

Simanungkalit, H. M., & Sintya, Y. (2020). Perawatan Tali Pusat Dengan Topikal ASI Terhadap Lama Pelepasan Tali Pusat. Jurnal Kebidanan Malahayati, 5(4), 364–370. https://doi.org/10.33024/jkm.v5i4.1552

Soleha, M., & Zelharsandy, V. T. (2023). Pengaruh Paritas Di Keluarga Terhadap Status Gizi Anak Balita: Literature Review. Lentera Perawat, 4(1), 71–85. https://doi.org/10.52235/lp.v4i1.210

Book

Astuti, E. (2020). Tingkat Pengetahuan, Keadaan Tali Pusat Ibu. Akper William Booth Surabaya.

Hindratni, F. (2018). Hubungan Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Perawatan Tali Pusat Dengan Waktu Lepasnya Tali Pusat. Menara Ilmu, 12(79), 68–72.

Suryaningsih, Wulan, R., Trisna, N., & Hayati, E. (2023). Buku Ajar Bayi Baru Lahir DIII Kebidanan Jilid 1. Mahakarya Citra Utama.

Thesis, Disertation

Neoni. (2021). Konsep Bayi Baru Lahir Normal. http://repository.poltekkes-denpasar.ac.id/7380/1/BAB II.pdf

Selvy, N., & Digital, D. A. N. (2024). Program Studi Diploma III Gizi Tasikmalaya Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Tasikmalaya Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 2023/2024.

Downloads

Published

2026-03-24

Issue

Section

Articles