PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI PEPPERMINT TERHADAP MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER 1

Riska Hadi Meilana Pratiwi1, Tut Rayani Aksohini Wijayanti2

Authors

  • Riska Hadi Meilana Pratiwi Program Studi Sarjana Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Institut Teknologi, Sains dan Kesehatan RS dr. Soepraoen, Malang, Indonesia
  • Tut Rayani Aksohini Wijayanti Program Studi Sarjana Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Institut Teknologi, Sains dan Kesehatan RS dr. Soepraoen, Malang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.53217

Keywords:

Keywords: peppermint aromatherapy, nausea and vomiting, first-trimester pregnancy, emesis gravidarum

Abstract

Kehamilan trimester pertama sering disertai mual muntah (emesis gravidarum) akibat perubahan hormonal yang dapat mengganggu asupan nutrisi ibu. Aromaterapi peppermint merupakan salah satu pendekatan komplementer nonfarmakologis yang berpotensi meredakan keluhan tersebut. Menilai dampak Efektivitas aromaterapi peppermint terhadap tingkat mual muntah pada ibu hamil trimester pertama. Desain penelitian berupa kuasi-eksperimen dengan pretest–posttest dan kelompok kontrol. Sebanyak 32 ibu hamil menjadi sampel melalui consecutive sampling. Kriteria inklusi meliputi usia gestasi 8–12 minggu, kehamilan tunggal, dan frekuensi mual muntah tidak lebih dari 10 kali per hari (kategori non-hyperemesis). Kriteria eksklusi yaitu adanya komplikasi kehamilan seperti hyperemesis gravidarum, perdarahan pervaginam, serta alergi terhadap aromaterapi peppermint. Analisis data memakai uji statistik McNemar dan Fisher exact Hasil penelitian mengungkapkan bahwa aromaterapi peppermint secara signifikan mampu mengurangi emesis gravidarum (p = 0,001). Skor PUQE di kelompok intervensi turun dari 9 menjadi 5 dengan pergeseran kategori dari sedang (75%) menjadi ringan (87,5%) (p < 0,001). Sebaliknya, di kelompok kontrol, skor PUQE hanya berubah dari 9 menjadi 8 (p = 0,500), sehingga tidak terdapat perubahan yang bermakna. Aromaterapi peppermint yang diberikan setiap pagi selama empat hari efektif membantu mengurangi emesis pada ibu hamil trimester pertama. Data ini menegaskan bahwa aromaterapi peppermint berpeluang menjadi metode komplementer yang praktis, aman, dan non-farmakologi, serta dapat diintegrasikan ke dalam perawatan antenatal rutin.

References

Anggraini, R., Rahma, M., & Andari, Y. (2022). Effect of Inhaled Oil Aromatherapy on Emesis Gravidarum in First Trimester Pregnant Women. Jurnal Kebidanan Kestra (Jkk), 5(1), 129–136. https://doi.org/10.35451/jkk.v5i1.1420

Elsa Yuliani, P., Suindri, N. N., & Wirata, I. N. (2023). Effect Peppermint Aromatherapy Inhalation Reducing Nausea And Vomiting In First Trimester Of Pregnancy. Jurnal Riset Kesehatan, 12(2), 104–114. https://doi.org/10.31983/jrk.v12i2.9913

Fattah, A., Hesarinejad, Z., Rajabi Gharaii, N., & Nasibi, M. (2019). The Effect of Aromatherapy on Nausea and Vomiting during Pregnancy: A Systematic Review and Meta -Analysis. Journal of Pediatric Perspectives, 7(3), 9061–9070. https://doi.org/10.22038/ijp.2018.34857.3068

Hada, A., Minatani, M., Wakamatsu, M., Koren, G., & Kitamura, T. (2021). healthcare The Pregnancy-Unique Quanti fi cation of Emesis and Nausea Measurement Time Points. Healthcare, 9(1553), 1–7. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/34828598/

Joulaeerad, N., Ozgoli, G., Hajimehdipoor, H., Ghasemi, E., & Salehimoghaddam, F. (2018). Effect of aromatherapy with peppermint oil on the severity of nausea and vomiting in pregnancy: A single-blind, randomized, placebo-controlled trial. Journal of Reproduction and Infertility, 19(1), 32–38.

Nirnasari, M., Diki, A., Putri, M. E., Fadhilla, U., & Sitindaon, S. H. (2025). Pengaruh Aromaterapi Peppermint Terhadap Mual Muntah Pasien Yang Menjalani Kemoterapi Di Rsud Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang. Excellent Health Journal, 1(2), 80–86. https://doi.org/10.70437/excellent.v1i2.19

Novidha, D. H., & Prasticka, N. R. (2023). The effect of Pepperment and Lemongrass Aromaterapy Candles to Nause Vomiting In First Trimester Pregnant Women. International Journal of Nursing and Midwifery Science (Ijnms), 6(3), 251–258. https://doi.org/10.29082/ijnms/2022/vol6/iss3/427

Pada, M., & Hamil, I. B. U. (2025). Efektivitas Pemberian Peppermint Terhadap Keluhan Mual Dan Muntah. 17, 58–66.

Riset, J., Kesehatan, I., Putri, S. E., Sanjaya, R., Utami, I. T., & Wahyuni, R. (2025). Perbandingan Aromaterapi Inhalasi Lemon dan Peppermint Terhadap Mual dan Muntah Ibu Hamil Trimester I di PMB Melinda Kabupaten Way Kanan Tahun 2024 Mual dan muntah pada kehamilan atau yang bisa disebut Nausea Vomiting in Pregnancy ( NVP ) adalah satu dian. September.

Harismayanti, Dkk. (2025). the Effect of Peppermint Aromatherapy on Nausea and Vomiting in Pregnant Women in the First Trimester. Jambura Nursing Journal, 7(1), 26–34. https://doi.org/10.37311/jnj.v7i1.28502

Sebayang, W., Ramadhani, C. T., & Siregar, R. A. (2021). Pengaruh Aromatherapy Terhadap Mual Muntah Dalam Kehamilan (Systematic Riview). Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda, vol.7,No.2(2), 65–68. http://jurnal.uimedan.ac.id/index.php/Jurnal Kebidanan

Wijayanti, T. R. A. (2022). Peningkatan Kemampuan Kader Kesehatan Dalam Penerapan Akupresur Untuk Mengatasi Emesis Gravidarum. Technical report, unpublished, Institut Teknologi Sains dan Kesehatan (ITSK) RS dr. Soepraoen, Malang.

Downloads

Published

2026-03-24

Issue

Section

Articles