ANALISIS PERBANDINGAN PENETAPAN KADAR KANDUNGAN MERKURI (HG) DAN TIMBAL (PB) PADA SAMPEL BIOLOGIS (URIN, DARAH, ASI) DAN PRODUK KRIM KOSMETIK MENGGUNAKAN METODE ATOMIC ABSORPTION SPECTROPHOTOMETRY (AAS)
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.53165Keywords:
Merkuri; Atomic Absorption Spectrophotometry; darah; urin; rambut; air susu ibu: krim pemutih wajah.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kandungan serta toksisitas merkuri (Hg) dalam sampel biologi seperti darah, rambut, urin, dan ASI serta produk krim kosmetik menggunakan metode Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Metode penelitian yang digunakan adalah systematic literature review dengan pengumpulan artikel ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan pada periode 2015–2025, diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi menggunakan pedoman PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa AAS, termasuk pengembangannya seperti Cold Vapor AAS (CV-AAS) untuk merkuri dan Graphite Furnace AAS (GF-AAS) untuk timbal, banyak digunakan karena memiliki sensitivitas, selektivitas, dan akurasi yang baik terhadap berbagai matriks sampel. Pada sampel biologis, metode CV-AAS dan FI-CV-AAS memberikan batas deteksi yang sangat rendah untuk analisis merkuri, sedangkan GF-AAS efektif untuk penentuan timbal pada konsentrasi jejak. Sementara itu, sebagian besar penelitian pada krim pemutih wajah menunjukkan kandungan merkuri yang melebihi atau tidak memenuhi ketentuan regulasi, meskipun beberapa berada di bawah batas maksimum yang ditetapkan. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa AAS merupakan metode yang paling umum dan aplikatif dalam analisis Hg dan Pb pada sampel biologis dan kosmetik karena prosedur yang relatif sederhana, waktu analisis yang cepat, serta kinerja analitik yang memadai.References
Anggraeni, V. J., Yuliantini, A., & Rahmawati, F. (2018). Analisis cemaran logam berat merkuri dalam krim pemutih wajah yang beredar di pasar tradisional dengan metode spektrofotometri serapan atom. Journal of Pharmacopolium, 1(1), 44-50. https://doi.org/10.36465/jop.v1i1.395
Ballesteros, L.M. T., García Barrado, B., Navarro Serrano, I., Izquierdo Álvarez, S., del Pueyo García Anaya, M., & González Muñoz, M. J. (2020). Evaluation of blood mercury and serum selenium levels in the pregnantpopulation of the Community of Madrid, Spain. Journal of Trace Elements Medicine and Biology, 57, 60–67. https://doi.org/10.1016/j.jtemb.2019.09.008
Bose-O’Reilly, S., Lettmeier, B., Shoko, D., Roider, G., Drasch, G., & Siebert, U. (2020). Infants and mothers levels of mercury in breast milk, urine and hair, data from an artisanal and small-scale gold mining area in Kadoma / Zimbabwe. Environmental Research, 184, 109266. https://doi.org/10.1016/j.envres.2020.10926 6
Chakti, A. S., Simaremare, E. S., & Pratiwi, R. D. (2019). Analisis merkuri dan hidrokuinon pada krim pemutih yang beredar di Jayapura. Jurnal Sains dan Teknologi, 8(1), 1–8.
Debora, P. C., Hidayat, S., Ryandha, M. G., Utami, M. R., & Nurfadhila, L. (2023). Comparison of Analysis Methods of Compound Levels and Mercury (Hg) Toxicity in Biological Samples. Journal of Pharmaceutical and Sciences, 863-875.
Desimal, I. (2018). Hubungan Pertambangan Emas Dengan Kadar Merkuri Dalam Rambut Penambang Di Desa Kedaro Sekotong Lombok Barat. Jurnal Sangkareng Mataram, 4(1), 56–59. http://www.untb.ac.id/maret-2018/
Haerani, A., Aeni, S. R. N., & Andini, S. N. (2022). Identifikasi kandungan merkuri (Hg) pada krim pemutih wajah yang dijual di Pasar Andir dengan metode spektrofotometri serapan atom (SSA). Pharma Xplore: Jurnal Sains Dan Ilmu Farmasi, 7(1), 1-10.
Iwan, P. A., & Niken, P. (2020). Pengaruh Pajanan Merkuri Dari Bahan Makanan Terhadap Kandungan Merkuri Dalam Darah Ibu Menyusui Di Daerah Pertambangan Emas. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 12(1), 224–235.
Karyanah, Y. (2013). Analisa Komparasi Kadar Logam Berat Mercuri pada Urine Pasien Kanker Payudara dengan Kada Logam Berat Mercuri pada Urine Wanita Sehat. Jurnal Inohim. 1(2), 88-98.
Madania, M., & Martani, M. M. (2014). Analisis logam merkuri (Hg) pada krim pemutih wajah merek X dengan metode spektrofotometri serapan atom (SSA). Al-Kimia, 2(2), 80–90.
Mayasari, D., & Azita, G. S. (2023). Analisis kadar merkuri (Hg) dalam produk krim pemutih wajah. JIKA: Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab, 1(1), 29–39.
Mona, R. K., Pontoh, J., & Yamlean, P. V. Y. (2018). Analisis kandungan merkuri (Hg) pada beberapa krim pemutih wajah tanpa izin BPOM yang beredar di Pasar 45 Manado. PHARMACON: Jurnal Ilmiah Farmasi – UNSRAT, 7(3), 292–301.
Ningrum, J. A., Fane, E. R., & Andhini, N. (2025). Analisis kadar logam merkuri dalam kosmetik menggunakan metode spektroskopi serapan atom (SSA). Hypothesis: Multidisciplinary Journal of Social Sciences, 4(1), 39-47. https://doi.org/10.62668/hypothesis.v4i01.1431
Pridianata,E. V., Tualeka, R. A., Lain, B., Rahmawati, P., Russeng, S. S., & Wahyu, A. (2019). Determination of Dosage Reference (RfD) of Mercury Based on NOAEL and characteristics of Workers in the Area of Unlicensed Gold Mining (PETI) Maluku Province Indonesia. In 1170 Indian Journal of Public Health Research & Development. 10(9),1170-1175.
Purnomo, F. O., Waluyo, D. A., Larasati, D. A., Habibillah, Y. R., Widiyawati, D., & Lestari, P. A. (2024). Analisis Kadar Merkuri pada Krim Pencerah Wajah Menggunakan Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(4), 11076-11084.
Rahman, H., Wilantika, I., & Latief, M. (2019). Analisis Kandungan Merkuri pada Krim Pemutih Ilegal di Kecamatan Pasar Kota Jambi Menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia), 16(1), 59-73.
Rosmiati, K., & Silvia, D. (2021). Analisis kadar merkuri (Hg) pada rambut pekerja tambang di pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Kabupaten Kuansing. Jurnal Kesehatan Saelmakers Perdana, 4(2), 90–98.
Samaniyah, S., Meilina, R., Fitria, F., Asyura, S., & Mutiawati, M. (2025). ANALISIS KADAR MERKURI (HG) KRIM PEMUTIH WAJAH MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM (SSA) DI KOTA BANDA ACEH. JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE, 11(1), 323-330.
Shirkhanloo, H., Khaligh, A., Mousavi, H. Z., Eskandari, M. M., & Miran-Beigi, A. A. (2015). Ultra-trace arsenic and mercury speciation and determination in blood samples by ionic liquid-based dispersive liquid–liquid microextraction combined with flow injection-hydride generation/cold vapor atomic absorption spectroscopy. Chemical Papers, 69(6), 779-790. https://doi.org/10.1515/chempap-2015- 0086
Wahab, N., Amin, I. I., & Prasetya, D. (2024). Analysis of Au, Ag, Pb, Zn Levels in Soil Samples Using The Atomic Absorption Spectroscopy Method. Jurnal Sains dan Teknologi, 24-32.
Wulandari, D. D., Andini, A., & Puspitasari, A. (2018). Penentuan kadar logam berat merkuri (Hg) dan cadmium (Cd) dalam kosmetik dengan Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). Medicra (Journal of Medical Laboratory Science/Technology), 1(2), 103–110. http://doi.org/10.21070/medicra.v1i2.1830
Zaharani, F., & Salami, I. R. S. (2015). Kandungan Merkuri Pada Urin Dan Rambut Sebagai Indikasi Paparan Merkuri Terhadap Pekerja Tambang Emas Tanpa Izin (Peti) Di Desa Pasar Terusan Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batanghari–Jambi. Jurnal Teknik Lingkungan, 21(2), 169-179.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fania Putri Wiba Maharani, Tita Amalya Nadhifah, Axelando Carlos Febiyano, Erlyana Nova Roykhatustita, Ananda Syalomita Kassang, Khafida Azida Ulil Khusna, Naswa Salsabila

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


