HUBUNGAN KEPADATAN PENDUDUK DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS DI PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2022-2024

Authors

  • Elfrida Maulidiyah Artanti Departemen Epidemiologi, Biostatistika Kependudukan dan Promosi Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.53158

Keywords:

Jawa Barat, kepadatan penduduk, tuberkulosis

Abstract

Tuberkulosis (TB) termasuk penyakit menular yang terus menjadi perhatian utama dalam kesehatan masyarakat dunia, terutama di negara berkembang dengan beban kasus tinggi. Salah satu aspek lingkungan yang bisa meningkatkan risiko adalah tingginya tingkat kepadatan penduduk. Provinsi Jawa Barat merupakan wilayah dengan jumlah penduduk tinggi dan kontribusi kasus TB yang besar, sehingga penting untuk mengkaji peran kepadatan penduduk terhadap kejadian TB. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kepadatan penduduk dengan kejadian tuberkulosis di Provinsi Jawa Barat selama periode 2022-2024. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain studi ekologi. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari data sekunder Profil Kesehatan Provinsi Jawa Barat tahun 2022–2024. Analisis deskriptif dilakukan melalui pemetaan menggunakan QGIS Desktop 3.28.13 dan analisis korelasi antarvariabel diuji menggunakan R Studio. Hasil analisis deskriptif memperlihatkan bahwa kasus tuberkulosis di Provinsi Jawa Barat pada 2022–2024 cenderung terkonsentrasi di wilayah dengan kepadatan penduduk sedang hingga tinggi, seperti Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, dan Kota Bandung. Namun, hasil uji korelasi Spearman menunjukkan bahwa kepadatan penduduk tidak berhubungan signifikan dengan kejadian TB pada seluruh tahun pengamatan (2022: p=0,1048; ρ=0,3193; 2023: p=0,0873; ρ=0,3358; 2024: p=0,2033; ρ=0,2528). Tidak ada hubungan yang signifikan antara kepadatan penduduk dan kejadian tuberkulosis di Provinsi Jawa Barat tahun 2022-2024.

References

Alma, L. R., Olivionita, V., & Wardani, H. E. (2024). An Ecological Study of Determinants of The Incidence of Tuberculosis in Malang Raya Area. Preventia: The Indonesian Journal of Public Health, 9(1), 112–120. https://doi.org/10.17977/um044v9i12024p112-120

Atillah, C. N., Wulandari, R. A., & Kurniasari, F. (2023). Environmental Factors and the Pulmonary Tuberculosis Cases in Bandung City in 2015-2019: an Ecological Study. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat: Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat, 15(4), 167–175. https://doi.org/https://doi.org/10.52022/jikm.v15i4.566

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. (2023). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Barat Tahun 2022.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. (2024). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Barat Tahun 2023.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. (2025). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Barat Tahun 2024.

Dzakiyah, R. N., Karima, U. Q., Simanjorang, C., & Apriningsih. (2023). Determinan Kejadian Tuberkulosis Paru pada Usia Dewasa di Wilayah Kerja Puskesmas Parungpanjang, Kabupaten Bogor. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 14. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.33846/sf14321

Handayani, S., Musfirah, M., & Apriana, A. (2024). Determinant of Pulmonary Tuberculosis in Outpatients at Daya Hospital, Makassar City. Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA), 6(1), 45–54. https://doi.org/10.36590/jika.v6i1.374

Haq, A., Achmadi, U. F., & Susanna, D. (2020). ANALISIS SPASIAL (TOPOGRAFI) TUBERKULOSIS PARU DI KOTA PARIAMAN, BUKITTINGGI, DAN DUMAI TAHUN 2010-2016. JURNAL EKOLOGI KESEHATAN, 18(3). https://doi.org/10.22435/jek.v3i18.80

Kemenkes RI. (2025). Profil Kesehatan Indonesia 2024.

Kristianingrum, E. N. (2024). Hubungan Antara Kepadatan Penduduk Dengan penyakit Tuberkulosis Paru di Kota Surakarta Tahun 2023. Universitas Duta Bangsa Surakarta.

Lestari, A. A., Makful, M. R., & Okfriani. (2023). Analisis Spasial Kepadatan Penduduk Terhadap Kasus Tuberkulosis Di Provinsi Jawa Barat 2019-2021. Jurnal Cahaya Mandalika, 3(2).

Nurdin, A., Putri, N. D., Nazillah, U., Maghvira, U., Azhari, H., Safitri, A., Lafiska, S., & Astini, D. (2025). Analisis Faktor Resiko Kejadian Tuberculosis Di Wilayah Puskesmas Syamtalira Bayu. Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar, 9(2), 1–9. http://journal.yamasi.ac.id

Suryani, F. T., & Ibad, M. (2022). Analisis Faktor Kepadatan Penduduk, Cakupan Rumah Sehat Dan Sanitasi Rumah Tangga Terhadap Kejadian Tuberkulosis Tahun 2018. Jurnal Sosial Sains, 2(10). https://doi.org/10.36418/jurnalsosains.v2i10.468

Turner, R. D., Chiu, C., Churchyard, G. J., Esmail, H., Lewinsohn, D. M., Gandhi, N. R., & Fennelly, K. P. (2017). Tuberculosis Infectiousness and Host Susceptibility. Journal of Infectious Diseases, 216. https://doi.org/10.1093/infdis/jix361

WHO. (2025). Global Tuberculosis Report 2025.

Downloads

Published

2026-03-24

Issue

Section

Articles