FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN QUALITY OF LIFE PASIEN CKD DI RSUD JENDERAL A. YANI METRO TAHUN 2025

Authors

  • Rahmah Depisari Prodi S1 Keperawatan/Fakultas Kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu
  • Rini Palupi Prodi S1 Keperawatan/Fakultas Kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.53068

Keywords:

chronic kidney disease, hemodialisa, quality of life

Abstract

Chronic kidney disease (CKD) merupakan kondisi gangguan ginjal lebih dari tiga bulan, ditandai oleh penurunan fungsi ginjal akibat kelainan struktur, perubahan sedimen urin, serta peningkatan kadar ureum dan kreatinin. Pada pasien CKD yang menjalani hemodialisa tidak hanya menghadapi keterbatasan fisik, tetapi juga tekanan psikologis dan sosial yang dapat memengaruhi Quality of life mereka dan dapat mengganggu keseharian mereka. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan Quality of life pasien CKD yang menjalani hemodialisis di RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro pada tahun 2025. Dengan desain penelitian penelitian kuantitatif analitik, pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 90 responden yang diambil dengan  teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrument kuesioner KDQOL-36 dengan uji analisis Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia lebih dari 40 tahun (80%), berjenis kelamin laki-laki (53,3%), berpendidikan rendah (51,1%), tidak memiliki pekerjaan (65,6%), menjalani hemodialisa selama ≥11 bulan (61,1%), serta memiliki 1–2 penyakit penyerta (79,9%). Analisis bivariat memperlihatkan bahwa ada hubungan usia (p=0,000), tingkat pendidikan (p=0,000), status pekerjaan (p=0,000), dan penyakit penyerta (p=0,001) dengan Quality of life pasien CKD. Sebaliknya, tidak ada hubungan jenis kelamin (p=0,276) dan lama menjalani hemodialisa (p=0,941) dengan Quality of life pasien CKD. Diharapkan bagi rumah sakit untuk lebih meningkatkan perhatian dan dukungan dalam bentuk pengobatan maupun pemberian penyuluhan kesehatan untuk meningkatkan QOL pasien CKD.

References

Apriliana, Hendra Kusumajaya, R. B. A. (2024). Journal of Nursing Science Research. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kualitas Hidup (Quality of life) Pada Pasien Gagal Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisa, 1(2), 68. https://doi.org/https://doi.org/10.33862/jnsr.v1i2.466

Cahyani, A. A. A. E., Prasetya, D., Abadi, M. F., & Prihatiningsih, D. (2022). Gambaran Diagnosis Pasien Pra-Hemodialisa Di Rsud Wangaya Tahun 2020-2021. Jurnal Ilmiah Hospitality, 2(1), 661. https://doi.org/https://doi.org/10.47492/jih.v11i1.1819

Fadilah, D. (2024). Faktor – faktor yang mempengaruhi kualitas hidup pasien Chronic kidney disease (ckd) yang menjalani Hemodialisa di rs umm [Universitas Muhammadiyah Malang]. Https://Eprints.Umm.Ac.Id/8762/1/Pendahuluan.Pdf

KEMENKES. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI).

Kovesdy, C. P. (2022). Epidemiology of Chronic kidney disease: an update 2022. Kidney International Supplements, 12(1), 7–11. https://doi.org/10.1016/j.kisu.2021.11.003

Silfiyani, L. (2020). Kualitas hidup (Quality of life). Unimus, 1(1), 7–22. https://repository.unimus.ac.id/

Simorangkir, R., Andayani, T. M., & Wiedyaningsih, C. (2021). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kualitas Hidup Pasien Penyakit Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisa. Jurnal Farmasi Dan Ilmu Kefarmasian Indonesia, 8(1), 83. https://doi.org/10.20473/jfiki.v8i12021.83-90

WHO. (2012). Quality of life. In WHOQOL User Manual (p. 2).

Vaidya, S., & Aeddula, N. (2024). Chronic kidney disease. In A. N. Vaidya SR, Chronic kidney disease. StatPearls Publishing LLC.

Downloads

Published

2026-03-24

Issue

Section

Articles