EFEKTIVITAS MEDIA LEAFLET DAN VIDEO TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP PENCEGAHAN SEKS BEBAS
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.52899Keywords:
Leaflet, Video Edukasi, Pengetahuan, Sikap, Seks Bebas; RemajaAbstract
Remaja merupakan kelompok rentan yang mengalami perkembangan fisik, psikologis, dan sosial secara cepat sehingga memiliki kecenderungan untuk mencoba perilaku berisiko, termasuk perilaku seksual. Kasus nyata yang terjadi di SMAN 1 Sebatik dua siswi yang mengundurkan diri akibat kehamilan di luar nikah dan penyebaran video pribadi menunjukkan urgensi penyediaan pendidikan kesehatan reproduksi yang tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media leaflet dan video terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap siswa dalam pencegahan seks bebas. Penelitian menggunakan quasi experiment dengan model pretest–posttest control group design yang melibatkan dua kelompok intervensi: leaflet dan video. Sampel berjumlah 152 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dari populasi 248 siswa kelas X. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan dan sikap terkait pencegahan seks bebas. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan dan sikap di kedua kelompok dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Peningkatan pengetahuan lebih tinggi pada kelompok video (Mean posttest = 15.30) dibandingkan leaflet (Mean = 15.09). Demikian pula pada sikap, kelompok video menunjukkan nilai rata-rata sedikit lebih tinggi (Mean = 23.21) dibanding leaflet (Mean = 23.14). Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa media leaflet dan video sama-sama efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa mengenai pencegahan seks bebas, namun media video terbukti lebih unggul secara deskriptif dalam mempengaruhi pemahaman dan perubahan sikap positif siswa. Temuan ini dapat menjadi dasar pengembangan media edukasi yang lebih efektif dalam program promosi kesehatan remaja, khususnya di wilayah perbatasan seperti Sebatik.References
Aini K, Rini HP. (2024). Effectiveness of animation media in enhancing empathy to prevent bullying behavior in madurese adolescents. BIO Web Conf. ;146:1-10. doi:10.1051/bioconf/202414601064
Elvina, A., Syafitasari, J., & Afriannisyah E. (2023). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi Melalui Leaflet Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri Di Smpn 2 Ponjong Kabupaten Gunung Kidul. J Kebidanan Basurek.;8(1):7-12.
Fitriani, Nurekawati, Sartika D, Nugrawati N, Siti A. (2022). Pengaruh Pendidikan Kesehatan pada Sikap Siswa Terhadap Seks Bebas di SMK Negeri 6 Makassar.;11:384-391.
Hardianto, Ketut Krisna, Siswi Puji Astuti S. 92023). Profil Statistik Kesehatan. In: Statistik Kesehatan Reproduksi Remaja Indonesia. Badan Pusat Statistik;
Indonesia U. (2021). Data dan Informasi Pendidikan dan Kesehatan Remaja Tahun 2021.;(March 2023):1-5.
Isabelita Madeira Soare, Marce Petronela Nelci Bere, Arina Chusnatayaini. (2024). The Influence of Health Promotion Strategies and Youth Empowerment on Pregnancy Prevention through Digital Systems. J Res Public Heal.;6(1):25-42. doi:10.30994/jrph.v6i1.77
Kanellopoulou C, Kermanidis KL, Giannakoulopoulos A. (2019). The dual-coding and multimedia learning theories: Film subtitles as a vocabulary teaching tool. Educ Sci.;9(3). doi:10.3390/educsci9030210
Malinda R. (2024). Implementasi Model PRECEDE-PROCEED dalam Promosi Kesehatan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS). PubHealth J Kesehat Masy.;2(4):128-133. doi:10.56211/pubhealth.v2i4.526
Nugrahmi MA, Mariyona K, Sari AP, Nusantri Rusdi PH, Nadya H. (2024). Edukasi Pendidikan Seksual Melalui Video Animasi. J Hum Educ.;4(4):646-650. doi:10.31004/jh.v4i4.1302
Oktavilantika DM, Suzana D, Damhuri TA. (2023). Literature Review : Promosi Kesehatan dan Model Teori Perubahan Perilaku Kesehatan. J Pendidik Tambusai.;7(2018):1480-1494. file:///D:/doc/ners/kian/6007-Article Text-11375-1-10-20230412.pdf
Pratama IA, Riyadi MIR, Isnawati F. (2025). Efektivitas Media Audio Visual Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Ipas Siswa Kelas Iv Sd Negeri 1 Selanegara.;6(4):5909-5923.
RISKESDAS. (2023). Survei Kesehatan Indonesia 2023 (SKI). Kemenkes. Published online
Rizky Anggraeni K, Lubis R, Azzahror P. (2022). Pengaruh Video Edukasi Terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Awal Tentang Kesehatan Reproduksi. J Menara Med.;5(1):109-120. https://jurnal.umsb.ac.id/index.php/menaramedika/index
Sri Suhartiningsih, Ervina Maret Sulistiyaningrum SH. (2024). Pengaruh Edukasi Tentang Bahaya Seks Bebas Dengan Media Booklet Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja. J Penelit Perawat Prof.;ISSN:2255-2264. http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP/article/view/3327
World Health Organization. (2023). Global Accelerated Action for the Health of Adolescents (AA-HA!): Guidance to Support Country Implementation (2nd Ed.). Second Edi.; https://www.who.int/publications/i/item/9789241512343
Yuliasih ND, Sari P, Bestari AD, Martini N, Sujatmiko B. (2025). Does Health Education Through Videos and E-Leaflet Have a Good Influence on Improving Students’ Reproductive Health Knowledge, Attitudes, and Practices? an Intervention Study in Jatinangor, Indonesia. Adv Med Educ Pract.;16(December 2024):29-39. doi:10.2147/AMEP.S487338
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Asma Asma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


