PENERAPAN KESELAMATAN KERJA PADA TIM KERJA DI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) SULAWESI SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.52898Keywords:
BPBD, Bencana, Keselamatan Kerja, Kondisi DaruratAbstract
Keselamatan kerja merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja sehingga harus mendapat perhatian khusus di tempat kerja untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat dan nyaman dalam bekerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Penerapan Keselamatan Kerja pada Tim Kerja di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Sulawesi Selatan. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode observasional deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan atau menjelaskan suatu keadaan atau fenomena secara objektif dengan menggunakan angka-angka untuk menghitung frekuensi, rata-rata atau persentase, tanpa melakukan manipulasi pada suatu variabel. Sampel dalam penelitian merupakan bagian dari populasi berjumlah 46 orang dengan teknik pengambilan total sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan APD yang berjumlah 22 responden atau sekitar 47,8% berada pada kategori kurang, Prosedur kerja yang aman yang berjumlah 24 responden atau sekitar 52,2% berada pada kategori sangat baik, penyediaan alat dan infrastruktur yang berjumlah 28 responden atau sekitar 60,9% dengan kategori baik. Dukungan psikososial yang berjumlah 27 responden atau sekitar 58,7% berada pada kategori baik, Evaluasi dan perbaikan berkelanjutan yang berjumlah 39 responden atau sekitar 84,8% berada pada kategori baik dan pengetahuan K3 yang berjumlah 45 responden atau sekitar 97,8% dengan kategori sangat kurang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan keselamatan kerja pada tim kerja di Badan Penanggulangan Bencana Alam (BPBD) Sulawesi Selatan sudah terlaksana dengan baik.References
Health, and Environmental Engineering, 3(1), 81–88.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah. 2025. Retrieved March 21, 2025, from Lampungtengahkab.go.idwebsite
Beong, S., Resmawan, E., & Kalinggi, R. (2018). Peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam Penanggulangan Bencana Alam di Kota Samarinda. Ilmu Pemerintahan, Samarinda.
Irsya, F. A. W., & Pamungkas, A. (2021). Konsep penyediaan infrastruktur penampungan darurat di wilayah potensi terdampak gempa. Jurnal Teknik ITS, 9(2), C239–C244.
Lisnawati, I. (2022). Layanan dukungan psikososial pada petugas kesehatan Covid-19. Jurnal Pengabdian Mandiri, 1(2), 205–210.
Mareta, D., Amanda, A., Hakim, A., & Hanoselina, Y. (2025). Analisis bentuk komunikasi digital di bidang kedaruratan dan logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Padang. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(5), 8147–8157.
Nisa, K. (2025). Strategi mitigasi bencana oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam upaya menanggulangi banjir di Kabupaten Pati. Journal of Politic and Government Studies, 14(2), 1437–1452.
Pranoto, H. (2024). Manajemen risiko terkait keselamatan dan kesehatan dalam proyek konstruksi. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(3), 2106–2115.
Ramadoan, S., Firman, F., & Sahrul, S. (2023). Strategi pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia untuk menghadapi tantangan perubahan organisasi: Studi di Kantor BPBD Kabupaten Bima. Mimbar Administrasi FISIP Untag Semarang, 20(2), 50–59.
Saba, Z. I. Z. (2024). Pentingnya kesehatan mental karyawan di tempat kerja terhadap kinerja karyawan. JBK Jurnal Bimbingan Konseling, 2(02), 38–45.
Sartina, I., & Purnamawati, D. (2024, Agustus). Evaluasi penggunaan APD dalam konteks kesehatan dan keselamatan kerja di industri konstruksi. Dalam Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (hlm. 131–144).
Suprayitno, S. (2022). Komitmen pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam mitigasi dampak perubahan iklim melalui program FoLU (Forestry and Other Land Uses). Jurnal Ilmiah Administrasi Pemerintahan Daerah, 14(2), 334–342.
Suryadi, N. (2020). Peran pemerintah dalam menanggulangi banjir di Kota Samarinda. E-Journal Ilmu Pemerintahan, 2(2), 425–436.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.
Uyun, R. I. C., & Widowati, E. (2022). Hubungan antara pengetahuan pekerja tentang K3 dan pengawasan K3 dengan perilaku tidak aman (unsafe action). Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(3), 391–397.
Wahyudi, D. (2023). Upaya pencegahan kecelakaan kerja pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam penanganan bencana alam di Kota Semarang Provinsi Jawa Tengah (Disertasi doktor, IPDN).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Arni Juliani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


