PENERAPAN KESELAMATAN KERJA PADA TIM KERJA DI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) SULAWESI SELATAN

Authors

  • Arni Juliani Program Studi D3 Hiperkes dan Keselamatan Kerja, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar
  • Kurnia Marsevtin Todingan Program Studi D3 Hiperkes dan Keselamatan Kerja, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar
  • M. Anas Program Studi D3 Hiperkes dan Keselamatan Kerja, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar
  • Andi Tenriola Fitri Kessi Program Studi D3 Hiperkes dan Keselamatan Kerja, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.52898

Keywords:

BPBD, Bencana, Keselamatan Kerja, Kondisi Darurat

Abstract

Keselamatan kerja merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja sehingga harus mendapat perhatian khusus di tempat kerja untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat dan nyaman dalam bekerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Penerapan Keselamatan Kerja pada Tim Kerja di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Sulawesi Selatan. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode observasional deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan atau menjelaskan suatu keadaan atau fenomena secara objektif dengan menggunakan angka-angka untuk menghitung frekuensi, rata-rata atau persentase, tanpa melakukan manipulasi pada suatu variabel. Sampel dalam penelitian merupakan bagian dari populasi berjumlah 46 orang dengan teknik pengambilan total sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan APD yang berjumlah 22 responden atau sekitar 47,8% berada pada kategori kurang, Prosedur kerja yang aman yang berjumlah 24 responden atau sekitar 52,2% berada pada kategori sangat baik, penyediaan alat dan infrastruktur yang berjumlah 28 responden atau sekitar 60,9% dengan kategori baik. Dukungan psikososial yang berjumlah 27 responden atau sekitar 58,7% berada pada kategori baik, Evaluasi dan perbaikan berkelanjutan yang berjumlah 39 responden atau sekitar 84,8% berada pada kategori baik dan pengetahuan K3 yang berjumlah 45 responden atau sekitar 97,8% dengan kategori sangat kurang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan keselamatan kerja pada tim kerja di Badan Penanggulangan Bencana Alam (BPBD) Sulawesi Selatan sudah terlaksana dengan baik.

References

Health, and Environmental Engineering, 3(1), 81–88.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah. 2025. Retrieved March 21, 2025, from Lampungtengahkab.go.idwebsite

Beong, S., Resmawan, E., & Kalinggi, R. (2018). Peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam Penanggulangan Bencana Alam di Kota Samarinda. Ilmu Pemerintahan, Samarinda.

Irsya, F. A. W., & Pamungkas, A. (2021). Konsep penyediaan infrastruktur penampungan darurat di wilayah potensi terdampak gempa. Jurnal Teknik ITS, 9(2), C239–C244.

Lisnawati, I. (2022). Layanan dukungan psikososial pada petugas kesehatan Covid-19. Jurnal Pengabdian Mandiri, 1(2), 205–210.

Mareta, D., Amanda, A., Hakim, A., & Hanoselina, Y. (2025). Analisis bentuk komunikasi digital di bidang kedaruratan dan logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Padang. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(5), 8147–8157.

Nisa, K. (2025). Strategi mitigasi bencana oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam upaya menanggulangi banjir di Kabupaten Pati. Journal of Politic and Government Studies, 14(2), 1437–1452.

Pranoto, H. (2024). Manajemen risiko terkait keselamatan dan kesehatan dalam proyek konstruksi. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(3), 2106–2115.

Ramadoan, S., Firman, F., & Sahrul, S. (2023). Strategi pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia untuk menghadapi tantangan perubahan organisasi: Studi di Kantor BPBD Kabupaten Bima. Mimbar Administrasi FISIP Untag Semarang, 20(2), 50–59.

Saba, Z. I. Z. (2024). Pentingnya kesehatan mental karyawan di tempat kerja terhadap kinerja karyawan. JBK Jurnal Bimbingan Konseling, 2(02), 38–45.

Sartina, I., & Purnamawati, D. (2024, Agustus). Evaluasi penggunaan APD dalam konteks kesehatan dan keselamatan kerja di industri konstruksi. Dalam Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (hlm. 131–144).

Suprayitno, S. (2022). Komitmen pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam mitigasi dampak perubahan iklim melalui program FoLU (Forestry and Other Land Uses). Jurnal Ilmiah Administrasi Pemerintahan Daerah, 14(2), 334–342.

Suryadi, N. (2020). Peran pemerintah dalam menanggulangi banjir di Kota Samarinda. E-Journal Ilmu Pemerintahan, 2(2), 425–436.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

Uyun, R. I. C., & Widowati, E. (2022). Hubungan antara pengetahuan pekerja tentang K3 dan pengawasan K3 dengan perilaku tidak aman (unsafe action). Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(3), 391–397.

Wahyudi, D. (2023). Upaya pencegahan kecelakaan kerja pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam penanganan bencana alam di Kota Semarang Provinsi Jawa Tengah (Disertasi doktor, IPDN).

Downloads

Published

2026-03-24

Issue

Section

Articles