PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU MELALUI ANALISIS DAN PERENCANAAN PROGRAM DI POSYANDU PERMATA SAMARINDA

Authors

  • Putri Wahiddatus Sa'diyah S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman
  • Devy Febriyani Widyastuti S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman
  • Kharisma Khaerunissa Evan S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman
  • Rini Nurul Hidayah S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman
  • Puspita Wulan Sari S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman
  • Maura Aurellia Founna Pardede S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman
  • Annisa Nurrachmawati Departemen Promosi Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman
  • Lies Permana Departemen Promosi Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman
  • Nur Rohmah Departemen Promosi Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman
  • Mohammad Fikri Departemen Promosi Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman
  • Alma Feriyanti Departemen Promosi Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman
  • Agustin Putri Rahayu Departemen Promosi Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.52831

Keywords:

FGD, pemberdayaan kader, PMT balita, posyandu, USG

Abstract

Permasalahan gizi pada balita masih menjadi isu kesehatan masyarakat yang signifikan, salah satunya dipengaruhi oleh keterbatasan kualitas dan kuantitas Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di posyandu. Di Posyandu Balita Permata, keterbatasan dana operasional menjadi kendala utama dalam pelaksanaan PMT, sehingga pelaksanaannya belum optimal dan sering bergantung pada dana pribadi kader. Kondisi ini diperparah oleh rendahnya partisipasi masyarakat serta keterbatasan kapasitas kader dalam pengelolaan kegiatan posyandu. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi prioritas permasalahan yang dihadapi posyandu serta merumuskan strategi pemberdayaan kader yang sesuai dengan kebutuhan lapangan. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, Focus Group Discussion (FGD), dan diskusi partisipatif yang melibatkan tiga kader dan satu ketua posyandu. Penetapan prioritas masalah dilakukan menggunakan metode Urgency, Seriousness, Growth (USG), sedangkan analisis akar masalah didukung dengan pendekatan fishbone. Hasil FGD menunjukkan bahwa keterbatasan pendanaan merupakan masalah paling mendesak dengan skor USG tertinggi sebesar 52. Berdasarkan temuan tersebut, intervensi difokuskan pada peningkatan kapasitas kader melalui program “Kader Cerdas Menulis Proposal” sebagai upaya untuk mengakses sumber pendanaan alternatif. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pemberdayaan kader melalui pendampingan dan penguatan kapasitas dalam perencanaan dan pengelolaan program merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan keberlanjutan layanan posyandu serta mendukung perbaikan status gizi balita.

References

Kementerian Kesehatan RI. (2023). Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbahan Pangan Lokal untuk Balita dan Ibu Hamil.

Kementerian Kesehatan RI. (2025). Survei Status Gizi Indonesia 2024.

Laelah, N., & Ningsih, S. S. (2024). Efektivitas Pemberian Makanan Tambahan (PMT) terhadap Kenaikan Tinggi Badan dan Berat Badan Balita Stunting di Puskesmas Gunung Kaler Tangerang. Malahayati Nursing Journal, 6(5), 1930–1938. https://doi.org/10.33024/mnj.v6i5.11261

Mujiadi, Kusuma, Y. L. H., Sari, I. P., & Rachmah, S. (2024). DEDIKASI SAINTEK: Jurnal Pengabdian Masyarakat Optimalisasi Posyandu Lansia Melalui Program Pemberdayaan Masyarakat Sebagai Upaya untuk Meningkatkan Kesejahteraan Lansia di Mojokerto (Optimization of Elderly Posyandu Through Community Empowerment Programs as an Effort to Improve Elderly Welfare in Mojokerto). 3, 289–303. https://doi.org/10.58545/djpm.v3i3

Pertiwi, A. S., & Sjaaf, A. C. (2021). PENGELOLAAN PENDANAAN KEGIATAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) BALITA PADA PELAYANAN POSYANDU KIA DESA KALIDESEL. http://jurnalmedikahutama.com

Rahmadhani, L., Arlika, R., Hariyanti, A. A., Putri, H., Ginting, B., Zuriah, K., & Hutasuhut, T. (2024). OBSERVASI PELAKSANAAN PROGRAM PMT BALITA DI POSYANDU LEMBAYUR DELI SERDANG. In Jurnal Kesehatan dan Teknologi Medis (JKTM) (Vol. 06, Issue 03). https://journalversa.com/s/index.php/jktm

Rahmawati, L. A., Umami, Z., Yusuf, A. M., Firdausiyah, A., Noorfajaraina, A., Darmawan, A. P., Aryani, N., & Hidayah, N. (2025). Pemberdayaan Kader Posyandu Cempaka melalui Program Ekonomi Kreatif untuk Menunjang Kualitas Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor. Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS), 4(1), 294. https://doi.org/10.36722/psn.v4i1.3510

Ramadani, R., Rahyuni Ritonga, I., Nurfiani, D., Jawahir, A., Tasya Ramadhani, nas, & Suraya, R. (2025). Peran Posyandu dalam Mendukung Program Kesehatan Anak di Dusun 3 Desa Sei Glugur. 2, 79–86. https://doi.org/10.62383/ikg.v2i1.1264

Rinah, S. A., Karim, A., & Pramita, N. A. (2020). EVALUASI PROGRAM KAMPUNG KELUARGA BERENCANA ( Studi Pada Kelompok Sasaran Bina NUR APNI PRAMITA 1). In JISIPOL (Vol. 2, Issue 1).

Rusmalayana, Muhlis Hafel, & Muh. Jamal. (2023). ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA POSYANDU DI KABUPATEN PASER TAHUN 2021. Journal Publicuho, 6(1), 139–150. https://doi.org/10.35817/publicuho.v6i1.95

Sari, S. W., Rizqi, A., Rianto, S., & Negara, M. I. P. (2025). Optimalisasi pengajuan proposal pelatihan 25 keterampilan dasar kader posyandu UPTD Puskesmas Cilimus Tahun 2024. 6, 253–259. https://doi.org/10.37373/bemas.v6i2.1767

Werdani, K. E., Asyfiradayati, R., Aorta, D. T., Al’tsani, T., Rochan, M., & Rudisty, B. C. (2024). PENDAMPINGAN KEWIRAUSAHAAN PEMBUATAN PMT BAGI KADER POSYANDU DALAM MENDUKUNG PROGRAM STUNTING. 8(3). https://doi.org/10.31764/jmm.v8i3.22951

Downloads

Published

2026-03-30

Issue

Section

Articles