REVIEW ARTIKEL : VALIDASI METODE ANALISIS SENYAWA AMOXICILLIN DALAM SAMPEL BIOLOGIS

Authors

  • Triliana Octaviani S1 Farmasi, Jurusan Ilmu Kesehatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Mataram
  • Firdaus Artha Wangsyah S1 Farmasi, Jurusan Ilmu Kesehatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Mataram
  • Adrianova Ramadhan S1 Farmasi, Jurusan Ilmu Kesehatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Mataram
  • Nachwa Humaira Alhidayah S1 Farmasi, Jurusan Ilmu Kesehatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Mataram
  • Baiq Narhea Genna Armaeristya S1 Farmasi, Jurusan Ilmu Kesehatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Mataram
  • Muhammad Imam Rizqullah Ramadhan S1 Farmasi, Jurusan Ilmu Kesehatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Mataram
  • Ersi Arviana Ihsan S1 Farmasi, Jurusan Ilmu Kesehatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.52739

Keywords:

amoksisilin, bioanalisis, HPLC, LC-MS/MS, validasi metode

Abstract

Amoksisilin merupakan antibiotik golongan penisilin yang banyak digunakan dalam terapi infeksi, namun analisisnya dalam sampel biologis menghadapi tantangan karena sifatnya yang mudah terdegradasi serta adanya interferensi matriks kompleks. Kondisi ini menuntut metode analisis yang sensitif, selektif, dan tervalidasi secara komprehensif. Review artikel ini bertujuan untuk membandingkan berbagai metode analisis dan validasi penetapan kadar amoksisilin dalam sampel biologis, serta mengidentifikasi metode paling optimal untuk aplikasi bioanalitik. Kajian dilakukan melalui studi pustaka terhadap artikel nasional dan internasional yang dipublikasikan tahun 2015-2025. Literatur dipilih berdasarkan kesesuaian topik dengan analisis amoksisilin dalam plasma, serum, urin, atau jaringan biologis. Variabel yang dikaji meliputi teknik preparasi sampel, instrumen analisis, parameter validasi (LOD, LOQ, linearitas, presisi, akurasi), dan hasil penetapan kadar. Data dianalisis secara deskriptif-komparatif untuk menilai performa tiap metode. Hasil menunjukkan bahwa HPLC-UV dan spektrofotometri masih digunakan, namun keduanya kurang sensitif untuk analisis konsentrasi rendah. Metode berbasis spektrometri massa, terutama LC-MS/MS dan UPLC-MS/MS, memberikan sensitivitas dan selektivitas tertinggi dengan LLOQ hingga 10 ng/mL, linearitas r² > 0,99, serta presisi dan akurasi dalam rentang yang memenuhi standar internasional. Preparasi sampel menggunakan deproteinasi atau SPE terbukti meningkatkan kebersihan matriks dan stabilitas analit. Kesimpulannya, metode spektrometri massa merupakan teknik paling unggul dalam analisis amoksisilin pada sampel biologis.

References

Anggraini, D. I., & Pujilestari, I. (2017). Efektivitas Fotodegradasi Amoksisilin yang Dikatalisis dengan TiO2 dengan Keberadaan Ion Ag(I). Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi, 20(3), 105-109. https://doi.org/10.14710/jksa.20.3.105-109

Chen, L., Wang, B., Diao, Z., Zhao, M., Xie, K., Zhang, P., Wang, X., Zhang, T., & Wang, J. (2019). Development and validation of an HPLC-ESI/MS/MS method for the determination of amoxicillin, its major metabolites, and ampicillin residues in chicken tissues. Molecules, 24(14). https://doi.org/10.3390/molecules24142652

Darmawati, S., Rukmana, A. H., & Yuliani, F. (2016). Validasi metode analisis campuran menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Jurnal Sains dan Kesehatan, 8(2), 45–52.

Fan, X., Li, Y., Liu, Q., Zhao, X., Zhang, B., & Wang, X. (2016). Development and validation of an UPLC–MS/MS method for simultaneous determination of amoxicillin in human plasma and urine. Journal of Chromatography B, 1028, 32–40.

Fransiska, A. N., Masyrofah, D., Putri, G. K., Malik, L. H., Wulanbirru, P., & Putri, T. R. (2022). Analisis senyawa obat dalam sampel biologis plasma darah. Syntax Idea, 4(5), 905-912.

Harmita, K., Harahap, Y., & Supandi, (2019). Liquid Chromatography-Thandem Mass Spectrometry (LC-MS/MS). ISFI Penerbit, Jakarta.

Hrioua, A., Loudiki, A., Farahi, A., Bakasse, M., Lahrich, S., Saqrane, S., & El Mhammedi, M. A. (2021). Recent advances in electrochemical sensors for amoxicillin detection in biological and environmental samples. Bioelectrochemistry (Amsterdam, Netherlands), 137, 107687. https://doi.org/10.1016/j.bioelechem.2020.107687

Katzung, B. G. (2018). Farmakologi Dasar dan Klinik ed. 14. Jakarta: EGC.

Lee, S., Kim, D. H., Shin, S., Min, J. S., Kim, D. Y., Jo, S. J., Jerng, U. M., & Bae, S. K. (2025). Development and validation of bioanalytical LC–MS/MS method for pharmacokinetic assessment of amoxicillin and clavulanate in human plasma. Pharmaceuticals, 18(7), 998. https://doi.org/10.3390/ph18070998

Lestari, E. D., Khajar, A., Jannah, R., Hisan, H. K., Fitri, M. N., & Azharani, N. A. (2024). Analisis Perbandingan HPLC dan Teknik Lain untuk Deteksi Antibiotik. Departement of Pharmacy, Universitas Negeri Semarang.

Mohammed, B. S., & Khayoona, W. S. (2021). Analysis of amoxicillin in pharmaceutical preparations and biological samples based on micro-cloud point technique prior to spectrophotometric determination. International Journal of Drug Delivery Technology, 11(1), 116–122.

Rahmatia, T. U. (2016). Metode SPE (Solid Phase Extraction) sebagai Alternatif Terbaru dalam Analisis dan Pemurnian Senyawa Obat. Farmaka, 14(2), 151-171.

Sari, P., Latifah, S., & Handayani, R. (2015). Analisis amoksisilin dalam plasma manusia menggunakan metode HPLC. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia, 4(1), 12–20.

Suhendi, A., Rohman, A., Wahyono, D., Nurrochmad, A., & Manggo, T. F. (2023). Validasi metode analisis LC-MS/MS pada penetapan kadar isoniazid dalam serum tikus. 20(2), 96–103

Tulandi, G., Sudewi, S., & Lolo, W. (2015). VALIDASI METODE ANALISIS UNTUK PENETAPAN KADAR PARASETAMOL DALAM SEDIAAN TABLET SECARA SPEKTROFOTOMETRI ULTRAVIOLET. PHARMACON, 4(4), 169-178.

World Health Organization. (2021). 2021 AWaRe classification. https://www.who.int/publications/i/item/2021-aware-classification

Downloads

Published

2026-03-24

Issue

Section

Articles