HUBUNGAN PAPARAN SUHU DINGIN TERHADAP ADANYA GEJALA FROSTBITE PADA PEKERJA YANG BEKERJA DI PT. AQUA MAS INDAH MAKASSAR (AMI) TAHUN 2025
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.52452Keywords:
Paparan suhu dingin, pekerja, radang dinginAbstract
Suhu merupakan besaran yang dipakai untuk menyatakan derajat panas dari suatu objek. Derajat panas tersebut berbanding lurus dengan suhu, semakin tinggi suhu suatu benda artinya semakin tinggi pula derajat panas suatu benda. Menurut Reymond Serwey dan John W. Jewett, suhu adalah sifat yang menentukan sebuah benda apakah berada dalam kesetimbangan termal dengan benda lain atau tidak. Suhu adalah alat untuk mengukur panas dan dinginnya suatu benda dan alat yang digunakan untuk mengukur suhu adalah thermometer. Salah satu kelompok utama yang berisiko mengalami frostbite adalah pendaki gunung, yang sebagian besar terkena frostbite pada musim dingin dan di dataran tinngi. Frostbite terjadi ketika jaringan yang tidak terlindungi terpapar suhu jauh di bawah titik beku bahkan untuk waktu yang relatif singkat Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paparan suhu dingin terhadap gejala Frostbite pada pekerja yang bekerja di PT. Aqua Mas Indah Makassar (AMI). Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian observasional dengan menerapkan metode cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh pekerja di PT. Aqua Mas Indah Makassar yaitu sebanyak 41 orang pekerja dengan menggunakan total sampling. Analisis data diterapkan melalui uji Chi-Square dengan analisis menggunakan SPSS. Berdasarkan observasi awal PT. AMI adalah Perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan es balok, di perusahaan tersebut terdapat beberapa ruangan salah satunya adalah ruangan cold storage, dimana suhu ruangan tersebut 17°C dan terdapat 40 pekerja yang bekerja dibagian cold storage. Skor p-value yang didapatkan dengan signifikansi (a = 0,05); jika p < α, maka terdapat pengaruh yang signifikan dari kedua variabel. Hasil penelitian terdapat hubungan yang signifikan diantara lama kerja (p=0,001) dan penggunaan alat pelindung diri (p=0,000). Sementara itu tidak terdapat hubungan yang signifikan diantara masa kerja (p=0,291) dan karakteristik usia (p=0,114).References
Abdillah, A., Dewi, A. T., Indradi, R., & Andari, D. (2023). Kajian Literatur: Paparan Lingkungan Fisik Temperatur Rendah Ekstrem Terhadap Kejadian Frosbite. ARTERI: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(3), 150–154.
Adyssya Githa Assyahra, Nurul Hikmah B, & Aulia Rahman. (2024). Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Pada Tenaga Kerja Bongkar Muat Di Terminal Peti Kemas Kendari. Window of Public Health Journal, 5(2), 187–195. https://doi.org/10.33096/woph.v5i2.602
Angga, N. M., & Comp, M. M. (2015). Perancangan Media Pembelajaran Fisika tentang Suhu. 70–74.
Deliyana, F., Imran, R. A., & Abetho, R. O. (2024). Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Menggunakan Metode HIRARC pada Area Cold Storage dan Anteeroom di PT. Hijrah Pangan Logistik. Journal of Industrial and Mechanical Engineering, 2(1), 68–77.
Fransisca Wago, Engelina Nabuasa, D. T. (2021). Media Kesehatan Masyarakat Media Kesehatan Masyarakat. Media Kesehatan Masyarakat, 3(1), 63–71.
Halim, R., & Aswin, B. (2022). Hubungan Lama Kerja dan Aktivitas Kerja Monoton dengan Kelelahan Kerja pada Pedagang Ikan Pasar Angso Duo. Jurnal Riset Hesti Medan Akper Kesdam I/BB Medan, 7(1), 27. https://doi.org/10.34008/jurhesti.v7i1.263
Ii, B. A. B. (2011). Bab ii tinjauan pustaka 2.1. 6–18.
Jayanti, K. N., & Dewi, K. T. S. (2021). Dampak Masa Kerja, Pengalaman Kerja, Kemampuan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan. JEMBA : Jurnal Ekonomi Pembangunan, Manajemen Dan Bisnis, Akuntansi, 1(2), 75–84. https://doi.org/10.52300/jemba.v1i2.2986
Kravets, O. V, Yekhalov, V. V, Gorbuntsov, V. V, Stanin, D. M., & Krishtafor, D. A. (2023). Methods and pathophysiology of rewarming in case of local cold injury . Literature review. 08(063), 90–97.
Kusuma, A. A., Rakhmanita, A., & Suryani, R. (2025). Pengaruh Fasilitas Kerja dan Keselamatan Kerja Terhadap Kepuasan Karyawan di Area Cold Storage Pabrik Ikan pada PT Oceanica Megah Utama. JMAEKA: Jurnal Manajemen Ekonomi Akuntansi, 2(1), 1–6.
Maghfirah, A., Sididi, M., & Septiyanti. (2024). Peminatan Gizi , Fakultas Kesehatan Masyarakat , Universitas Muslim Indonesia Article history : 5(3), 350–358.
Sali, H. N. A. (2020). Pengaruh Usia dan Masa Kerja Terhadap Produktivitas Kerja karyawan pada PT.Maruki Internasional Indonesia. Repository Politeknik ATI Makasar, 1(2), 68.
Solehudin, A. B., Imron, M., Purwangka, F., & Komarudin, D. (2023). Analisis Risiko pada Aktivitas Proses Penanganan Kerang Simping di Cold Storage Pelabuhan Perikanan Nusantara Kejawanan. Jurnal Akuatika Indonesia, 8(1), 1–13.
Teknik, F., Studi, P., Industri, T., Malahayati, U., Bandarlampung, K., Teknik, F., Studi, P., Lingkungan, T., Malahayati, U., Bandarlampung, K., Ambarawa, K., Udara, S., Udara, K., & T-test, P. (2020). Analisis Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Produktivitas Pekerja. 2(1), 15–22.
Tiina, M. (2014). Human cold exposure, adaptation and performance in a northern climate (Issue January). https://doi.org/10.3402/ijch.v65i4.18118
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 irmawati irmawati, Wardiah Hamzah, Nasruddin Syam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


