STUDI KORELASI ANTARA PENGASUH BALITA DAN RIWAYAT ASI ESKLUSIF DENGAN INDEKS MASSA TUBUH TERHADAP USIA SEBAGAI CERMINAN STATUS GIZI DI WILAYAH PEDESAAN

Authors

  • sulton wariin Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas dr. Soebandi, Jember, Jawa Timur, Indonesia
  • Daniar Septianing Faradina Program Studi Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas dr. Soebandi, Jember, Jawa Timur, Indonesia
  • Irwina Angelia Silvanasari Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas dr. Soebandi, Jember, Jawa Timur, Indonesia
  • Nurul Maurida Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas dr. Soebandi, Jember, Jawa Timur, Indonesia
  • Trisna Vitaliati Program Studi Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas dr. Soebandi, Jember, Jawa Timur, Indonesia
  • Achmad Ali Basri Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas dr. Soebandi, Jember, Jawa Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.52337

Keywords:

Asi Eksklusif, Pengasuh Balita, Status Gizi (IMT/U)

Abstract

Keadaan gizi balita sangat penting dalam menilai kualitas kesehatan komunitas masyarakat, terutama di wilayah pedesaan yang mengalami hambatan keterbatasan layanan kesehatan dan informasi. Faktor pengasuhan dan praktik ASI eksklusif diduga memiliki keterkaitan penting terhadap status gizi balita, khususnya indikator IMT/U. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana hubungan riwayat ASI eksklusif dan pengasuh balita dengan (IMT/U) sebagai cerminan status gizi pada balita yang tinggal di wilayah pedesaan. Penelitian ini dirancang untuk menganalisis studi korelasional dan pendekatan cross-sectional. Teknik sammpling menggunakan Random sampling untuk memilih responden dari balita dan orang tua. Analsisis statistik menggunakan Uji Spearman Rank untuk melihat hubungan antar variabel; variabel independen adalah status gizi yang didasarkan pada indeks IMT/U, dan variabel dependen adalah riwayat pemberian ASI eksklusif dan pengasuh balita. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara riwayat ASI eksklusif dengan status gizi balita (p = 0,048), di mana balita yang mendapatkan ASI eksklusif lebih banyak berada pada kategori gizi normal. Selain itu, terdapat hubungan signifikan antara pengasuh balita dengan status gizi (p = 0,030). Balita yang diasuh oleh ibu memiliki proporsi terbesar dalam kategori gizi normal dibandingkan dengan balita yang diasuh keluarga lain. Pengsuh balita dan riwayat ASI eksklusif berperan penting dalam menentukan status gizi balita di daerah pedesaan. Intervensi kesehatan masyarakat perlu memperkuat edukasi ASI eksklusif serta meningkatkan kompetensi pengasuh dalam mendukung tumbuh kembang dan pemenuhan nutrisi pada balita.

References

Akbar, A. S., Effendy, D. S., & Saptaputra, S. K. (2025). Pengaruh Pendampingan Gizi Asi Ekslusif Terhadap Status Gizi Bayi Usia 0-3 Bulan di Kota Kendari Tahun 2024. Jurnal Impresi Indonesia, 4(9), 3483–3494. https://doi.org/10.58344/jii.v4i9.6999

Arifin, N. P. (2025). Hubungan Asi Eksklusif Dan Status Gizi Kurang Terhadap Kejadian Pneumonia Balita Di Provinsi Jawa Barat Tahun 2022-2024. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(2), 6536–6543. https://doi.org/10.31004/jkt.v6i2.44745

Batubara, H., Simamora, A., Ritonga N, & Siregar, A. (2024). 1351-Article Text-3445-1-10-20240624. 9(1), 172–177.

Batubara, N. S., Anastasya, R., Heriansyah, R., & Lubis, T. E. F. (2023). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Pemberian Asi Eksklusif Di Desa Pintu Padang Julu Kecamatan Siabu Mandailing Natal Tahun 2022. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal), 8(1), 59–64. https://doi.org/10.51933/health.v8i1.1024

Emilia, E., Pratiwi, C., Akbar, S., & Melayoga, L. (2023). The-Relationship-between-Nutritional-Knowledge-and-History-of-Exclusive-Breastfeeding-with-the-Incidence-of-Stunting-in-Toddlers_2023_Airlangga-University-Faculty-of-Public-Health. 7(2), 199–204.

Kapantow, N. H., Sanggelorang, Y., & Adam, H. (2023). Non-exclusive breastfeeding as the risk factor of stunting among Indonesian toddler in coastal areas. International Journal Of Community Medicine And Public Health, 10(2), 581–585. https://doi.org/10.18203/2394-6040.ijcmph20230208

Kemenkes. (2023). Survei Kesehatan Indonesia 2023 (SKI). Kemenkes, 235.

Mulyani, A., Mulyani, N., & Patimah, S. (2024). Peran ASI Eksklusif Dalam Mendukung Status Gizi Bayi Usia 6 -12 Bulan. Jurnal Riset Gizi, 12(1), 15–19. https://doi.org/10.31983/jrg.v12i1.11000

Nalle, M., Nur, M. L., Aspatria, U., & Jutomo, L. (2025). ambaran Pola Asuh Dan Status Gizi Balita Dari Ibu Yang Bekerja Di Wilayah Kerja Puskesmas Oepoi Kota Kupang. Afiasi Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(2), 78–88. https://doi.org/https://doi.org/10.31943/afiasi.v10i2.500

Ode Novi Angreni, W., Arda, D., Setyawati, A., Sasmita, A., Aris Tyarini, I., & Nordianiwati, N. (2024). Exclusive breastfeeding in preventing stunting in toddlers. Jurnal Edukasi Ilmiah Kesehatan, 2(1), 07–13. https://doi.org/10.61099/junedik.v2i1.29

Patty, S. Y. (2023). Hubungan Asi Eksklusif, Dan Pemberian Mp-Asi Dan Penyakit Infeksi Dengan Status Gizi Balita Umur 12-24 Bulan Di Puskesmas Siko Kota Ternate Tahun 2022. SIMFISIS: Jurnal Kebidanan Indonesia, 3(2), 607–614. https://doi.org/10.53801/sjki.v3i2.183

Rospiati, I. (2024). Hubungan Pemberian ASI Eksklusif, Kepatuhan Kunjungan Ke Posyandu dan Pola Asuh terhadap Status Gizi Balita. Open Access Jakarta Journal of Health Sciences, 3(8), 1371–1379. https://doi.org/10.53801/oajjhs.v3i8.294

Stelle, I., Kinshella, M. L. W., & Moore, S. E. (2023). Caregiver perceptions of nutrition interventions in infants and children under 24 months of age: a systematic review. Public Health Nutrition, 26(9), 1907–1916. https://doi.org/10.1017/S1368980023001246

Syarifah, K., Husain, Z., Arifuddin, D., Darma, S., Safitri, A., Husni, A., & Darussalam, E. (2024). FAKUMI MEDICAL JOURNAL Pengaruh Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif terhadap Status Gizi Bayi. 04(08), 579–585.

UNICEF, & OMS. (2023). Rates of breastfeeding increase around the world through improved protection and support. Global Breastfeeding Scorecard, 1–9.

WHO. (2023). Infant and young child feeding. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/infant-and-young-child-feeding?utm_source=chatgpt.com

WHO. (2025). Peningkatan Angka Pemberian ASI di Indonesia: Ibu Perlu Dukungan Lebih. https://www.who.int/indonesia/id/news/detail/01-08-2025-breastfeeding-in-indonesia-on-the-rise--but-mothers-need-more-support

Downloads

Published

2026-03-24

Issue

Section

Articles