STUDI KORELASI ANTARA PENGASUH BALITA DAN RIWAYAT ASI ESKLUSIF DENGAN INDEKS MASSA TUBUH TERHADAP USIA SEBAGAI CERMINAN STATUS GIZI DI WILAYAH PEDESAAN
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.52337Keywords:
Asi Eksklusif, Pengasuh Balita, Status Gizi (IMT/U)Abstract
Keadaan gizi balita sangat penting dalam menilai kualitas kesehatan komunitas masyarakat, terutama di wilayah pedesaan yang mengalami hambatan keterbatasan layanan kesehatan dan informasi. Faktor pengasuhan dan praktik ASI eksklusif diduga memiliki keterkaitan penting terhadap status gizi balita, khususnya indikator IMT/U. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana hubungan riwayat ASI eksklusif dan pengasuh balita dengan (IMT/U) sebagai cerminan status gizi pada balita yang tinggal di wilayah pedesaan. Penelitian ini dirancang untuk menganalisis studi korelasional dan pendekatan cross-sectional. Teknik sammpling menggunakan Random sampling untuk memilih responden dari balita dan orang tua. Analsisis statistik menggunakan Uji Spearman Rank untuk melihat hubungan antar variabel; variabel independen adalah status gizi yang didasarkan pada indeks IMT/U, dan variabel dependen adalah riwayat pemberian ASI eksklusif dan pengasuh balita. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara riwayat ASI eksklusif dengan status gizi balita (p = 0,048), di mana balita yang mendapatkan ASI eksklusif lebih banyak berada pada kategori gizi normal. Selain itu, terdapat hubungan signifikan antara pengasuh balita dengan status gizi (p = 0,030). Balita yang diasuh oleh ibu memiliki proporsi terbesar dalam kategori gizi normal dibandingkan dengan balita yang diasuh keluarga lain. Pengsuh balita dan riwayat ASI eksklusif berperan penting dalam menentukan status gizi balita di daerah pedesaan. Intervensi kesehatan masyarakat perlu memperkuat edukasi ASI eksklusif serta meningkatkan kompetensi pengasuh dalam mendukung tumbuh kembang dan pemenuhan nutrisi pada balita.References
Akbar, A. S., Effendy, D. S., & Saptaputra, S. K. (2025). Pengaruh Pendampingan Gizi Asi Ekslusif Terhadap Status Gizi Bayi Usia 0-3 Bulan di Kota Kendari Tahun 2024. Jurnal Impresi Indonesia, 4(9), 3483–3494. https://doi.org/10.58344/jii.v4i9.6999
Arifin, N. P. (2025). Hubungan Asi Eksklusif Dan Status Gizi Kurang Terhadap Kejadian Pneumonia Balita Di Provinsi Jawa Barat Tahun 2022-2024. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(2), 6536–6543. https://doi.org/10.31004/jkt.v6i2.44745
Batubara, H., Simamora, A., Ritonga N, & Siregar, A. (2024). 1351-Article Text-3445-1-10-20240624. 9(1), 172–177.
Batubara, N. S., Anastasya, R., Heriansyah, R., & Lubis, T. E. F. (2023). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Pemberian Asi Eksklusif Di Desa Pintu Padang Julu Kecamatan Siabu Mandailing Natal Tahun 2022. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal), 8(1), 59–64. https://doi.org/10.51933/health.v8i1.1024
Emilia, E., Pratiwi, C., Akbar, S., & Melayoga, L. (2023). The-Relationship-between-Nutritional-Knowledge-and-History-of-Exclusive-Breastfeeding-with-the-Incidence-of-Stunting-in-Toddlers_2023_Airlangga-University-Faculty-of-Public-Health. 7(2), 199–204.
Kapantow, N. H., Sanggelorang, Y., & Adam, H. (2023). Non-exclusive breastfeeding as the risk factor of stunting among Indonesian toddler in coastal areas. International Journal Of Community Medicine And Public Health, 10(2), 581–585. https://doi.org/10.18203/2394-6040.ijcmph20230208
Kemenkes. (2023). Survei Kesehatan Indonesia 2023 (SKI). Kemenkes, 235.
Mulyani, A., Mulyani, N., & Patimah, S. (2024). Peran ASI Eksklusif Dalam Mendukung Status Gizi Bayi Usia 6 -12 Bulan. Jurnal Riset Gizi, 12(1), 15–19. https://doi.org/10.31983/jrg.v12i1.11000
Nalle, M., Nur, M. L., Aspatria, U., & Jutomo, L. (2025). ambaran Pola Asuh Dan Status Gizi Balita Dari Ibu Yang Bekerja Di Wilayah Kerja Puskesmas Oepoi Kota Kupang. Afiasi Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(2), 78–88. https://doi.org/https://doi.org/10.31943/afiasi.v10i2.500
Ode Novi Angreni, W., Arda, D., Setyawati, A., Sasmita, A., Aris Tyarini, I., & Nordianiwati, N. (2024). Exclusive breastfeeding in preventing stunting in toddlers. Jurnal Edukasi Ilmiah Kesehatan, 2(1), 07–13. https://doi.org/10.61099/junedik.v2i1.29
Patty, S. Y. (2023). Hubungan Asi Eksklusif, Dan Pemberian Mp-Asi Dan Penyakit Infeksi Dengan Status Gizi Balita Umur 12-24 Bulan Di Puskesmas Siko Kota Ternate Tahun 2022. SIMFISIS: Jurnal Kebidanan Indonesia, 3(2), 607–614. https://doi.org/10.53801/sjki.v3i2.183
Rospiati, I. (2024). Hubungan Pemberian ASI Eksklusif, Kepatuhan Kunjungan Ke Posyandu dan Pola Asuh terhadap Status Gizi Balita. Open Access Jakarta Journal of Health Sciences, 3(8), 1371–1379. https://doi.org/10.53801/oajjhs.v3i8.294
Stelle, I., Kinshella, M. L. W., & Moore, S. E. (2023). Caregiver perceptions of nutrition interventions in infants and children under 24 months of age: a systematic review. Public Health Nutrition, 26(9), 1907–1916. https://doi.org/10.1017/S1368980023001246
Syarifah, K., Husain, Z., Arifuddin, D., Darma, S., Safitri, A., Husni, A., & Darussalam, E. (2024). FAKUMI MEDICAL JOURNAL Pengaruh Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif terhadap Status Gizi Bayi. 04(08), 579–585.
UNICEF, & OMS. (2023). Rates of breastfeeding increase around the world through improved protection and support. Global Breastfeeding Scorecard, 1–9.
WHO. (2023). Infant and young child feeding. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/infant-and-young-child-feeding?utm_source=chatgpt.com
WHO. (2025). Peningkatan Angka Pemberian ASI di Indonesia: Ibu Perlu Dukungan Lebih. https://www.who.int/indonesia/id/news/detail/01-08-2025-breastfeeding-in-indonesia-on-the-rise--but-mothers-need-more-support
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 sulton wariin, Daniar Septianing Faradina, Irwina Angelia Silvanasari, Nurul Maurida, Trisna Vitaliati, Achmad Ali Basri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


