POTENSI JAMU DAUN SIRIH TERHADAP PEMELIHARAAN KESEHATAN REPRODUKSI WANITA USIA SUBUR

Authors

  • Rika Salima Program Studi S1 Keperawatan Kampus Sumedang, Universitas Pendidikan Indonesia
  • Defira Fauziah Program Studi S1 Keperawatan Kampus Sumedang, Universitas Pendidikan Indonesia
  • Astri Agustin Program Studi S1 Keperawatan Kampus Sumedang, Universitas Pendidikan Indonesia
  • Fadillah Ramdaniyah Fitri Anugrah Program Studi S1 Keperawatan Kampus Sumedang, Universitas Pendidikan Indonesia
  • Tiara Rifqi Program Studi Keperawatan, Fakultas Kesehatan Universitas Harapan Bangsa
  • Annisa Rahma Program Studi S1 Keperawatan Kampus Sumedang, Universitas Pendidikan Indonesia
  • Ghaniyyu Zaidan Aflaha Program Studi S1 Keperawatan Kampus Sumedang, Universitas Pendidikan Indonesia
  • Heri Ridwan Program Studi S1 Keperawatan Kampus Sumedang, Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.52164

Keywords:

daun sirih, kesehatan reproduksi, wanita usia subur

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan bagian penting dari kualitas hidup wanita usia subur, yang setiap harinya berhadapan dengan perubahan hormonal, aktivitas biologis, dan risiko infeksi pada organ kewanitaan. Berbagai keluhan seperti keputihan, infeksi saluran reproduksi, hingga nyeri menstruasi masih banyak dialami dan sering kali dianggap wajar, padahal dapat mengganggu kenyamanan, produktivitas, serta keseimbangan fisiologis wanita. Di tengah kebutuhan akan perawatan yang aman, terjangkau, dan mudah diakses, daun sirih (Piper betle L.) menjadi salah satu bahan alami yang telah lama digunakan masyarakat Indonesia sebagai bentuk kearifan lokal dalam menjaga kebersihan dan kesehatan organ reproduksi. Melalui telaah literatur dari berbagai penelitian nasional dan internasional, kajian ini menggambarkan potensi daun sirih sebagai agen herbal yang kaya senyawa bioaktif seperti eugenol, kavikol, flavonoid, dan tanin. Senyawa-senyawa ini terbukti memiliki aktivitas antibakteri, antijamur, antiinflamasi, antioksidan, serta efek astringen yang berperan dalam menghambat pertumbuhan Candida albicans, menjaga keseimbangan pH vagina, dan meredakan gejala keputihan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa penggunaan rebusan maupun ekstrak daun sirih mampu menurunkan kejadian keputihan tanpa mengganggu flora normal vagina. Kajian ini menegaskan bahwa daun sirih bukan hanya bagian dari tradisi, melainkan memiliki dasar ilmiah yang kuat sebagai fitoterapi pendukung kesehatan reproduksi wanita usia subur. Meski demikian, penelitian lanjutan mengenai dosis efektif dan keamanan jangka panjang masih dibutuhkan agar pemanfaatannya dapat terstandarisasi dengan baik dalam praktik kesehatan modern.

References

Adibarata, M. A., Aditya, R., Gumilar, K. E., Pascawardhana, M., Wicaksono, B., Ernawati, Sulistyono, A., Aditiawarman, Joewono, H. T., Abdullah, M. N., Dachlan, E. G., & Akbar, M. I. A. (2017). Bacterial Vaginosis in Gynecologic Outpatient Clinic Dr. Soetomo Hospital January – June 2017: A Cross Sectional Study. 307–311. https://doi.org/10.5220/0008156303070311

Adriani, A., & Pritasari, W. (2024). Literature Review: Jenis dan Manfaat Jamu di Indonesia. BIOLOGY AND EDUCATION JOURNAL, 4(1), 69–79.

Agusta, W. T., Fahrurroji, A., & Andrie, M. (2015). Optimasi Formula Sabun Cair Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Sirih Merah (Piper Crocatum Ruiz & Pav.) dengan Variasi Konsentrasi Virgin Coconut Oil (Vco) dan Kalium Hidroksida (Koh).

Anjelaveronika, A., Kabuhung, E. I., & Dona, S. (2024). Pengolahan Rebusan Daun Sirih (REDARIH) sebagai Upaya Menjaga Kebersihan Organ Reproduksi Wanita. Faedah : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(4), 32–39. https://doi.org/10.59024/faedah.v2i4.1068

Azahar, N. I., Mokhtar, N. M., & Arifin, M. A. (2020). Piper Betle: A Review on its Bioactive Compounds, Pharmacological Properties, and Extraction Process. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 991(1). https://doi.org/10.1088/1757-899X/991/1/012044

Biswas, P., Anand, U., Saha, S. C., Kant, N., Mishra, T., Masih, H., Bar, A., Pandey, D. K., Jha, N. K., Majumder, M., Das, N., Gadekar, V. S., Shekhawat, M. S., Kumar, M., Radha, Proćków, J., Lastra, J. M. P. de la, & Dey, A. (2022). Betelvine (Piper betle L.): A Comprehensive Insight Into its Ethnopharmacology, Phytochemistry, and Pharmacological, Biomedical and Therapeutic Attributes. Journal of Cellular and Molecular Medicine, 26(11), 3083–3119. https://doi.org/10.1111/jcmm.17323

Divya, P., Deepa, N., R, L., & M, A. (2021). Traditional Use and Pharmacological Activity of Betel Leaf (Piper betle Linn.). IJPPR (International Journal of Pharmacy & Pharmaceutical Research, 21(3), 640–650. www.ijppr.humanjournals.com

Etnis, B. R., & Maay, A. G. A. (2021). Pengaruh Rebusan Daun Sirih Hijau terhadap Penurunan Keputihan Patologis Wanita Usia Subur. Window of Health, 4(4), 307–313.

Hayyudiah Nur, R., Zavey Nurdin, A., Faisal Syamsu, R., Hapsari Hidayati, P., Kedokteran, F., & Selatan, S. (2024). FAKUMI MEDICAL JOURNAL Literature Review: Manfaat dan Bioaktivitas Daun Sirih (Piper Betle L.) Sebagai Antibakteri. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 4(3), 248–258.

Hermanto, L. O., Nibenia, J., Sharon, K., & Rosa, D. (2023). Literature Review: Manfaat dan Bioaktivitas Daun Sirih (Piper Betle L.) sebagai Antibakteri. PHRASE (Pharmaceutical Science) Journal, 3(1). http://openjournal.wdh.ac.id/index.php/Phrase/index

Hidayah, H., Farhamzah, Amal, S., & Dahlia, I. (2022). “Aktivitas Kandungan Daun Sirih (Piper betle L.) sebagai Antioksidan Literature Review Article.” Jurnal Buana Farma: Jurnal Ilmiah Farmasi, 2(3), 47–51.

Hulu, L. C., Fau, A., & Sarumaha, M. (2022). Pemanfaatan Daun Sirih Hijau (Piper Betle L) sebagai Obat Tradisional di Kecamatan Lahusa. TUNAS: Jurnal Pendidikan Biologi, 3(1). https://jurnal.uniraya.ac.id/index.php/Tunas/index

Kartika, T., Suharti, B., & Sugiyanta. (2023). Jamu As Herbal Medicine: A Study of Health Communication and Philosophy as Cultural Identity. KOMUNIKA, 6(1), 18–27.

Lena. (2017). Efektivitas Air Rebusan Daun Sirih terhadap Keputihan pada Mahasiswi Poltekkes Kemenkes Riau. Politeknik Kesehatan Kemenkes Riau.

Priliana, W. K., Ulkhasanah, M. E., & DA, S. L. (2023). Edukasi Rebusan Daun Sirih untuk Mengurangi Keputihan dan Memelihara Kesehatan Reproduksi pada Remaja di Sleman Yogyakarta. Bhakti Sabha Nusantara, 2(2), 142–148. https://doi.org/10.58439/bsn.v2i2.134

PROFIL KESEHATAN INDONESIA. (2021). Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Purwanti, R., Prihartanti, N. G., & Lestari, R. H. (2022). Effectiveness Decoction of Red Betel Leaves (Piper Crocantum) Against Decreased Symptoms of Fluor Albus in High School Girls. Journal of Vocational Health Studies, 146–151. https://doi.org/10.20473/jvhs.V5.I3.2022.146-151

Sadiah, H. H., Cahyadi, A. I., & Windria, S. (2022). Kajian Daun Sirih Hijau (Piper betle L) Sebagai Antibakteri. Jurnal Sain Veteriner, 40(2), 128–138. https://doi.org/10.22146/jsv.58745

Sakinah, D., Misfadhila, S., & Author, C. (2020). Review of Traditional Use, Phytochemical and Pharmacological Activity of Piper betle L. Galore International Journal of Health Sciences and Research (Www. Gijhsr.Com), 5, 59–66.

Saragih, P., Chairani Lubis, R., Tisnilawati, Hj., & Ruseni, Hj. (2024). Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Tentang Gangguan Menstruasi Wanita Usia Subur (WUS) Pada Tenaga Pengajar Di Yayasan Al-Yasiriyah Bersaudara Tahun 2023. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 5(1), 973–978. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i1.2898

Septiani, L. E., Atwodjo, P. K., & Sidharta, B. B. R. (2024). Kandungan Metabolit dan Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri Daun Sirih Hijau (Piper betle L.) dan Sirih Merah (Piper Crocatum) Terhadap Pseudomonas aeruginosa dan Staphylococcus aureus. Prosiding SENAPAS, 2(1), 87–92.

Siahaan, W. W., Yunita, P., Ekasari, D. J., & Roza, N. (2024). Pengaruh Penggunaan Daun Sirih Hijau (Pipper Betlle Lin) pada Wanita Usia Subur dengan Keputihan (Leukhorea). Zona Kebidanan, 15(1), 1–10. https://doi.org/10.37776/zkeb.v15i1.1658

Suyenah, Y., & Dewi, M. K. (2022). Efektivitas Penggunaan Rebusan Daun Sirih Hijau terhadap Kejadian Keputihan pada Remaja. SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia, 1(4), 160–165. https://doi.org/10.53801/sjki.v1i4.41

Syari, M., Ramini Harahap, N., Nasution, P., Rauda, & Dwitari, G. (2022). Pengaruh Air Rebusan Daun Sirih Merah terhadap Penurunan Gejala Fluor Albus pada Wanita Usia Subur. Indonesian Trust Health Journal, 5(2), 64–71.

Tristanti, I. (2016). Hubungan Perilaku Personal Hygiene Genital dengan Kejadian Keputihan pada Siswi Madrasah Aliyah Muhammadiyah Kudus. JIKK, 7(1), 8–15.

Ula, Z., & Liunesi, D. F. (2018). Pengaruh Penggunaan Air Rebusan Daun Sirih Hijau (Piper Betle L.) terhadap Flour Albus pada Wanita Usia Subur di PMB Afah Fahmi, A. Md. Keb Surabaya Tahun 2018. Infokes: Info Kesehatan, 8(2), 39–44.

Utami, F. K., Khoiriyah, W. N., Yuhakky, F., & Nisa, H. (n.d.). Gambaran dan Dampak Dismenore Pada Mahasiswi. Journal of Maternity Care and Reproductive Health, 7(3), 167–178.

Wantini, N. A., Zakiya, Z., & Styaningrum, S. D. (2021). The Improvement of Reproductive Health Knowledge (Vaginal Discharge and Menstrual Pain) of Women. Jurnal Ners Dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery), 8(1), 55–63. https://doi.org/10.26699/jnk.v8i1.art.p055-063

Widayati, T. E., & Wulandari, P. (n.d.). Penerapan Rebusan Daun Sirih Dalam Mengatasi Keputihan pada Remaja di Perum Manunggal Kelurahan Kauman Kota Salatiga.

Yulianti, L., Rahayu, S., Wahidin, W., & Raidanti, D. (2022). Ekstrak Daun Sirih untuk Keputihan pada Wanita Usia Subur di SMA Negeri 1 Wanayasa Purwakarta. JIK JURNAL ILMU KESEHATAN, 6(2), 436–441. https://doi.org/10.33757/jik.v6i2.584

Downloads

Published

2025-12-31