PENERAPAN RELAKSASI BENSON MENURUNKAN NYERI PASIEN POST SECTIO CAESAREA RSUD KARDINAH
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.52133Keywords:
Nyeri akut, Post operasi, Relaksasi benson, Sectio caesareaAbstract
Persalinan dengan metode sectio caesarea (SC) sering menimbulkan nyeri yang lebih tinggi dibandingkan persalinan normal, sehingga berdampak pada ketidaknyamanan fisik dan psikologis ibu pasca operasi. Salah satu metode nonfarmakologis yang efektif untuk menurunkan nyeri tersebut adalah teknik relaksasi Benson, yang dapat menciptakan ketenangan, meningkatkan rasa rileks, serta membantu menurunkan persepsi nyeri secara alami. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan asuhan keperawatan pada pasien post SC dengan penerapan teknik relaksasi Benson untuk manajemen nyeri. Metode penelitian menggunakan studi kasus terhadap Ny. D, pasien post SC di RSUD Kardinah Tegal. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik selama tiga hari perawatan. Diagnosa keperawatan prioritas meliputi nyeri akut, risiko infeksi, dan ansietas. Intervensi yang diberikan meliputi manajemen nyeri farmakologis dan nonfarmakologis, perawatan luka aseptik, edukasi, dan dukungan emosional. Evaluasi menunjukkan penurunan intensitas nyeri dari skala 5 menjadi 2, luka operasi bersih tanpa tanda infeksi, serta berkurangnya tingkat kecemasan pasien. Kesimpulannya, penerapan intervensi keperawatan terpadu dengan teknik relaksasi Benson efektif dalam mengurangi nyeri, mencegah infeksi, dan menurunkan ansietas pada pasien post Sectio Caesarea. Oleh karena itu, teknik relaksasi Benson disarankan sebagai bagian dari asuhan keperawatan untuk mempercepat proses pemulihan dan meningkatkan kualitas hidup pasien.References
Agustin, N., Nurcahyani, N., & Wulandari, D. (2020). Hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pasien post sectio caesarea di RS Islam Sultan Agung Semarang. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 11(2), 65–72.
Andriana, R., Fitriani, Y., & Lestari, H. (2023). Efektivitas teknik relaksasi Benson terhadap penurunan intensitas nyeri post operasi sectio caesarea. Jurnal Keperawatan Sehat, 10(1), 45–52.
Ferlikhatun, F., & Retno, D. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian sectio caesarea di Indonesia. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan, 12(1), 33–41.
Idramsyah, I., Fadillah, N., & Wahyuni, D. (2024). Efektivitas penerapan teknik aseptik terhadap pencegahan infeksi luka operasi pada pasien post sectio caesarea. Jurnal Keperawatan Medikal Bedah, 7(1), 14–21.
Kamallia, N., & Haniyah, S. (2023). Asuhan keperawatan pasien post sectio caesarea dengan penerapan teknik relaksasi Benson. Jurnal Keperawatan Harapan Bangsa, 5(2), 112–120.
Khimayasari, L., & Mualifah, S. (2023). Penerapan teknik relaksasi napas dalam terhadap penurunan nyeri pada pasien post sectio caesarea. Jurnal Keperawatan Maternitas, 9(1), 25–33.
Morita, D., Sari, A. N., & Wulandari, R. (2020). Pengaruh teknik relaksasi Benson terhadap penurunan nyeri pada pasien post operasi sectio caesarea di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi. Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan, 8(2), 101–108.
Naili, M., & Prasetyorini, R. (2023). Gambaran intensitas nyeri pada pasien post operasi sectio caesarea di ruang nifas. Jurnal Ilmu Keperawatan, 15(2), 56–63.
Oktavia, D., & Soesanto, E. (2025). Analisis data kejadian operasi sectio caesarea di Jawa Tengah tahun 2023. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 13(1), 1–8.
Rukmasari, D., Fitria, S., & Lestari, A. (2023). Faktor-faktor yang memengaruhi tingkat nyeri dan kecemasan pada ibu post operasi sectio caesarea. Jurnal Keperawatan Indonesia, 26(3), 150–160.
Safitri, N., & Andriyani, L. (2024). Pengaruh mobilisasi dini terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien post operasi sectio caesarea. Jurnal Keperawatan Medikal Bedah, 8(1), 41–48.
Salsabila, R., Nuraini, E., & Putri, D. (2024). Efektivitas mobilisasi dini terhadap kemampuan aktivitas dan nyeri pada pasien post operasi sectio caesarea. Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia, 12(1), 22–29.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Soniyati Dewi Sartika, Atun Raudotul Ma'rifah, Enike Wiwiek Widiyanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


