ANALISIS EFEKTIVITAS PROGRAM WASH (WATER, SANITATION, AND HYGIENE) TERHADAP INSIDENSI DIARE PADA ANAK BALITA DI INDONESIA : LITERATURE REVIEW 2020-2025

Authors

  • Afif Khuluqin Azhim S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga
  • Kusuma Scorpia Lestari S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.52093

Abstract

Diare masih menjadi salah satu penyebab utama angka kesakitan serta kematian pada anak balita di Indonesia. Tingginya kasus diare berkaitan erat dengan keterbatasan akses pada air bersih, kondisi sanitasi lingkungan yang tidak memadai, serta perilaku higiene yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan menelaah efektivitas program Water, Sanitation, and Hygiene (WASH) dalam menurunkan kejadian diare pada balita di Indonesia melalui kajian literatur. Metode penelitian mempergunakan pendekatan literature review deskriptif dengan menelusuri artikel pada basis data Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect selama periode 2020–2025. Dari 5.496 artikel yang ditemukan, sepuluh artikel memenuhi kriteria inklusi serta dianalisis lebih lanjut. Temuan telaah mengindikasikan bahwasanya ketersediaan air bersih, pengelolaan limbah rumah tangga, fasilitas sanitasi yang layak, serta praktik mencuci tangan dengan sabun berkorelasi signifikan dengan penurunan insiden diare. Penyebaran vektor yang terjadi karena rendahnya ketersediaan fasilitas tempat pembuangan sampah rumah tangga dan jamban dapat menyebabkan diare karena adanya patogen pada makanan, peralatan makan, dan lingkungan rumah tangga. Faktor sosial ekonomi, pengetahuan ibu, dan kondisi kepadatan lingkungan turut berperan dalam memengaruhi efektivitas intervensi. Secara keseluruhan, kombinasi antara peningkatan perilaku higiene personal dan perbaikan infrastruktur sanitasi terbukti efektif dalam mengurangi risiko penularan penyakit berbasis air. Oleh karena itu, penguatan program STBM dan edukasi kesehatan berbasis masyarakat menjadi strategi penting dalam menurunkan angka kejadian diare secara berkelanjutan.

References

Abidin, K., Ansariadi, A., & Thaha, I. L. M. (2022). Faktor Air, Sanitasi, Dan Higiene Terhadap Kejadian Diare Pada Balita Di Permukiman Kumuh Kota Makassar. Hasanuddin Journal of Public Health, 3(3), 301–311. https://doi.org/10.30597/hjph.v3i3.22002

Alimin, A., Alim, A., & Inah, N. (2022). Analytical Study of Household Environmental Sanitation and Food Sanitation With Incidence of Diarrhea. Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia, 9(2), 97–107.

Anggraini, D., & Kumala, O. (2022). Diare Pada Anak. SCIENA, 1(4), 311–319.

Ar, M. R., Wahyuningsih, N. E., & Hanani, Y. (2024). Factors Influencing the Incidence of Diarrhea in Kepulauan Seribu District , DKI Jakarta. Buletin Penelitian Kesehatan, 52(2), 91–101. https://doi.org/10.33860/bpk.v52i2.3993

Astutik, E., & Tama, T. D. (2024). SOCIOECONOMIC INEQUALITIES, WATER, SANITATION, HYGIENE AND DIARRHEAL DISEASE AMONG CHILDREN UNDER FIVE YEARS IN. Jurnal Berkala Epidemiologi, 12(2), 143–151. https://doi.org/10.20473/jbe.v12i22024.143

Dewita, M. C. N., Meldi, P. A., Ayu, S. M., Jatmika, S. E. D., & Sukarelawan, M. I. (2024). ASSOCIATIONS OF EARLY COMPLEMENTARY FEEDING , MATERNAL HYGIENE , AND HOME SANITATION WITH DIARRHEA AMONG INFANTS 0-6 MONTHS. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 15(December), 156–172. https://doi.org/10.58185/jkr.v15i2.259

Erlani, Sulasmi, Akbar, F., Mulyadi, Haderiah, & Mappau, Z. (2024). DIARRHEA PREDICTION MODEL OF CHILDREN UNDER FIVE BASED ON SANITATION MEANS. Jurnal Kesehatan Manarang, 10(December), 225–237.

Iryanto, A. A., Firmansyah, Y. W., & Zolanda, A. (2022). SPATIAL PATTERNS OF ENVIRONMENTAL SANITATION FACTORS AS DETERMINANTS OF TODDLERS ’ DIARRHEA IN PAUH DISTRICT , PADANG CITY IN 2021. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 14(2), 71–81. https://doi.org/10.20473/jkl.v14i2.2022.71-81

Iryanto, A. A., Joko, T., & Raharjo, M. (2021). Literature Review : Faktor Risiko Kejadian Diare Pada Balita Di Indonesia. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 11(1), 1–7. https://doi.org/10.47718/jkl.v10i2.1166

Khairunnisa, M., Joko, T., & Raharjo, M. (2024). Drinking Water Facilities and Hygiene Behavior on the Incidence of Diarrhea in Toddlers in North Jakarta City. Gema Lingkungan Kesehatan, 22(2), 28–34.

Maliga, I., Hasifah, H., Rafi’ah, Lestari, A., & Sholihah, N. A. (2022). Analysis of Basic Environmental Health Facilities Associated with Risk Factors of Diarrhea Among Toddlers. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(2), 274–282.

Podelwis, L. J., Mintz, E. D., Nataro, J. P., & Parashar, U. D. (2004). Acute , Infectious Diarrhea Among Children in. Seminars in Pediatric Infectious Disease. https://doi.org/10.1053/j.spid.2004.05.008

Raihan, W., & Mahmudiono, T. (2022). Relationship analysis between knowledge, facilities and behavior of household waste management and incidence of toddlers ’ diarrhea in sedah kidul village. The Indonesian Journal of Public Health, September 2020, 305–318. https://doi.org/10.20473/ijph.vl17il.2022.305-318

Rehana, A., Setiabudi, R. J., Sulistiawati, S., & Wahyunitisari, M. R. (2021). Implementation of Hygiene and Environmental Sanitation in Under Five Years Old Diarrhea Patients at Surabaya Primary Health Center. Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA), 3(1), 1–15. https://doi.org/10.36590/jika.v3i1.99

Sani, S. L., & Achadi, E. L. (2023). JURNAL BIOMETRIKA DAN KEPENDUDUKAN ( Journal of Biometrics and Population ) CHILD FEEDING PRACTICE , SANITATION HYGIENE , AND OTHER FACTORS OF DIARRHEA IN CHILDREN AGED 6-23 MONTHS IN INDONESIA : ANALYSIS OF IDHS 2017. Jurnal Biometrika Dan Kependudukan, 12(July), 74–83.

UNICEF. (2020). Air, Sanitasi dan Kebersihan (WASH). UNICEF Indonesia. https://www.unicef.org/indonesia/id/air-sanitasi-dan-kebersihan-wash

Downloads

Published

2025-12-31