PENGARUH PERSEPSI DAN PENGALAMAN EFEK SAMPING TERHADAP KEPUTUSAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.51886Keywords:
efek samping, keputusan, kontrasepsi, pengalaman, persepsiAbstract
Program Keluarga Berencana (KB) di Indonesia berperan dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak, namun tingkat putus pakai masih tinggi, salah satunya disebabkan persepsi dan pengalaman akseptor terhadap efek samping kontrasepsi. Penggunaan kontrasepsi di Indonesia masih dipengaruhi oleh persepsi dan pengalaman individu terkait efek samping, yang sering kali menentukan penerimaan maupun keberlanjutan pemakaian metode tertentu. Ketidaktepatan informasi dan pengalaman negatif dapat membentuk keputusan penggunaan kontrasepsi, sehingga penting untuk memahami faktor-faktor tersebut dalam penguatan program KB nasional.. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi dan pengalaman efek samping terhadap penggunaan kontrasepsi di Indonesia. Studi ini menggunakan pendekatan telaah literatur mengikuti pedoman Preferred Reporting Items for Systematic reviews and Meta-Analyses (PRISMA) dengan meninjau 16 artikel artikel yang dipublikasikan antara tahun 2021-2025 dari berbagai data basis elektronik. Hasil telaah menunjukkan bahwa persepsi negatif terhadap efek samping berpengaruh terhadap keputusan pasangan untuk menghentikan atau berganti metode kontrasepsi. Putus pakai kontrasepsi dapat meningkatkan risiko terjadinya kehamilan yang tidak diinginkan. Efek samping kontrasepsi baik fisik maupun psikologis menjadi alasan ketidaknyamanan akseptor KB. Kurangnya pengetahuan pasangan yang disebabkan masih lemahnya komunikasi dengan tenaga kesehatan dan banyaknya paparan informasi yang kurang akurat di media sosial meningkatkan kekhawatiran dan ketakutan pasangan menggunakan kontrasepsi. Persepsi negatif terhadap kontrasepsi yang terbentuk dari pengalaman pribadi atau orang lain serta dari informasi yang tidak akurat menjadi penghambat penggunaan KB modern. Peningkatkan pemahaman masyarakat melalui edukasi yang akurat, komunikasi interpersonal/konseling KB yang berkualitas serta pelayanan KB yang responsif terhadap efek samping menjadi intervensi kunci untuk meningkatkan keberlangsungan penggunaan kontrasepsi di Indonesia.References
Amran, Y., & Damayanti, R. (2018). Hubungan antara Motivasi Keluarga Berencana dan Persepsi terhadap Alat Kontrasepsi dengan Pola Penggantian Metode Kontrasepsi di Nusa Tenggara Barat. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 9(1), 59–67. https://doi.org/10.22435/kespro.v9i1.884.59-67
Barbara, M. A. D., & Karlina, I. (2024). Efektivitas Sosialisasi Kontrasepsi Hormonal dan Efek Sampingnya pada Wanita Usia Subur di Desa Cihanjuang. Community: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 214–218.
Bedho, M., & Owa, K. (2024). Pelatihan Kader Kesehatan dalam Pengamatan Efek Samping Penggunaan Kontrasepsi Hormonal di Wilayah Kerja Puskesmas Onekore. Journal of Public Health Concerns, 3(4), 199–206.
BKKBN, BPS, Kemenkes, & Macro International. (2017). Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia 2017. In sdki. https://doi.org/0910383107 [pii]r10.1073/pnas.0910383107
Budiharsana, M. P., & Wahyuningsih, W. (2023). Rendahnya Skor Methods Information Index (MII) dan Faktor-Faktor Terkait: Analisis Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2012 dan 2017. Jurnal Biostatistik, Kependudukan, Dan Informatika Kesehatan, 3(3). https://doi.org/10.7454/bikfokes.v3i3.1045
Budihastuti, U. R., Laqif, A., Melinawati, E., Prakosa, T., Udiyanto, H., Priyanto, H., Angelia Ratnasari, A., & Anggraeni, A. (2021). Peningkatan Pemahaman Akseptor KB terhadap Efek Samping IUD dan Implan dalam Pelayanan KB di Klinik Solo Pedulu. PLACENTUM Jurnal Ilmiah Kesehatan Dan Aplikasinya, 9(1), 2021.
Gayatri, M. (2021). The use of long-acting and permanent contraceptive methods ( LAPMs ) among women who have completed childbearing in Indonesia : does informed choice matter ? The European Journal of Contraception & Reproductive Health Care, 1–6. https://doi.org/10.1080/13625187.2021.2008347
Gayatri, M., & Irawaty, D. K. (2021). Side effects of injectable and oral contraceptive and unintended pregnancy among reproductive women in Indonesia. Jurnal Biometrika Dan Kependudukan, 10(2), 162–170. https://doi.org/10.20473/jbk.v10i2.2021.162
Hadijah, E. R., Br.Ginting, A. S., & Munawaroh, M. (2023). Hubungan Pengetahuan , Efek Samping Dan Kepercayaan Masyarakat yang Mempengaruhi Rendahnya Minat PUS terhadap Pemilihan Kontrasepsi AKDR di Desa Sangiang Tahun 2022. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(6), 1960–1972. https://doi.org/10.55681/sentri.v2i6.988
Harahap, L. J., & Harahap, L. J. (2022). Penyuluhan Peningkatan Pengetahuan PUS dalam Memilih Jenis Kontrasepsi Suntik untuk Meminimalisir Efek Samping di Desa Huta Hulbung Kecamatan Angkola Muaratais. Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA), 4(1), 98–104.
Kistiana, S., Gayatri, M., & Sari, D. P. (2020). Determinants of Modern Contraceptive Use among Young Married Women (Age 15-24) in Indonesia. Global Journal of Health Science, 12(13), 37. https://doi.org/10.5539/gjhs.v12n13p37
Kusumahati, E., & Rahayu, K. (2022). Efek Samping Kontrasepsi Suntik Berdasarkan Lama Penggunaannya Pada Masyarakat Kota Bandung. Jurnal Sosial Dan Sains, 2(9), 1027–1038. https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v2i9.486
Kusumawardani, P. A., & Machfudloh, H. (2021). Efek Samping KB Suntik Kombinasi (Spotting) dengan Kelangsungan Akseptor KB Suntik Kombinasi. JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan), 5(1), 33–37. https://doi.org/10.33006/ji-kes.v5i1.227
Marlia, S., Asmita Dahlan, & Nia Afnita Rizana. (2025). Pengambilan Keputusan Kontrasepsi Pada Ibu Menyusui : Kajian Kualitatif tentang persepsi dan pengalaman. Health Care: Jurnal Kesehatan, 14(1), 90–97. https://doi.org/10.36763/healthcare.v14i1.600
Moher, D., Liberati, A., Tetzlaff, J., Altman, D. G., & The Prisma Group. (2009). Preferred reporting items for systematic reviews and meta-analyses : The PRISMA statement. PLOS Medicine, 6(7), 1–6. https://doi.org/10.1371/journal.pmed.1000097
Qomah, I., Siswianti, A., & Tazkiah, M. (2025). Hubungan Lama Pemakaian dengan Efek Samping KB Implan Wilayah Kerja Puskesmas Wanaraya. World Health Digital Journal, 1(1), 24–31.
Rachmawati, A., & Agustin, E. R. (2022). Hubungan Antara Rasa Takut Ibu Terhadap Efek Samping Pemasangan Kontrasepsi IUD. Indonesian Journal of Midwifery Today, 2(1), 20–26.
Sab’ngatun, Hanifah, L., Atmojo, J. T., & Yulfitri, I. (2023). Analisis Lama Pemakaian dengan Efek Samping Kontrasepsi pada Akseptor Kontrasepsi Suntik 3 Bulan. Avicenna : Journal of Health Research, 6(2), 154–165.
Samosir, O. B., Kiting, A. S., & Flora, A. (2019). Determinants of Contraceptive Discontinuation in Indonesia: Further Analysis of the 2017 Demographic and Health Survey. DHS Working Paper No. 159.
Sitepu, J., & Pasaribu, A. (2022). Hubungan Efek Samping Dengan Kecemasan Akseptor KB Suntik 3 Bulan. Jambura Health and Sport Journal, 4(1), 37–43.
Sutrisminah, E., Lisani, F., & Hudaya, I. (2023). Faktor yang Memengaruhi Rendahnya Minat Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Intrauterine Device di Kampung Keluarga Berencana. Faletehan Health Journal, 10(1), 41–47. www.journal.lppm-stikesfa.ac.id/ojs/index.php/FHJ
Utomo, B., Sucahya, P. K., Romadlona, N. A., Robertson, A. S., Aryanty, R. I., & Magnani, R. J. (2021). The impact of family planning on maternal mortality in Indonesia: what future contribution can be expected? Population Health Metrics, 19(2), 1–13. https://doi.org/10.1186/s12963-020-00245-w
Yayanzi, Suprida, Anggraini, A., & Mastina. (2023). Hubungan Pengetahuan, Takut Efek Samping dan Paritas dengan Penggunaan KB Implan di Puskesmas Lubuk Batang. Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 6(2), 118–124.
Yuhemy Zurizah, Juni, & Lara Arah Dea. (2021). Penanganan Efek Samping Kontrasepsi Suntik 3 Bulan Pada Akseptor KB Suntik. Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi Mulia Palembang, 11(2), 239–252. https://doi.org/10.35325/kebidanan.v11i2.275
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Maria Gayatri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


