FORMULASI SEDIAAN LIP BALM EKSTRAK UMBI WORTEL (DAUCUS CAROTA L.) SEBAGAI PEWARNA ALAMI DAN UJI STABILITAS MENGGUNAKAN METODE CYCLING TEST
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.51850Keywords:
lip balm, umbi wortel, cycling test, stabilitasAbstract
Lip balm adalah kosmetik yang terbuat dari bahan dasar yang sama dengan lipstik, namun tidak menghasilkan warna dan tampak bening yang dioleskan pada bibir agar tidak kering dan tetap lembap. Penggunaan pewarna sintetik dalam produk kosmetik, khususnya lip balm, sering menimbulkan kekhawatiran terkait efek samping terhadap kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pewarna alami yang aman dan efektif. Umbi wortel (Daucus carota L.) mengandung β-karoten yang berpotensi sebagai pewarna alami sekaligus sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan lip balm ekstrak umbi wortel yang memiliki stabilitas yang baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode cycling test. Metode cycling test yakni metode pengujian stabilitas yang dilakukan pada suhu 4°C dan 40°C masing-masing 24 jam selama 6 siklus atau 12 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat formulasi F0, F1, F2, F3 memiliki stabilitas fisik yang baik selama uji cycling test. Keempat formulasi F0, F1, F2, F3 memberikan warna oranye yang paling disukai secara organoleptik, daya sebar, daya oles, homogenitas, dan stabilitas pH dalam rentang yang sesuai untuk lip balm (4,5–6,5). Tidak terjadi perubahan signifikan terhadap homogenitas setelah pengujian stabilitas. Berdasarkan hasil penelitian, lip balm umbi wortel dapat diformulasikan dalam bentuk sediaan lip balm sebagai pewarna alami dengan pengujian stabilitas fisik sediaan lip balm (uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, dan uji daya oles) yang telah memenuhi standar uji stabilitas fisik sediaan lip balm.References
Agustina, A. (2019) ‘Jurnal Farmasi Sains dan Praktis Penetapan Kadar Β-Karoten Pada Wortel (Daucus Carota, L) Mentah Dan Wortel Rebus Dengan Spektrofotometri Visibel Determination Of Β-Carotene Concrete On Raw Carrots (Daucus Carota, L) And Boiled Carrots With Visible Spectr’, Jfsp, V(I), pp. 2579–4558.
Alfaridz, F. and Musfiroh, I. (2020) ‘Interaksi Antara Zat Aktif dan Eksipien dalam Sediaan Farmasi’, Majalah Farmasetika, 5(1), pp. 23–31.
Ambari, Y. et al. (2020) ‘Studi Formulasi Sediaan Lip Balm Ekstrak Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) dengan Variasi Beeswax’, Journal of Islamic Pharmacy, 5(2), pp. 36–45.
Apriani Apriani (2022) ‘Edukasi Bahaya Paparan Logam Berat Pada Krim Pemutih Wajah’, Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesosi, 5(1), pp. 1–6.
Azima, Sri Wahyuningsih, Ika Lismayani Ilyas, Y.C.A. (2024) Formulasi dan Uji Aktivitas Antioksidan Sediaan Lip Balm dari Ekstrak Etanol Umbi Wortel ( Daucus carota L .) Available at: https://doi.org/10.52365/jecp.v4i2.1145.
Budiarti, N.T., Ayuningtyas, N.D. and Pitarisa, A.P. (2023) ‘Formulasi dan Evaluasi Sediaan Lip balm Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea L) dengan Variasi Beeswax’, Kunir: Jurnal Farmasi Indonesia, 1(2), pp. 1–9.
Eriawan, R. (2016) ‘Pengujian Stabilitas Sediaan Antiacne Berbahan Baku Aktif Nanopartik’, Integration of Climate Protection and Cultural Heritage: Aspects in Policy and Development Plans. Free and Hanseatic City of Hamburg, 26(4), pp. 1–37.
Ginting, N. and Pasaribu, E. (2017) ‘Pengaruh Temperatur Dalam Pembuatan Yoghurt dari Berbagai Jenis Susu Dengan Menggunakan Lactobacillus Bulgaricus danStreptococcus Thermophilus’, Jurnal Agribisnis Peternakan, 1(2), pp. 73–77.
Johannes, E., Permatasari, N. Umriani, & Tuwo, M. (2022) Metabolit Sekunder Tumbuhan dan Aplikasinbya Bagian 1. 1st ed. CV. Literasi Nusantara Abadi.
Lukman, H. and Shofia, V. (2024) ‘Antioxidant Activity Evaluation of Carrot ( Daucus carota L .) Extract- Enriched Lip Balm : A Natural Approach for Lip Protection Pendahuluan Metode’, 2(2), pp. 65–69.
Maula, R. et al. (2024) ‘Formulasi Dan Evaluasi Fisik Sediaan Lip Balm Ekstrak Daun Sungkai ( Peronema Canescens Jack ) Serta Formulasi Dan Evaluasi Fisik Sediaan Lip Balm Ekstrak Daun Sungkai ( Peronema canescens Jack ), 2(2).
Nazliniwaty, Laila, L. and Wahyuni, M. (2019) ‘Pemanfaatan Ekstrak Kulit Buah Delima (Punica granatum L.) dalam Formulasi Sediaan Lip Balm’, Jurnal Jamu Indonesia, 4(3), pp. 87–92.
Ridhani, A., Budi, S. and Hidayah, N. (2022) ‘Formulasi Dan Evaluasi Stabilitas Sediaan Lip Balm Ekstrak Buah Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa)’, Sains Medisina, 1(1), pp. 9–16.
Sholehah, Y.Y., Malahayati, S. and Hakim, A.R. (2022) ‘Formulasi dan Evaluasi Sediaan Lipbalm Ekstrak Umbi Bit Merah (Beta vulgaris L.) Sebagai Antioksidan’, Journal Pharmaceutical Care and Sciences, 3(1), pp. 14–26.
Tampubolon, A. (2023) ‘Formulasi Lip Balm Ekstrak Lidah Buaya (Aloe Vera) Dan Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus) Sebagai Pelembab Bibir’, Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia, 5(2), pp. 310–321.
Uluhidayah, F.H. and Liandhajani (2024) ‘Formulasi Sediaan Lip Balm dari Ekstrak Buah Murbei (Morus Alba L.) Sebagai Pewarna Alami’, Obat: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan, 2(5), pp. 153–179.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Eva Alfina Damayanti, Umi Narsih, Hilmia Lukman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


