ANALISIS PERILAKU REMAJA PUTRI TENTANG PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI DI SMP NEGERI 1 AMALI
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.51818Keywords:
Low back pain,Petani, Terapi kompres air hangatAbstract
Menjaga kebersihan diri adalah bagian penting dari kesehatan pribadi, terutama bagi remaja yang sedang mengalami banyak perubahan fisik maupun emosional. Pada masa ini, tubuh mulai berkembang dan membutuhkan perhatian ekstra, termasuk dalam hal kebersihan sehari-hari. Laporan WHO Regional Asia Tenggara (2021) menunjukkan bahwa dari sepuluh faktor risiko yang dapat menimbulkan penyakit atau bahkan kematian pada remaja, kesehatan reproduksi berada di peringkat kedelapan, sedangkan kebersihan serta sanitasi pribadi menempati posisi ketiga. Data ini menegaskan bahwa kesadaran tentang pentingnya menjaga kebersihan diri, khususnya saat menstruasi, masih perlu ditingkatkan. Dari kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana perilaku personal hygiene remaja putri di SMP Negeri 1 Amali selama menstruasi pada tahun 2025. Penelitian menggunakan cross-sectional design dengan pendekatan deskriptif dan melibatkan 43 siswi berusia 13–14 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja putri memiliki kebersihan genetalia dalam kategori cukup, yaitu sebanyak 29 orang (67%). Penggunaan pakaian dalam juga tergolong baik dengan jumlah yang sama, sedangkan penggunaan pembalut berada pada kategori baik pada 21 siswi (49%). Secara keseluruhan, remaja putri di sekolah tersebut sudah mulai menerapkan kebiasaan kebersihan pribadi yang cukup baik selama menstruasi, meskipun masih ada ruang untuk perbaikan.References
Angrainy, R., Nurhalimah, N., & Fitriani, D. (2021). Perilaku kebersihan menstruasi dan risiko infeksi saluran reproduksi pada remaja putri.
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) & Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Modul Kesehatan Reproduksi Remaja Luar Sekolah. UNFPA Indonesia.
Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan. (2024). Laporan tahunan kesehatan reproduksi remaja.
Efifania, M., & Payon, M. (2024). Prevalensi keputihan pada perempuan usia 15–24 tahun di Indonesia.
Erwin. (2022). Pengetahuan dan sikap remaja tentang kebersihan menstruasi.
Febrian, R., & Dewi, S. (2022). Hubungan personal hygiene dengan infeksi saluran kemih pada remaja putri.
Kementerian Kesehatan RI. (2018). Riskesdas 2018: Riset Kesehatan Dasar.
Meilan. (2019). Kebersihan diri dan dampaknya terhadap kesehatan remaja.
Permatasari, Y., Putri, A., & Rahmadani, S. (2022). Faktor-faktor yang memengaruhi kebersihan menstruasi pada remaja.
Putri Damayanti, D., & Sari, W. (2021). Pengaruh pengetahuan kebersihan menstruasi terhadap risiko infeksi.
Rahmadani, S., Putra, A., & Lestari, M. (2023). Hubungan pengetahuan dan sikap dengan kejadian leukorea pada remaja putri.
Riskesdas. (Kemenkes RI). (2018). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar.
Sulistyawati, N., Wahyudi, A., & Trimuryono, I. (2022). Metode penelitian kesehatan: Pendekatan kuantitatif dan desain deskriptif.
Susant, T., & Lutfiyati, N. (2020). Perubahan fisik dan psikologis pada masa remaja.
Susanti, D., & Lutfiyati, A. (2020). Hubungan Pengetahuan Remaja Putri Dengan Perilaku Personal Hygiene Saat Menstruasi. Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu, 11(2), 166–172.
Wardani, S., & Sundayani, F. (2021). Faktor penyebab keputihan pada perempuan di Indonesia.
Wati, R., & Kurniawati, D. (2021). Dampak praktik kebersihan menstruasi yang buruk terhadap kesehatan reproduksi.
Wijayanti, D., Purwati, A., & Retnaningsih, R. (2024). Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Ibu Hamil Tentang Pemanfaatan Buku KIA. Jurnal Asuhan Ibu Dan Anak, 9(2), 67–74.
World Health Organization. (2019). Reproductive health report in developing countries.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nur Syafika, Hasnidar Hasnidar, Hasliana Haslan, Sulfianti Sulfianti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


