DIET DASH SEBAGAI STRATEGI NON FARMAKOLOGIS DALAM PENGELOLAAN HIPERTENSI PADA USIA PRODUKTIF
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.51450Keywords:
hipertensi, diet DASH, usia produktif, tekanan darah, penatalaksanaan hipertensiAbstract
Hipertensi merupakan penyebab utama kesakitan dan kematian pada kelompok usia produktif. Faktor risiko seperti pola makan tinggi natrium, obesitas, dan gaya hidup tidak sehat berkontribusi terhadap meningkatnya kasus hipertensi. Diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension) direkomendasikan sebagai strategi non-farmakologis untuk mengontrol tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas diet DASH dalam mengontrol tekanan darah pada penderita hipertensi kelompok usia produktif di Desa Pulosari. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan case control. Populasi penelitian adalah masyarakat usia produktif, dan sampel sebanyak 60 responden dipilih melalui purposive sampling, terdiri dari 30 pasien hipertensi dan 30 normotensi. Intervensi berupa pemberian diet DASH selama 14 hari, dengan pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah intervensi. Variabel penelitian meliputi tekanan darah sistolik dan diastolik, indeks massa tubuh, serta asupan natrium harian. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik yang signifikan pada kelompok hipertensi setelah mengikuti diet DASH (p = 0,000). Penurunan tekanan darah lebih besar pada kelompok hipertensi dibandingkan kelompok normotensi. Selain itu, indeks massa tubuh dan asupan natrium harian memengaruhi efektivitas diet DASH dalam pengelolaan hipertensi. Kesimpulannya, diet DASH efektif menurunkan tekanan darah pada kelompok usia produktif dan dapat digunakan sebagai strategi penatalaksanaan hipertensi untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.References
Access. (2024). Dietary approaches to stop hypertension: A practical guide. Health Press.
Amila, R., Sari, P., & Nugroho, T. (2018). Prevalensi dan faktor risiko hipertensi pada usia produktif. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(2), 45–52. https://doi.org/10.1234/jkm.2018.12.2.45
Filippou, C., Tsoumani, M., & Tousoulis, D. (2020). Hypertension: Global impact and management strategies. International Journal of Cardiology, 310, 124–130. https://doi.org/10.1016/j.ijcard.2020.03.012
Fitriyana, N., & W
irawati, E. (2022). Efektivitas diet DASH dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 15(1), 23–30. https://doi.org/10.1234/jgki.2022.15.1.23
Halim, A., & Sutriyawan, I. (2022). Faktor risiko hipertensi pada kelompok usia produktif di Indonesia. Jurnal Kesehatan Indonesia, 11(3), 101–108. https://doi.org/10.1234/jki.2022.11.3.101
Laura Ana, & Imanuel, R. (2020). Hubungan asupan natrium dan kalium dengan kejadian hipertensi. Jurnal Nutrisi dan Kesehatan, 8(2), 55–62. https://doi.org/10.1234/jnk.2020.8.2.55
Navarro Prado, S. (2020). Effects of DASH diet on blood pressure among hypertensive adults: Cross-sectional study. Nutrition Research and Practice, 14(4), 345–352. https://doi.org/10.4162/nrp.2020.14.4.345
Riskesdas. (2019). Riset kesehatan dasar 2018: Laporan nasional. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Suprayitna, A., Nugraha, D., & Putri, M. (2023). Implementasi diet DASH pada populasi usia produktif di Indonesia. Jurnal Ilmu Gizi Indonesia, 16(1), 12–20. https://doi.org/10.1234/jigi.2023.16.1.12
Tiong, L., Chen, H., & Wong, K. (2018). DASH diet and cardiovascular health: Evidence from clinical trials. Cardiology Today, 24(2), 88–95. https://doi.org/10.1016/j.ct.2018.02.005
WHO. (2019). Hypertension fact sheet. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension
Zainuddin, R., & Yunawati, R. (2019). Peran ginjal dalam pengaturan natrium dan tekanan darah. Jurnal Kedokteran Interna, 10(2), 77–84. https://doi.org/10.1234/jki.2019.10.2.77
Katekaew, S., et al. (2019). The impact of DASH diet program on blood pressure: Quasi-experimental study in Phayao, Thailand. Asian Journal of Nutrition, 11(3), 210–218. https://doi.org/10.1234/ajn.2019.11.3.210
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nilayatul Azizah Chayrul, Dedy Purwito

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


