ANALISIS RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DENGAN METODE JOB SAFETY ANALYSIS (JSA) PADA TENAGA PERAWAT

Authors

  • Musyahidah Mustakim Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Pejuang Republik Indonesia
  • Asna Ampang Allo Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Pejuang Republik Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.51396

Keywords:

JSA, keselamatan kerja, K3RS, Manajemen risiko, Perawat

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan faktor penting dalam menjamin mutu pelayanan rumah sakit. Tenaga perawat memiliki risiko tinggi terhadap bahaya kerja seperti tertusuk jarum suntik, paparan cairan tubuh, serta kontak dengan droplet infeksius. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko keselamatan dan kesehatan kerja pada tenaga perawat di RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA) berdasarkan kerangka manajemen risiko AS/NZS 4360:2004. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data yang diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis risiko dilakukan dengan metode semi-kuantitatif W.T. Fine untuk menentukan tingkat risiko berdasarkan kemungkinan, frekuensi paparan, dan konsekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko tertinggi terdapat pada kegiatan pemeriksaan tanda vital, pemasangan infus, dan pemberian obat injeksi dengan nilai risiko 300 (prioritas 1). Risiko dominan adalah tertusuk jarum, kontak cairan tubuh, dan paparan droplet. Faktor penyebab utama meliputi ketidakpatuhan terhadap SOP, keterbatasan APD, serta beban kerja tinggi. Diperlukan peningkatan pelatihan K3, pengawasan rutin, serta penguatan peran K3RS dalam monitoring risiko kerja. Kata kunci: JSA, Keselamatan kerja, K3RS, Manajemen risiko, Perawat

References

BPJS Ketenagakerjaan. (2022). Laporan Statistik Kecelakaan Kerja di Indonesia Tahun 2021–2022. Jakarta: BPJS.

Budiono, A., & Lestari, D. (2021). Analisis risiko kecelakaan kerja pada tenaga kesehatan di rumah sakit umum daerah. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 15(1), 13–24.

Fauziah, S., & Ramdan, I. M. (2023). Evaluasi penerapan keselamatan dan kesehatan kerja rumah sakit di era pandemi COVID-19. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 22(2), 87–96.

ILO. (2023). World Employment and Social Outlook: Trends 2023 – Safe and Healthy Working Environments. Geneva: ILO.

Kemenkes RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Lestari, D., Putri, A., & Widodo, R. (2022). Identifikasi potensi bahaya K3 pada perawat ICU dan ICCU. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 14(3), 155–164.

Nuraini, S., & Rahayu, P. (2023). Implementasi budaya keselamatan pasien dan tenaga kesehatan di rumah sakit. Jurnal Kesehatan Indonesia, 19(3), 233–243.

Puspitasari, H., & Mulyana, D. (2019). Analisis risiko kerja tenaga perawat berdasarkan metode JSA di rumah sakit swasta. Jurnal K3 dan Ergonomi Indonesia, 3(1), 45–54.

Ramli, S. (2020). Sistem Manajemen K3: Panduan Implementasi ISO 45001 di Tempat Kerja. Jakarta: Dian Rakyat.

Sarastuti, E. (2020). Strategi pengendalian risiko K3 di rumah sakit selama pandemi. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 8(1), 55–64.

Sandeep, K., Mehta, A., & Nirmala, R. (2020). Occupational hazards among nurses: Lessons from COVID-19 pandemic. International Journal of Nursing Studies Advances, 2(1), 100–112.

Setiawan, Y., & Rahmatullah, F. (2021). Hubungan beban kerja dan kepatuhan terhadap SOP K3 perawat di IGD. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 13(2), 121–130.

Tayyari, F., & Smith, J. L. (2019). Occupational Ergonomics: Principles and Applications (2nd ed.). New York: Springer.

Vincent, C., Amalberti, R., & Franklin, B. D. (2018). Safety in healthcare: Learning from the past, building for the future. BMJ Quality & Safety, 27(7), 521–526.

WHO. (2021). Occupational Health and Safety in Health Care: A Practical Manual for Frontline Workers. Geneva: WHO.

Downloads

Published

2025-12-30