HUBUNGAN PENDAMPINGAN ORANG TUA DALAM PENGGUNAAN GADGET DENGAN INTERAKSI SOSIAL PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK DESA SEMBAYAT GRESIK
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.51386Keywords:
anak prasekolah, gadget, interaksi sosial, pendampingan orang tuaAbstract
Kemajuan teknologi di masa sekarang ini sangatlah berkembang dengan pesat. Gadget merupakan salah satu bentuk nyata dari berkembangnya Ipteks pada zaman sekarang. Tentunya dengan berkembangnya Ipteks, hal ini sangat mempengaruhi pola kehidupan anak usia prasekolah baik dari segi pola pikir maupun perilaku, hal tersebut tentunya akan berdampak pada interaksi sosial anak. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pendampingan orang tua dalam penggunaan gadget dengan interaksi sosial pada anak usia prasekolah di TK Desa Sembayat Gresik. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian cross sectional. Metode penelitian ini menggunakan metode simple random sampling dengan populasi 119 orang dan sampel 92 orang, dimana variabel independen pendampingan orang tua dalam penggunaan gadget dan variabel dependen interaksi sosial pada anak usia prasekolah menggunakan lembar kuesioner. Analisis data dilakukan dengan uji statistic Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendampingan orang tua dengan kategori baik 83,7% dan interaksi sosial dengan kategori baik 69,6%. Berdasarkan uji Spearman Rank didapatkan nilai p-value = 0,000 < α (0,05) yang artinya ada hubungan yang kuat antara pendampingan orang tua dalam penggunaan gadget dengan interaksi sosial pada anak usia prasekolah di TK Desa Sembayat Gresik. Terdapat hubungan antara pendampingan orang tua dalam penggunaan gadget dengan interaksi sosial pada anak usia prasekolah di Tk Desa Sembayat Gresik. Diharapkan bagi orang tua untuk menambah informasi khususnya tentang pentingnya pola pendampingan, penggunaan gadget dan interaksi sosial bagi anak usia prasekolah.References
Al-Ayouby, M. H. (2017). Dampak Penggunaan Gadget Pada Anak Usia Dini (Studi Di PAUD dan TK Handayani Bandar Lampung. 1-79. 11(1), 92–105.
Andriani, A., Saputri, D. A., Hopipah, R., & Dewi, T. P. (2024). Pemanfaatan Gadget sebagai Teknologi Digital sebagai Strategi dalam Meningkatkan Potensi Berbahasa Anak Usia Dini. Journal On Teacher Education, 5(3), 215–222. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jote/article/view/23657/18832
Asiah, N., Sofia, A., & Sugiana. (2019). Hubungan Penggunaan Gadget terhadap Interaksi Sosial Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal Pendidikan Anak, 5(2), 1–10. http://jurnal.fkip.unila.ac.id/index.php/PAUD/article/view/18975
Dwi Febriati, L., & Fauziah, A. (2019). Intensitas Penggunaan Gadget Pada Anak Usia Pra Sekolah. Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu, 1(2), 488–497. http://prosiding.respati.ac.id/index.php/PSN/article/view/242
Fajriana. (2017). Tingkat Kecanduan Gadget di Usia Dini semakin mengkhawatirkan. In CNN Indonesia. http://www.cnnindonesia.com
Farizal, binti ekry. (2018). Hubungan Pengetahuan Orang Tua Tentang Penggunaan Gadget Pada Anak Usia 2-5 Tahun Terhadap Dampak Penggunaan Gadget Di Wilayah Kerja Puskesmas Berseri Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan Tahun 2018. Menara Ilmu, 12(9), 140–147. file:///C:/Users/sarip/Downloads/1377-3242-1-SM (1).pdf
Ghosh, S., & Steinberg, H. (2022). Parents’ attitudes and unequal opportunities in early childhood development: Evidence from Eastern India. Journal of Early Childhood Research, 20(3), 413–430. https://doi.org/10.1177/1476718X221077170
Helmerhorst, K. O. W., Lucassen, N., van der Storm, L., & Keizer, R. (2022). Sharing in child caring: Does equal parenting involvement moderate the relationship between fathers’ and mothers’ sensitivity and toddlers’ receptive language ability ? Early Childhood Research Quarterly, 59, 12–20. https://doi.org/10.1016/j.ecresq.2021.10.001
Iskandar, B., Syaodih, E., & Mariyana, R. (2022). Pendampingan Orang Tua Terhadap Anak Usia Dini dalam Menggunakan Media Digital. Jurnal Basicedu, 6(3), 4192–4201. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2781
Kementerian Kesehatan RI. (2018). Riskendas 2018. Laporan Nasional Riskesndas 2018, 44(8), 181–222. http://www.yankes.kemkes.go.id/assets/downloads/PMK No. 57 Tahun 2013 tentang PTRM.pdf
Munisa. (2020). Pengaruh Penggunaan Gadget Terhadap Interaksi Sosial Anak. Jurnal Ilmiah Abdi Ilmu, 13(1), 102–114. https://jurnal.pancabudi.ac.id/index.php/abdiilmu/article/view/896
Nasution, T., Islam, U., & Sumatera, N. (2022). Pengaruh Penggunaan Gadget Terhadap Kemampuan. 4307(3), 588–594.
Novitasari, W., & Khotimah, N. (2016). Dampak penggunaan gadget terhadap interaksi sosial anak usia 5-6 tahun. Jurnal PAUD Teratai, 5(3), 182-186. Integration of Climate Protection and Cultural Heritage: Aspects in Policy and Development Plans. Free and Hanseatic City of Hamburg, 26(4), 1–37.
Nurhayati, S., Pratama, M. M., & Wahyuni, I. W. (2020). Perkembangan Interaksi Sosial Dalam Meningkatkan Kemampuan Sosial Emosional Melalui Permainan Congklak Pada Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal Buah Hati, 7(2), 125–137. https://doi.org/10.46244/buahhati.v7i2.1146
Oktaviana, A. (2021). Dampak Penggunaan Gadget terhadap Interaksi Sosial Anak Usia Dini Perspektif Hadis. Kindergarten: Journal of Islamic Early Childhood Education, 4(2), 145–153. https://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/KINDERGARTEN/article/view/12544
Pebriana, P. H. (2017). Analisis Penggunaan Gadget terhadap Kemampuan Interaksi Sosial pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 1. https://doi.org/10.31004/obsesi.v1i1.26
Rahayu Ningsih, V., Sri Rahyuni, V., Daeng, I. T. M., Mewengkang, N. ., Kalesaran, E. R., & Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. (2022). Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. In Acta Diurna (Vol. 6, Issue 1, pp. 1–15). https://www.apjii.or.id/
Rismala, Y., Aguswan, Priyantoro, D. E., & Suryadi. (2021). Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia Dini. El-Athfal : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak, 1(01), 46–55. https://doi.org/10.56872/elathfal.v1i01.273
Setya Rohmah, A. H., Setiyani, A., Eka Kusuma Wardani, N., & Sukesi. (2024). Hubungan Penggunaan Gadget Dengan Interaksi Sosial Anak Usia 4-6 Tahun Di KB TKIT Al Hikmah Surabaya. Gema Bidan Indonesia, 13(1), 25–33. https://doi.org/10.36568/gebindo.v13i1.204
The Asian Parent Insight. (2014). Mobile Device Usage Among Young Kids: A Southeast Asia Study. Asianparent Insights Mobile, November, 1–61. https://s3-ap-southeast-1.amazonaws.com/tap-sg-media/theAsianparent+Insights+Device+Usage+A+Southeast+Asia+Study+November+2014.pdf
Ulfasari, N., & Fauziah, P. Y. (2021). Pendampingan Orang Tua pada Pendidikan Anak di Masa Pandemi Covid-19 Berdasarkan Profesi Orang Tua. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 935–944. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i2.1119
Viandari, K. D., & Susilawati, K. P. A. (2019). Peran pola asuh orangtua dan penggunaan gadget terhadap interaksi sosial anak prasekolah. Jurnal Psikologi Udayana, 6(01), 76. https://doi.org/10.24843/jpu.2019.v06.i01.p08
Yandi, H., Siregar, A. O., Islam, U., & Sumatera, N. (2021). Pengaruh Penggunaan Gadget Terhadap. 1(2), 269–281.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Uswatun Chasanah, Diah Fauzia Zuhroh, Evi Suminar, Ernawati Ernawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


