PENGARUH SENAM TAI CHI TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.51349Keywords:
Lansia, Senam Tai Chi, Tekanan DarahAbstract
Lansia adalah seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun ke atas. Hipertensi merupakan keadaan peningkatan tekanan darah diatas batas normal dimana tekanan sistol lebih dari 140 mmHg dan tekanan diastol lebih dari 90 mmHg. Penatalaksanaan non farmakologi yang dapat dilakukan untuk menurunkan risiko hipertensi yaitu Senam Tai Chi. Senam Tai Chi ini menggunakan gerakan yang lambat, penggunaan nafas dalam, dan pemusatan pikiran dengan meditasi dan sangat efektif untuk menurunkan tekanan darah, sehingga senam ini sangat tepat disarankan kepada lansia dengan hipertensi karena mudah dilakukan dan tidak berat. Penelitian untuk menganalisis pengaruh sebelum dan sesudah di berikan senam Tai Chi terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi di Gereja ASI GKE Rajawali. Desain penelitian yang di gunakan adalah pre eksperiment dengan jenis one group pretest and posttest design. Populasi penelitian ini berjumlah 54 orang lansia dan teknik sampling yang di gunakan adalah Total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 33 orang lansia yang Hipertensi. Hasil sebelum dilakukan senam Tai Ch yang dominan adalah Pra Hipertensi dengan 13 responden. Hasil sesudah dilakukan senam Tai Chi yaitu Pra Hipertensi sebanyak 20 responden. Nilai signifikansi pengaruh sebesar 0,01. Hasil nilai Z hitung pengaruh sebesar -5.018. Apabila dikaji berdasarkan kriteria penilaian tersebut ternyata lebih kecil daripada nilai alpha yang ditetapkan sebesar 0,05. Semakin sering dilakukan senam Tai Chi maka semakin besar pengaruhnya terhadap penurunan tekanan darah. Hal ini menunjukkan bahwa senam Tai chi sebagai bentuk aktivitas fisik ringan namun teratur mampu membantu mengontrol tekanan darah lansia secara non-farmakologis.References
Akbar, M., Sari, D. N., & Wulandari, T. (2021). Dampak proses penuaan pada lansia: Kajian aspek biologis, ekonomi, dan sosial. Jakarta: Pustaka Medis.
Anggraini, N., & Yuniartika, D. (2023). Penuaan dan implikasinya terhadap kesehatan lansia. Surabaya: Lintas Ilmu.
Arba, R., Dewi, S., & Maulida, F. (2021). Pengaruh Senam Tai Chi terhadap Kesehatan Lansia. Jurnal Keperawatan, 12(2), 145–152.
Berampu, F. M., & Sembiring, D. (2022). Efektivitas senam terhadap kestabilan tekanan darah pada lansia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(3), 198–204.
Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah. (2023). Laporan 10 Penyakit Terbanyak Tahun 2023. Palangka Raya: Dinkesprov Kalteng.
Emilyani, D., Susanti, A., & Rahmawati, R. (2018). Senam Tai Chi sebagai upaya non farmakologi menurunkan hipertensi. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 10(1), 55–61.
Emilyani, D. (2023). Terapi Komplementer dan Alternatif untuk Hipertensi. Bandung: Nuansa Medika.
Emilyani, F., Indrawati, L., & Pratiwi, N. L. (2018). Manfaat Senam Tai Chi dalam Menurunkan Tekanan Darah pada Lansia. Jurnal Keperawatan Jiwa, 6(1), 77–83.
Herleeyana, M. (2017). Penatalaksanaan non farmakologi hipertensi. Jakarta: Mitra Medika.
Ivan Kresnayana, I., Puspitasari, M., & Harahap, N. (2020). Efektivitas Tai Chi terhadap Tekanan Darah pada Lansia. Jurnal Kesehatan Global, 3(2), 145–152.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. Jakarta: Kemenkes RI.
Koerniawan, F., Lestari, A., & Yuliana, R. (2021). Pengaruh senam Tai Chi terhadap sistem saraf otonom dan tekanan darah. Jurnal Fisioterapi Indonesia, 9(2), 90–97.
Lee, M. S., Pittler, M. H., & Ernst, E. (2020). Tai Chi for hypertension: A systematic review of randomized clinical trials. Journal of Hypertension Research, 9(1), 20–28.
Nora, R., Sari, N. P., & Yuliana, Y. (2023). Hipertensi pada Lansia: Kajian Patofisiologi dan Penanganan. Jurnal Keperawatan Lansia, 5(2), 90–98.
Nurkholifah, S., Amalia, D., & Lestari, H. (2024). Hipertensi sebagai The Silent Killer pada Lansia. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 7(1), 101–108.
Pokhrel, R. (2024). Dietary patterns and lifestyle as predictors of hypertension: A review. Asian Journal of Health Sciences, 18(1), 34–42.
Riskesdas. (2022). Laporan Nasional Riskesdas 2022. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI.
Riyada, A., Fadilah, R., & Wulandari, R. (2024). Faktor Risiko Hipertensi pada Lansia: Faktor yang Dapat dan Tidak Dapat Diubah. Jurnal Geriatri Indonesia, 8(2), 120–128.
Salini, H. (2023). Qigong dan Variasi Gerakan dalam Tai Chi: Konsep Tradisional dan Manfaat Medis. Jurnal Pengobatan Alternatif, 6(1), 34–42.
Supriadi, A. (2022). Proses Penuaan dan Tantangan Kesehatan Lansia. Bandung: Alfabeta.
Supriani, R. (2017). Senam Tai Chi sebagai terapi komplementer untuk hipertensi. Jurnal Keperawatan Medis, 6(2), 112–119.
Wang, C., Collet, J. P., & Lau, J. (2022). The Effect of Tai Chi on Blood Pressure: A Meta-Analysis of Randomized Controlled Trials. Preventive Medicine, 55(2), 89–95.
Wati, N. S., Prasetya, H., & Marlina, E. (2023). Prevalensi Hipertensi dan Faktor Penyebab pada Lansia. Jurnal Kesehatan Komunitas, 12(3), 144–151.
Wahyuni, S., Fitriani, D., & Lestari, S. (2023). Manajemen Hipertensi: Pendekatan Farmakologi dan Nonfarmakologi. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Wang, X., Li, J., Zhang, H., & Zhou, Y. (2022). The effectiveness of Tai Chi on blood pressure: A meta-analysis. Journal of Geriatric Cardiology, 19(4), 200–208.
World Health Organization. (2023). Hypertension: Key facts. Retrieved from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension
Yuniartika, D., Pratiwi, I. D., & Astuti, S. (2023). Faktor risiko hipertensi pada lansia di wilayah urban. Jurnal Kesehatan
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Meilitha Carolina, Nia Pristina, Andika Pratama Alvaro

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


