HUBUNGAN ANTARA STRES DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA PESERTA DIDIK PUTRI DI SMA NEGERI 9 MANADO
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.51276Keywords:
kesehatan mental, kesehatan reproduksi, siklus menstruasi, stresAbstract
Masalah siklus menstruasi dapat berdampak pada kesehatan mental dan kualitas hidup, dimana seseorang yang merasa stres cenderung memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur, sehingga dapat memengaruhi kesehatan secara umum. Stres yang dirasakan oleh peserta didik dapat menyebabkan pola makan berubah serta mengubah siklus menstruasi pada perempuan. Siklus menstruasi adalah serangkaian perubahan hormon dan fisik yang terjadi secara berkala pada perempuan. Siklus menstruasi biasanya berlangsung selama 21 sampai 35 hari, dengan masa menstruasi berlangsung 2 hingga 8 hari. Ketidakteraturan siklus menstruasi dapat menyebabkan anemia dan masalah kesuburan. Maka dari itu, penting untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi siklus menstruasi, termasuk peran stres terkait menstruasi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara stres dengan siklus menstruasi pada peserta didik putri di SMA Negeri 9 Manado. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel terdiri dari 100 peserta didik putri kelas XI yang ditentukan melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengukur kedua variabel adalah Self Reporting Questionnaire (SRQ-20) dan kuesioner dengan pertanyaan terbuka tentang menstruasi dalam bentuk google form. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden mengalami gejala stres yaitu sekitar 78% dan siklus menstruasi tidak teratur sebanyak 30%. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai P value=0,001 (<0,05). Kesimpulan penelitian ini yaitu menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara stres dan siklus menstruasi pada peserta didik putri di SMA Negeri 9 Manado.References
Bull, J. R., Rowland, S. P., Scherwitzl, I., Shilaih, M., Mitchell, A. L., Cooper, K. N., & Ellis, J. E. (2019). Real-World Menstrual Cycle Characteristics of More Than 600,000 Menstrual Cycles. Npj Digital Medicine, 2(1), pp. 83. https://doi.org/10.1038/s41746-019-0152-7.
Darmawati, & Devi, N. (2020) Hubungan Tingkat Stres Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Di Institut Teknologi Dan Kesehatan Bali. Skripsi. Institut Teknologi dan Kesehatan Bali Denpasar.
Fadilah, R. T, Usman, A. M, Widowati, R. (2022) ‘Hubungan Tingkat Stres dengan Siklus Menstruasi pada Siswi Kelas X di SMA 12 Kota Depok’, Kendedes Midwifery Journal, 1(3), pp. 8-14.
Fitriyani, L, & Aniroh, U. (2023) Hubungan Tingkat Stres dengan Siklus Menstruasi pada Mahasiswi Tingkat Akhir Fik Unissula. Skripsi. Universitas Islam Sultan Agung.
Hawari. D. (2016) Manajemen Stress, Cemas dan Depresi. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Kartikawati, S, and Sari, A. (2016) Hubungan Tingkat Stres dengan Siklus Menstruasi Pada Mahasiswa Kebidanan Tingkat III di Stikes Bhakti Kencana Bandung. Jurnal dinamika kesehatan, 8 (1), pp. 57.
Kemenkes BKPK (2023) Survei Kesehatan Indonesia SKI tahun 2023 Dalam Angka. Jakarta.
Kemenkes RI (2019). Profil kesehatan Indonesia (2019) Jakarta: Pusat data dan informasi (PUSDATIN).
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2024) SMAN 9 MANADO. Data Pendidikan Kemendikbudristek. https://data-sekolah.zekolah.id/sekolah/sman-9-manado-218853.
Mangindaan, K., Rahman, A., and Hilman, A. (2024) Gambaran Literasi Kesehatan Mental Pada Peserta Didik SMA Negeri 9 Manado. JURNAL BIOS LOGOS. 14.9-16.10.35799/jbl.v14i1.53720.
Nurfebrianna, N., Asep, D., and Syahrias, L. (2019) Stress Levels with The Menstrual Cycle Of Advertising Class X in SMK Negeri Batam. Zona keperawatan: program studi keperawatan universitas batam, 9(2), pp. 74-83.
Riskesdas (2019) Laporan Provinsi Sulawesi Utara Riskesdas 2018. Jakarta: Lembaga penerbit Badan Penelitian Pengembangan Kesehatan.
Ross, S. E., Nielbing, B. C., and Heckert, T. M. (1999) Sources of stress among college students. College student journal, 33, pp. 3-12. https://www.findarticles.com.
Rosyida, D. (2019) Buku Ajar Kesehatan Reproduksi Remaja dan Wanita. Jakarta: Pustaka Baru.
Sajalia, H., and Supini, R., Arlina (2022), Pengaruh Tingkat Stress Terhadap Siklus Menstruasi Pada Mahasiswi D III Kebidanan Stikes Hamzar Lombok Timur. Journal of Pharmaceutical and Health Research 3(3), pp. 21. https://doi.org/10.47065/jharma.v3i3.3043.
Sibagariang, E. (2021) Kesehatan reproduksi wanita edisi revisi 2021. Jakarta: Trans info media
UNICEF (2022) Apa itu stres? https://www.unicef.org/indonesia/id/kesehatan-mental/artikel/stres.
Villasari, A. (2021) Fisiologi Menstruasi. Strada Press.
Wahyuningsih, E. (2018) Tingkat Stres dengan Siklus Menstruasi (Studi di SMA Bakti Indonesia Medika Jombang). Skripsi. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Medika Jombang.
WHO (2023) Stress. https://www.who.int/news-room/question-and-answers/item/stress.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Veronika Laurensi Hamonsina, Hilman Adam, Irny Evita Maino

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


