TINJAUAN ASPEK ERGONOMI TATA RUANG PENYIMPANAN BERKAS REKAM MEDIS DI RSUD PETALA BUMI TAHUN 2025

Authors

  • Nur'aina Basir Program Studi DIII Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, Universitas Hang Tuah Pekanbaru
  • Imelia Putri Program Studi DIII Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, Universitas Hang Tuah Pekanbaru

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.51267

Keywords:

Ergonomi, Ruangan, Dokumen Rekam Medis

Abstract

Tata ruang merupakan unsur penting di area kerja yang berpengaruh terhadap kinerja petugas, baik secara langsung maupun tidak langsung.  Survei dan wawancara pada Maret 2025 menunjukkan adanya permasalahan terkait penerapan aspek Ergonomi pada ruang penyimpanan rekam medis di RSUD Petala Bumi. Hasil pengamatan menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara kondisi ruang penyimpanan dengan standar ergonomi, seperti luas ruangan yang tidak mencukupi, pencahayaan kurang optimal, suhu ruang tidak sesuai standar, serta jarak antar rak yang terlalu berdekatan. Penelitian ini bertujuan menilai penerapan aspek ergonomi pada ruang penyimpanan rekam medis di RSUD Petala Bumi tahun 2025. Penelitian dilakukan pada Juli 2025 menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan pengukuran. Hasil penelitian menunjukkan tata ruang penyimpanan rekam medis di RSUD Petala Bumi belum memenuhi kriteria ruang ergonomis dan standar yang ditetapkan. Kondisi aktual dari hasil pengukuran menyatakan luas ruangan pertama 45 m² dan ruangan kedua 12 m², pencahayaan 81 lux di ruangan pertama dan 47 lux di ruangan kedua, suhu pada ruangan pertama 28,6°C dan 27,7°C pada ruangan kedua, serta jarak antar rak 82 cm yang menghambat aktivitas petugas dalam pengambilan maupun penyimpanan berkas. Kesimpulannya, aspek ergonomi pada ruang penyimpanan berkas rekam medis belum sesuai standar. Diperlukan upaya penataan ulang ruang berdasarkan aspek luas, pencahayaan, suhu, dan jarak antar rak agar sesuai prinsip ergonomi dan standarnya untuk mendukung efektivitas dan kenyamanan kerja serta meningkatkan produktivitas kerja petugas.

References

Agustina, N. laras. (2019). Dasar Dasar Pengetahuan Ergonomi. In Media Nusa Creative.

Aulia, A.-Z. R., & Sari, I. (2023). Analisis Rekam Medis Elektronik Dalam Menunjang Efektivitas Kerja Di Unit Rekam Medis Di Rumah Sakit Hermina Pasteur. INFOKES (Informasi Kesehatan), 7(1), 21–31. https://doi.org/10.56689/infokes.v7i1.1028

Hendrati, A., Monica, R. D., & Pujilestari, I. (2020). Tinjauan Tata Ruang Ergonomi Pelayanan Rawat Jalan Berdasarkan Konsep Ergonomi Guna Menunjang Efektivitas Kerja di Puskesmas Pasirlangu. Jurnal TEDC, 14(3), 7–11. http://ejournal.poltektedc.ac.id/index.php/tedc/article/view/621

Ministry of Health of the Republic of Indonesia. (2006). Pedoman Penyelenggaraan dan Prosedur Rekam Medis Rumah Sakit di Indonesia. Deirektorat Jendral Bina Pelayanan Medik.

Nurjanah, A., & Trisna, W. V. (2025). Tinjauan Aspek Keamanan dan Kerahasiaan Rekam Medis di Ruang Penyimpanan Rumah Sakit Bina Kasih Pekanbaru Tahun 2024. Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM), 12(2), 102–108. https://doi.org/10.47007/inohim.v12i2.639

Permenkes No. 24. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan RI No 24 tahun 2022 tentang Rekam Medis. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022, 151(2), 1–19.

President of the Republic of Indonesia. (2009). UU RI No 36 Tentang Kesehatan. In UU RI No 36 2009.

Pujilestari, A. (2016). Pelaksanaan Penyimpanan Berkas Rekam Medis Berdasarkan Unsur Manajemen 5M Di Rskia Permata Bunda Yogyakarta. Publikasi Ilmiah, 1–18.

Rakhmawati, F., & Rustiyanto, E. (2016). Analisis Kebutuhan Petugas Rekam Medis Berdasarkan Beban Kerja di Instalasi Rekam Medis RS Aisyiah Muntilan. Jurnal Kesehatan Vokasional. https://doi.org/10.22146/jkesvo.27446

Riyanto, B., Pujihastuti, A., Medis, R. R.-R., & 2014, U. (2012). Tinjauan Pelaksanaan Penyimpanan Dan Pengambilan Dokumen Rekam Medis Di Bagian Filing Rsud Kabupaten Karanganyar. Ejurnal.Stikesmhk.Ac.Id.

Sam, R., Tondano, R., Watung, L., Posangi, J., Panelewen, J., Kedokteran, F., & Sam, U. (2013). PENDAHULUAN Rekam medis menurut Permenkes no . 269 / MENKES / PER / III / 2008 merupakan berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien , kelengkapan ( assembling ), pengkodean penyakit dan tindakan medis ( coding ), serta tabulasi ( i. 15–35.

Undang-undang Nomor 17. (2023). Undang-undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

Widayanti, E., Septiana, D. H., Irmaningsih, M., Putri, V. A., & Budi, S. C. (2023). Kesiapan Puskesmas Samigaluh I Dalam Peralihan Rekam Medis Konvensional Ke Rekam Medis Elektronik. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI), 11(2), 102–107. https://doi.org/10.33560/jmiki.v11i2.555

Widiyantoro, H., Muladi, E., & Vidiyanti, C. (2017). Analisis Pencahayaan terhadap Kenyamanan Visual pada Pengguna Kantor. VITRUVIAN: Jurnal Arsitektur, Bangunan, & Lingkungan, 6(2), 65–70.

Downloads

Published

2025-12-30