HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DENGAN KEJADIAN DIARE PADA ANAK SEKOLAH
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.51225Keywords:
action, Attitude, Clean and healthy living behavior, Diarrhea, Knowlaedge.Abstract
Diare tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia, termasuk di kalangan anak usia sekolah. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) terutama mencakup kebiasaan cuci tangan pakai sabun, penggunaan air bersih, sanitasi jamban dan buang sampah yang baik telah diidentifikasi sebagai faktor kunci penurunan risiko diare dan mempunyai hubungan signifikan antara praktik cuci tangan dan penurunan kejadian diare hingga 40 % pada anak usia sekolah dan balita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan PHBS dengan kejadian diare pada siswa/i kelas III-VI di SD Negeri 1 Lamappoloware pada tahun 2025. Metode penelitian yang dipakai yakni penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa/i kelas III-VI di SD Negeri 1 Lamappoloware Kabupaten Soppeng dengan jumlah sampel 189 siswa/i. Variabel independent dalam penelitian ini adalah pengetahuan, sikap, serta tindakan pada PHBS, variabel dependen penelitian ini adalah peristiwa diare terhadap siswa/i. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan (p=0,001), sikap (p=0.001) dan tindakan (p=0,001) terhadap PHBS dengan kejadian diare. Disarankan kepada nelayan untuk bisa lebih memperhatikan waktu istirahat dan mengurangi konsumsi rokok serta rutin untuk melakukan olahraga untuk menjaga kesehatan. Disarankan agar sekolah, orang tua, dan tenaga kesehatan bekerja sama dalam membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk menurunkan kejadian diare pada anak sekolah dasar.References
Al Maidah, R., Rammang, S., & Suryawanto, N. (2025). Hubungan perilaku hidup bersih dan sehat dengan kejadian diare pada anak di SDN Inti No. 2 Pewunu Kecamatan Dolo Barat. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(1).
Asry, R., Ruwiah, R., & Akifah, A. (2024). Hubungan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan kejadian diare pada anak sekolah dasar. Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan, 5(1).
BatukarInfo. (2023, December 19). Fakta sanitasi di Sulawesi Selatan: Hanya 12,92 persen terkategori aman. SuaraSulsel.id.
Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. (2024, March 1). Dinkes Sulsel catat 6.650 kasus diare dalam dua bulan pertama 2024, imbau masyarakat perhatikan pola hidup sehat. Lintasterkini.com.
Efendi, S., Palyukan, S. S., Pashar, I., & Putri, N. A. (2023). Analisis gambaran pengetahuan dan sikap perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta kaitannya dengan kejadian diare pada anak usia sekolah dasar di Kabupaten Jeneponto. Nursing Update: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan, 14(4). https://stikes-nhm.e-journal.id/NU/article/view/1634
Firenza, D., Mardiati, M., & Syafridah, A. (2022). Hubungan pengetahuan ibu dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan kejadian diare pada balita di Desa Pusong, Lhokseumawe. Galenical: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh, 1(3). https://doi.org/10.29103/jkkmm.v1i3.8255
Hardianti, A., Ulfiana, A., & Diya, U. (2025). Tren penyakit tertinggi berdasarkan laporan surveilans terpadu 2021–2023 di Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Promotif Preventif, 8(2).
Hendarto, R. A., & Atzmardina, Z. (2023). Pengetahuan, sikap, dan tindakan PHBS dengan kejadian diare pada siswa/i SDN Duren Tiga 14. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(2), 1082–1089. https://doi.org/10.31004/jkt.v4i2.15336
Ilmu, S. A. M. A., Rammang, S., & Suryawanto, N. (2025). Hubungan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan kejadian diare pada anak di SDN Inti No. 2 Pewunu Kecamatan Dolo Barat. Jurnal Pendidikan Tambusai (JPTAM), 6(2), 122–129. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/24936
Maylani, M., Ayu, S., Nur Azizah, N., Cahyani, D., Putri Sulistia, P., Nur Ashifa, N., & Mufariha, M. (2025). Literature review: Hubungan perilaku hidup bersih dan sehat dengan kejadian diare pada anak usia sekolah. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(2).
Nindi, C., Utami, A., & Tobing, Y. (2022). Hubungan tingkat pengetahuan dan sikap tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan kejadian diare pada anak usia sekolah. Hang Tuah Nursing Journal, 2(3).
Pangemanan, K. I. S., Tumurang, M. N., & Engkeng, S. (2021). Hubungan antara pengetahuan, sikap, kejadian diare dengan perilaku hidup bersih dan sehat pada peserta didik SD Negeri 2 Kota Tomohon. KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi, 10(3). https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/kesmas/article/view/33661
Rahman, A., Aldoran, J., & Fitria, C. (2025). Implementasi perilaku hidup bersih dan sehat dengan kejadian diare pada anak di SD Ar-Rahman Medan. Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda, 11(1).
Siregar, H. D., & Nofianto, R. (2023). Hubungan PHBS dengan kejadian diare pada siswa sekolah dasar SDS Al-Ikhlas Medan. Humantech: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 3(2), 3012–3020. https://journal.ikopin.ac.id/index.php/humantech/article/view/3059
Suarni, S., Irma, I., & Ilham, I. (2023). Hubungan pengetahuan dengan tindakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) siswa/siswi SD Ar Rahman Medan Helvetia. Excellent Midwifery Journal, 2(2).
Waromi, M. V., Londok, L. J., & Kalonio, M. D. (2019). Perilaku hidup bersih dan sehat dan diare akut di SMP Plus Pesantren Baiturrahman Bandung. ResearchGate. https://www.researchgate.net/publication/335918498_Perilaku_Hidup_Bersih_dan_Sehat_dan_Diare_Akut_di_SMP_Plus_Pesantren_Baiturrahman_Bandung
World Health Organization, & United Nations Children’s Fund. (2022). Progress on drinking water, sanitation and hygiene in schools: 2000–2021 data update. WHO/UNICEF Joint Monitoring Programme.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sri Rezkiani kas, Yermi Yermi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


