HUBUNGAN ANTARA MUSIK DALAM ALBUM 'LOVE YOURSELF: ANSWER' SEBAGAI MEDIA REFLEKSI DIRI DENGAN SELF-ACCEPTANCE PADA KOMUNITAS ARMY DI BALI
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.51113Keywords:
BTS, love yourself, answer, musik, refleksi diri, self-acceptanceAbstract
Tingginya angka gangguan mental secara global menandakan pentingnya kesadaran dan penerimaan diri sebagai bagian dari kesejahteraan psikologis. Data dari World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa lebih dari 970 juta orang mengalami gangguan mental, dengan kecemasan dan depresi sebagai kasus terbanyak (World Health Organization, 2022). Fenomena tersebut mendorong perlunya media yang dapat membantu individu merefleksikan dan menerima dirinya secara positif. Salah satu media yang berperan dalam proses refleksi diri adalah musik (Groarke & Hogan, 2018). Dalam konteks Korean Wave, musik K-Pop tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana ekspresi emosional dan pembentukan identitas diri (Deandra, 2024). BTS melalui album Love Yourself: Answer menekankan pentingnya penerimaan diri melalui pesan-pesan reflektif dan afirmatif dalam lirik lagunya (Deandra, 2024). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara musik dalam album Love Yourself: Answer sebagai media refleksi diri dengan self-acceptance pada komunitas ARMY di Bali. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Instrumen penelitian berupa dua skala yang telah melalui proses adaptasi dan modifikasi, yaitu Adaptive Functions of Music Listening (AFML) Scale dari (Groarke & Hogan, 2018) untuk mengukur refleksi diri melalui musik, serta skala Self-Acceptance yang dikembangkan oleh Berger (dalam (Riska, 2021)) untuk mengukur penerimaan diri. Sebanyak 351 partisipan berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil analisis dengan uji korelasi Spearman’s Rho menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara refleksi diri melalui musik dan penerimaan diri (r = 0,398; p < 0,05). Temuan tersebut memperkuat pandangan bahwa musik dengan pesan reflektif dapat mendorong proses penerimaan diri dan mendukung kesejahteraan psikologis individu.References
Amelia, C., & Aryaneta, Y. (2022). Pengaruh Musik terhadap Emosi. Jurnal Ilmiah Zona Psikologi, 4(3), 1–6.
Amir M.Z, M. (2024). Hubungan Antara Penerimaan Diri (Self-Acceptance) dan Kecerdasan Emosi dengan Kecemasan Menghadapi Masa Pensiun di RSJ Tampan Provinsi Riau. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim.
De Leeuw, R. N. H., Janicke-Bowles, S. H., & Ji, Q. (2022). How Music Awakens the Heart: An Experimental Study on Music, Emotions, and Connectedness. Mass Communication and Society, 25(5), 626–648. https://doi.org/10.1080/15205436.2021.1956542
Deandra, K. (2024, May 20). BTS: Self-Love dan Percaya Diri Lewat Musik. Kompasiana. https://www.kompasiana.com/kaila2005/664b60e9c57afb3800713402/bts-self-love-dan-percaya-diri-lewat-musik
DeNora, T. (2000). Music in Everyday Life. The Press Syndicate of The University of Cambridge.
Groarke, J. M., & Hogan, M. J. (2018). Development and Psychometric Evaluation of the Adaptive Functions of Music Listening Scale. Frontiers in Psychology, 9, 516. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2018.00516
Habibi, A. D., Kencana, A. N., Khoirunnissa, A., Junaedi, N., Azahra, D. D. C., & Ediyono, S. (2024). Pengaruh Korean Wave Terhadap Identitas Nasional Dikalangan Remaja Indonesia. Volume 11 Nomor 1.
Harsantik, G. S., Habsy, B. A., & Purwoko, B. (2025). Paradigma Konsep Diri Dalam Pendekatan Konseling Person Centered Therapy: Kajian Literatur. Realita : Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 10(2), 2807–2823. https://doi.org/10.33394/realita.v10i2.16035
Hartati, N., & Rahmandani, A. (2022). Hubungan Antara Konsep Diri Dengan Resiliensi Pada Mahasiswa Perantau Universitas Diponegoro. Jurnal EMPATI, 11(4), 251–159. https://doi.org/10.14710/empati.0.36470
Irianto, M. A., Rahman, F., & Abdillah, H. Z. (2021). Konsep Diri Sebagai Prediktor Resiliensi Pada Mahasiswa. Psikostudia : Jurnal Psikologi, 10(1), 1. https://doi.org/10.30872/psikostudia.v10i1.4120
Jayanti, K., & Fitriani, R. (2021). Pemaknaan Lagu terhadap Self Acceptance pendengar (Analisis Hermeneutika Gadamer dalam Lagu “Pelukku untuk Pelikmu” Karya Fiersa Besari). BroadComm, 3(2), 59–70. https://doi.org/10.53856/bcomm.v3i2.227
Purba, G. N. (2025, January 11). Akhiri Ulah Pati di Bali [Knowledge to Elevate]. Metro TV. https://www.metrotvnews.com/play/NnjCe80R-akhiri-ulah-pati-di-bali
Riska, D. (2021). Pengaruh Self Acceptance dan Social Support Terhadap Quality of Life Residen NAPZA [Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah]. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/78190
Rokom. (2021, October 7). Kemenkes Beberkan Masalah Permasalahan Kesehatan Jiwa di Indonesia. Sehat Negeriku. https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20211007/1338675/kemenkes-beberkan-masalah-permasalahan-kesehatan-jiwa-di-indonesia/
Semenza, D. C. (2018). Feeling the Beat and Feeling Better: Musical Experience, Emotional Reflection, and Music as a Technology of Mental Health. Sociological Inquiry, 88(2), 322–343. https://doi.org/10.1111/soin.12194
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Alfabeta.
Tsaqifa, F., & Fitriani, A. (2023). Relationship Between Intensity of Listening to The Song Diri by Tulus and Self-Acceptance in The Solo Tulus Friends Community. Jurnal Seni Musik, 12(2), 217–223. https://doi.org/10.15294/jsm.v12i2.71591
Valenciana, C., & Pudjibudojo, J. K. K. (2022). Korean Wave; Fenomena Budaya Pop Korea pada Remaja Milenial di Indonesia. Jurnal Diversita, 8(2), 205–214. https://doi.org/10.31289/diversita.v8i2.6989
World Health Organization. (2022, June 8). Mental Disorders. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/mental-disorders
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Luh Putu Oka Putri Arinandia, Achmad Fauzi, Ida Ayu Karina Adityanti Manuaba, I Gusti Agung Ayu Yunita Utami, Wayan Sukartiasih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


