AROMATERAPI SEBAGAI TERAPI KOMPLEMENTER DALAM MANAJEMEN GANGGUAN TIDUR PADA LANSIA: LITERATURE REVIEW
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.51105Keywords:
aromaterapi, gangguan tidur, insomnia, kualitas tidur, lansiaAbstract
Gangguan tidur merupakan masalah umum pada lansia yang berdampak terhadap penurunan kualitas hidup, fungsi kognitif, serta peningkatan risiko penyakit kronis. Penggunaan obat tidur seringkali menimbulkan efek samping, sehingga terapi nonfarmakologis seperti aromaterapi menjadi alternatif yang aman dan efektif.Artikel ini bertujuan untuk meninjau efektivitas aromaterapi sebagai terapi komplementer dalam meningkatkan kualitas tidur dan menurunkan tingkat insomnia pada lansia. Seluruh penelitian yang direview menunjukkan bahwa aromaterapi, terutama dengan minyak esensial lavender, sereh, melati, jahe, dan biji pala, efektif menurunkan tingkat insomnia dan meningkatkan kualitas tidur lansia. Efek tersebut diperoleh melalui stimulasi sistem limbik yang mengurangi stres dan meningkatkan relaksasi. Nilai p pada sebagian besar penelitian <0,05 menandakan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kualitas tidur.Aromaterapi terbukti efektif sebagai terapi komplementer nonfarmakologis untuk mengatasi gangguan tidur pada lansia. Intervensi ini mudah diterapkan, aman, dan berpotensi meningkatkan kesejahteraan psikologis serta fisik lansia. Diperlukan penelitian lebih lanjut dengan desain eksperimental yang lebih kuat untuk memperkuat bukti efektivitasnya.References
Aji, H. P., & Yektiningtyastuti. (2024). Pengaruh Pemberian Aromaterapi Sereh, Jasmine Dan Jahe Terhadap Insomnia Pada Lansia Di Posbindu Desa Gunungjaya Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang. The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan, 9(2), 44–53. https://doi.org/10.35720/tscs1kep.v9i02.578
Amanah, B. M., Puspitasar, D. I., Suprayitno, E., Yasin, Z., & Permatasari, D. (2022). Aromaterapi Lavender Menurunkan Keluhan Insomnia Pada Lansia. Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan, 12(1), 6–9. https://doi.org/10.24929/fik.v12i1.1963
Apriyeni, E., & Patricia, H. (2023). Upaya Mengatasi Insomnia Dengan Aromaterapi Biji Pala (Myritica Fragranshoutt) Pada Lansia Di Panti Sosial Tresnawerdha (Pstw) Sabai Nan Aluih Sicincin. Jurnal Abdimas Saintika, 3(1), 125–129. https://jurnal.syedzasaintika.ac.id
Assari, N. P. Y., Sutema, I. A. M. P., & Aman, I. G. M. (2022). Pengaruh pemberian aromaterapi jasmine (Jasminum sambac L.) terhadap penurunan derajat insomnia pada lansia di Banjar Gede Kelurahan Sempidi. Jurnal Ilmiah Manutung, 8(1), 113–119.
Ayuningtias, I., & Burhanto. (2021). Pengaruh Aromaterapi Lavender Terhadap Kualitas Tidur Lansia. Borneo Student Research, 2(3), 1699–1704.
Dewi, I. G. A. D. S., Asdiwinata, I. N., & Arisusana, I. M. (2020). Pengaruh Aroma Terapi Lavener (Lavandula Angustifolia) Terhadap Insomnia Pada Lansia Banjar Tangtu Puskesmas II Denpasar Timur. 5(1), 101–117.
Fauziah, S., & Suib, S. (2024). Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lavender Terhadap Kualitas Tidur Lansia di UPT RPS Lanjut Usia Budhi Dharma Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Masa Depan, 2(3), 207–217. https://doi.org/10.58516/c2jvv251
Handika, D. (2025). Efektivitas Aromaterapi Lavender dan Musik Klasik terhadap Peningkatan Kualitas Tidur pada Lansia di Puskesmas Harjamukti, Depok. Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN), 5(3), 2249–2256.
Hartiningsih, S. N. (2023). Aromaterapi Jasmine Berpengaruh Terhadap Kualitas Tidur Pada Lansia. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(3), 1159–1166.
Ilham, R., & Lasanuddin, H. V. (2022). Pengaruh Pemberian Aroma Therapy Lavender Terhadap Tingkat Insomnia Pada Lansia Di Desa Bongopini Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango. Jambura Journal, 4(3), 940–951. http://ejurnal.ung.ac.id/index.php/jjhsr/index
Ira, W. K. S. (2020). Keefektifan pemberian aroma terapi lavender terhadap insomnia pada lansia di Posyandu Lansia Desa Lebak Ayu Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun. Stikes Bhakti Husada Mulia Madiun.
Junita, E., Virgo, G., & Putri, A. D. (2020). Pengaruh Pemberian Aroma Terapi Lavender Terhadap Insomnia Pada Lansia Di Desa Koto Tuo Wilayah Kerja Puskesmas 2 Xiii Koto Kampar. Jurnal Ners, 4(2). https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jn.v4i2.1128
Kristiani, R. B., & Yobel, S. (2022). Pengaruh Aromaterapi Kayu Manis (Cinnammoun Bermanii) terhadap Skala Ansietas dan Kualitas Tidur pada Lansia. Adi Husada Nursing Journal, 8(2), 84. https://doi.org/10.37036/ahnj.v8i2.356
Ningtyas, M. S. S., & Anwar, Y. (2021). Aktivitas Aromaterapi terhadap Insomnia pada Lansia menggunakan Minyak Atsiri. Anwar, Yelfi, 142–163.
Noviri, L. E., & Yuniati. (2024). Aromaterapi Sebagai Intervensi Non-Farmakologis Untuk Insomnia Pada Lansia: Studi di Rumah Sakit Mitra Medika Tanjung Mulia. Jurnal Kesehatan Amanah, 8(1), 282–288. https://doi.org/10.57214/jka.v8i1.732
Pasaribu, M. (2020). The Effect of Lavender Aroma Complementary Therapy on Insomnia in the Elderly at Joyah Uken Takengon Nursing Home. Science Midwifery, 9(1), 144–147. www.midwifery.iocspublisher.org
Pudjiastuti, S. S. I. S. N. (2024). Pengaruh Pemberian Aromaterapi Sereh Terhadap Kualitas Tidur Pada Lansia Dengan Hipertensi. Jurnal Keperawatan Terapan (e-Journal), 10(1), 41–50.
Sari, A. D., & Kartinah. (2025). Pemberian Aromaterapi Lavender Terhadap Peningkatan Kualitas Tidur Pada Lansia. Journal of Telenursing (JOTING), 7(1), 42–48.
Susiyanti, E., & Dharmayanti, L. (2023). Efektifitas Pemberian Aromaterapi Essential Oil Lavender Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Pada Ibu Bersalin. Pengembangan Ilmu Dan Praktik Kesehatan, 2(2), 71–81. https://doi.org/10.56586/pipk.v2i2.268
Tinnur, R., Ndruru, H., Waruwu, E. K., Angriani, P. A., Doloksaribu, A. M., & Nababan, T. (2021). Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lavender Terhadap Penurunan Insomnia Pada Lansi. Al-Asalmiya Nursing Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences), 10(1), 36–42. https://doi.org/10.35328/keperawatan.v10i1.1586
Zulkifli, Adriani, L., & Putri, A. R. (2023). Efektivitas Aroma Terapi Lavender Terhadap Gangguan Pola Tidur Pada Lansia. Darussalam Indonesian Journal of Nursing and Midwifery, 5(1), 53–62. http://jurnal.sdl.ac.id/ind
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhammad Amir Zulfahmi Hibaturrahman, Andi Aprilya Anggryani, Dwi Widyastuti, Melly Amanda, Wyldha Noor Azizah, Shabrina Safitri, Esa Shafa Praditha, Shintya Anugerah Aprilia, Arinda Fadilla Rizky Aulia, Nur Aprilia Arifin, Putri Anggraeni, Bachtiar Safrudin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


