INSPEKSI SANITASI MASJID DAN PERILAKU MARBOT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEI LEKOP KABUPATEN BINTAN

Authors

  • Tania Marviandini Jurusan Kesehatan Lingkungan, Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang
  • Luh Pitriyanti Jurusan Kesehatan Lingkungan, Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang
  • Indra Martias Jurusan Kesehatan Lingkungan, Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.50911

Keywords:

masjid, perilaku, sanitasi

Abstract

Sanitasi masjid merupakan sanitasi yang merujuk pada upaya untuk mengendalikan dan mengawasi potensi kerugian yang dapat terjadi di masjid, termasuk fasilitas seperti penyediaan air bersih, toilet, pengelolaan air limbah, dan tempat pembuangan sampah, yang semuanya memiliki hubungan erat dengan penyebaran penyakit. Masjid memiliki pengurus yang disebut sebagai marbot masjid yang bertugas untuk memantau dan membersihkan masjid. Perilaku marbot dalam menjalankan tugasnya berperan penting terhadap kondisi sanitasi masjid di wilayah kerja Puskesmas Sei Lekop. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui inspeksi sanitasi masjid dan perilaku marbot di wilayah kerja Puskesmas Sei Lekop Kecamatan Bintan Timur Kabupaten Bintan Tahun 2025. Jenis penelitian ini ialah survei deskriptif dengan observasi dan wawancara yang berpedoman dengan Peraturan Menteri Kesehatan No. 2 Tahun 2023, dengan populasi sampel sebanyak 17 masjid dan 17 marbot menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan pada Bulan April hingga Bulan Juni tahun 2025 dan dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi sanitasi masjid telah memenuhi syarat sebanyak 12 masjid (70,6%) dan belum memenuhi syarat sebanyak 5 masjid (29,4%). Sebanyak 5 marbot dalam kategori pengetahuan baik (29,4%) dan 12 marbot dalam kategori pengetahuan cukup (70,6%), sebanyak 8 marbot dalam kategori sikap baik (47,1%) dan sebanyak 9 marbot dalam kategori sikap buruk (52,9%) serta sebanyak 17 marbot dalam kategori tindakan baik (100%). Berdasarkan hasil penelitian sebagian besar masjid telah memenuhi syarat sanitasi meskipun ada beberapa belum memenuhi. Marbot memiliki pengetahuan baik dan cukup, memiliki sikap baik dan buruk dan memiliki tindakan baik dalam pengelolaan sanitasi masjid.

References

Adli, R. I. (2024) “Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Garim Dengan Kondisi Sanitasi Masjid di Kecamatan lembah melintang Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2024,” in.

Ayudhia, N. et al. (2025) “Evaluasi Sanitasi Masjid di Desa X Kabupaten Deli Serdang Berdasarkan Standar Kesehatan Lingkungan,” 9, hal. 23852–23856.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Bintan (2023) Badan Pusat Statistik Kabupaten Bintan. Tersedia pada: https://bintankab.bps.go.id/id/statistics-table/2/ODIjMg==/jumlah-desa-dan-kelurahan.html.

Dewi, A. R. (2023) “Profil Kesehatan Puskesmas Sei Lekop,” Tunas Agraria, 3(3), hal. 1–66. doi: 10.31292/jta.v3i3.129.

Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (2023) Profil Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau.

Guntur Nugroho, Arini Hidayah dan Suwarto Suwarto (2023) “Peningkatan Keamanan Dan Kenyamanan Jamaah Masjid Al-Anwar Melalui Renovasi Halaman Masjid,” Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 2(3), hal. 240–244. doi: 10.30640/cakrawala.v2i3.1509.

Hardian Pratiwi (2022) Gambaran Sanitasi Masjid Di Kecamatan Tanjungpinang Barat Kota Tanjungpinang Tahun 2022.

Kementerian Agama, P. K. R. (2024) “Data Jumlah Masjid Kepulauan Riau.”

Kementerian Kesehatan (2023) “Permenkes No. 2 Tahun 2023,” Kemenkes Republik Indonesia, (55), hal. 1–175.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2023) Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023.

Khanif, A. dan Mahmudiono, T. (2023) “Hubungan Tingkat Pendidikan terhadap Pengetahuan pada Pedagang Tahu Putih tentang Kandungan Formalin di Pasar Tradisional Kota Surabaya,” Media Gizi Kesmas, 12(1), hal. 118–124. doi: 10.20473/mgk.v12i1.2023.118-124.

Muzayyanah, I. et al. (2020) Pedoman Pengelolaan Masjid.

Patandung, vina putri, Sepang, M. Y. L. dan Wowor, M. D. (2022) “Tingkat Pengetahuan Masyarakat tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.” Tersedia pada: https://www.researchgate.net/publication/360031551_Tingkat_Pengetahuan_Masyarakat_tentang_Perilaku_Hidup_Bersih_dan_Sehat_di_Desa_Rumengkor_Kabupaten_Minahasa.

Samosir, K., Pitriyanti, L. dan Martias, I. (2025) Sanitasi tempat-tempat umum. Pertama. Diedit oleh D. Gustika. Sijunjung: Mitra Cendikia Media.

Santoso, I. (2015) Inspeksi sanitasi tempat-tempat umum. Cetakan Pe. Yogyakarta.

Surianti, Razak, M. dan Alam, S. (2020) “Pengaruh pengetahuan, keterampilan, dan sikap terhadap kinerja pegawai Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kota Parepare,” NMaR: Nobel Management Review, 1(2), hal. 249–258. Tersedia pada: https://e-jurnal.nobel.ac.id/index.php/NMaR/article/view/1278.

Trisfa Augia (2023) “Peningkatan Sanitasi Masjid di Kelurahan Mata Air Kota Padang Tahun 2022,” Jurnal Ilmiah Pengembangan dan Penerapan Ipteks.

Wahyudi, L. T. dan Wibawa, B. A. (2023) “Analisis Aksesbilitas dan Fasilitas Difabel di Masjid At-Taqwa Bandung,” UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan, 5(2), hal. 42–54. doi: 10.26877/umpak.v5i2.15945.

Downloads

Published

2025-12-28