KETEPATAN KODE DIAGNOSA PEB (PRE-ECLAMPSIA BERAT) PADA PASIEN IBU HAMIL BERDASARKAN ICD-10 DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TANI DAN NELAYAN KABUPATEN BOALEMO
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.50753Keywords:
ICD-10, ketepatan kode, pre-eclampsia berat, rekam medisAbstract
Pre-eclampsia berat (PEB) merupakan komplikasi kehamilan yang berkontribusi besar terhadap morbiditas dan mortalitas maternal maupun perinatal. Ketepatan pengkodean diagnosis PEB berdasarkan ICD-10 sangat penting untuk menjamin akurasi data rekam medis, validitas klaim pembiayaan, serta mutu pelayanan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat ketepatan kode diagnosis PEB pada pasien ibu hamil di RSUD Tani dan Nelayan Kabupaten Boalemo dan menelaah faktor penyebabnya. Metode yang digunakan adalah mix method dengan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh berkas rekam medis pasien PEB tahun 2024, dan sampel sebanyak 94 berkas dipilih secara purposive. Data diperoleh melalui observasi dokumen rekam medis, checklist ICD-10, serta wawancara dengan petugas koder. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan menghitung distribusi frekuensi dan persentase ketepatan kode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 51 berkas (54,3%) dikodekan tepat dan 43 berkas (45,7%) tidak tepat. Kesalahan pengkodean disebabkan oleh diagnosis dokter yang tidak lengkap, ketidakjelasan tulisan, kurangnya data penunjang seperti hasil proteinuria, serta implementasi standar prosedur operasional yang belum konsisten. Temuan ini menegaskan perlunya peningkatan ketelitian dokter dalam menuliskan diagnosis, penguatan kompetensi koder melalui pelatihan berkala, serta penerapan SPO pengkodean yang lebih rinci agar mutu data rekam medis, validitas klaim INA-CBGs, dan kualitas pelayanan maternal di rumah sakit dapat lebih terjamin.References
Adawiyah, R., Budiyanti, N., Meilinda, S., & Ramdansyah, S. F. (2023). Tinjauan literatur perbedaan ICD-10 dan ICD-11. Intan Husada: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 11(2), 60–70. https://doi.org/10.52236/ih.v11i2.269
Annisa Safitri Azzahro, & Alvionita, C. V. (2023). Analisis ketepatan kode diagnosis kasus persalinan pada pasien rawat inap di Rumah Sakit DKT Sidoarjo tahun 2022. Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia, 3(1), 1–8. https://doi.org/10.62951/jurmiki.v3i1.40
Darianti, D., Dewi, V. E. D., & Herfiyanti, L. (2021). Implementasi digitalisasi rekam medis dalam menunjang pelaksanaan electronic medical record RS Cicendo. Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan, 4(3), 403–411. https://doi.org/10.31850/makes.v4i3.975
Fatimah, S., Puspita, S. A., Pulungan, S., Rahman, M. A. S., Alfariza, M. N. R., Damayanti, S., & Jeremy, J. G. M. (2024). Konsumsi natrium, status gizi dan kejadian hipertensi pada ibu hamil di Kota Tasikmalaya. Nutrition Scientific Journal, 3(1), 35–43. https://doi.org/10.37058/nsj.v3i1.11056
Halil, A., & Puspitasari, E. (2023). Faktor yang menyebabkan kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan di Puskesmas Depok 2. Jurnal Kesehatan, 12(1), 78–83. https://doi.org/10.46815/jk.v12i1.126
Loren, E. R., Wijayanti, R. A., & Nikmatun, N. (2020). Analisis faktor penyebab ketidaktepatan kode diagnosis penyakit diabetes mellitus di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya. J-REMI: Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, 1(3), 129–140. https://doi.org/10.25047/j-remi.v1i3.1974
Lestari, P. R., Hanifah, F. N., & Putri, S. (2024). Determinan kejadian preeklampsia berat pada ibu hamil di Rumah Sakit Ibu Anak Anugrah Kubu Raya Kalimantan Barat. Jurnal Ventilator, 2(4), 176–193. https://doi.org/10.59680/ventilator.v2i4.1551
Rahmawati, L., Amalia, F. E., Kahar, M., & Rahayu, E. T. (2022). Literature review: Faktor-faktor risiko terjadinya preeklampsia. Journal of Borneo Holistic Health, 5(2), 122–132.
Wahongan, E. P. T., Dotulong, L. O. H., & Saerang, R. (2021). Pengaruh standar operasional prosedur (SOP), fasilitas, dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai di RSUD Noongan. Jurnal EMBA, 9(3), 41–51.
Wahyuni, S., Hariyanti, R., Rahmah, R., & Ningsih, N. K. (2023). Hubungan jarak kehamilan dan indeks massa tubuh dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil di RSUD H. Abdul Manap Kota Jambi. Jurnal Ilmiah Ners Indonesia, 4(2), 189–197. https://doi.org/10.22437/jini.v4i2.27508
Zebua, A. J. (2022). Tingkat ketepatan kode diagnosis penyakit pada rekam medis di Rumah Sakit Elisabeth Medan. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 1(3), 397–403. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v1i3.681
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Delis Kumay, Riska Ahmad, Rismunandar Katili

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


