FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN LOW BACK PAIN PADA TENAGA KESEHATAN

Authors

  • Rizaaniah Rizaaniah Program Studi Kesehatan Masyarakat, Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia, Makassar
  • Suharni A. Fachrin Program Studi Kesehatan Masyarakat, Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia, Makassar
  • Ikhram Hardi Program Studi Kesehatan Masyarakat, Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia, Makassar

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.50746

Keywords:

IMT, Masa Kerja, Kebiasaan Olahraga, Stres Kerja, Repetisi, Riwayat Keluhan Tulang Belakang

Abstract

Keluhan Low back pain (LBP) menjadi salah satu masalah kesehatan kerja yang umum dialami oleh tenaga kesehatan, terutama yang terpapar aktivitas fisik berulang dan tekanan psikologis terutama tenaga Kesehatan di Puskesmas Sulamadaha yang sering mengeluh sakit punggung ketika setelah bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan keluhan low back pain pada tenaga kesehatan di Puskesmas Sulamadaha, Kota Ternate. Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan Cross-Sectional. Sampel sebanyak 80 tenaga kesehatan dipilih menggunakan teknik total sampling. Analisis data dilakukan dengan uji Chi- Square. Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara masa kerja (p = 0,964), indeks massa tubuh (IMT) (p = 0,232), kebiasaan olahraga (p = 0,264), dan riwayat keluhan tulang belakang (p = 0,452) dengan keluhan Low back pain. Sebaliknya, terdapat hubungan yang bermakna antara stres kerja (p = 0,000) dan repetisi gerakan (p = 0,001) dengan keluhan low back pain. Hasil analisis regresi logistik menunjukkan bahwa stress kerja merupakan faktor yang paling dominan dengan nilai p = 0,000 dan odds ratio (Exp(B)) = 7.019, diikuti oleh repetisi dengan nilai p = 0,001 dan Exp(B) = 0,0.126. Kesimpulannya stress kerja merupakan faktor paling dominan yang berhubungan dengan keluhan Low back pain pada tenaga kesehatan di Puskesmas Sulamadaha Kota Ternate.

References

Abeng, T. D. T., & Pratiwi, A. P. (2023). Faktor yang berhubungan dengan keluhan low back pain pada Pegawai Dinas PU Kota Makassar. Jurnal Keolahragaan JUARA, 3(1), 40-46.

Aisah, N., Fachrin, S. A., & Suyuti, S. (2024). Hubungan Umur Dan Beban Kerja Terhadap Keluhan Nyeri Punggung Bawah Pada Pekerja Produksi Sarabba. Window of Public Health Journal, 5(2), 243–251. https://doi.org/10.33096/woph.v5i2.1281

Alfiansyah, M. A., & Febriyanto, K. (2021). Hubungan indeks massa tubuh dengan keluhan low back pain pada operator alat berat. Borneo Studies and Research, 3(1), 749–754.

Alf, A., & Febriyanto, K. (2022). Hubungan stres kerja dengan keluhan low back pain pada operator alat berat. Borneo Studies and Research, 3(2), 1979–1985

Almaghrabi, A., & Alsharif, F. (2021). Prevalence of low back pain and associated risk factors among nurses at king abdulaziz university hospital. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(4), 1–11. https://doi.org/10.3390/ijerph18041567

Amalia, S. B. (2019). Faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan low back pain pada pekerja pembuat tusuk sate di Desa Dago Kecamatan Parungpanjang Kabupaten Bogor tahun 2019. Promotor, 2(6), 495–504.

Anggreni, P. D. (2022). Hubungan posisi kerja dengan low back pain pada penata anastesis di Provinsi Bali. Brazilian Dental Journal, 33(1).

Ardi, S. Z., Indriastika, L., & Hidayah, Q. (2021). Hubungan antara masa kerja dan sikap kerja dengan keluhan low back pain pada buruh gendong Pasar Beringharjo Kota Yogyakarta. Jurnal Dunia Kesmas, 10(2), 213–220

Astuti, I., Rosady, D. S., Romadhona, N., Achmad, S., & Kusmiati, M. (2019). Nyeri punggung bawah serta kebiasaan merokok, indeks massa tubuh, masa kerja, dan beban kerja pada pengumpul sampah. Jurnal Integrasi Kesehatan & Sains, 1(1), 74–78. https://doi.org/10.29313/jiks.v1i1.4326

Bridger, R. (2018). Introduction to ergonomics (2nd ed.). CRC Press. https://doi.org/10.1201/b12640

Hasibuan, D. L. S., Flora, M., & Tarigan, M. (2023). Pengaruh terapi massage terhadap nyeri pada pasien low back pain. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 3(7), 1920–1936. https://doi.org/10.33024/mahesa.v3i7.10504

Hartvigsen, J., Hancock, M. J., Kongsted, A., Louw, Q., Ferreira, M. L., Genevay, S., Hoy, D., Karppinen, J., Pransky, G., & Sieper, J. (2018). What low back pain is and why we need to pay attention. The Lancet, 391(10137), 2356–2367.

Kasih, B. A. T. (2023). Hubungan usia, beban kerja, posisi tubuh, dan aktivitas fisik terhadap kejadian low back pain pada perawat pelaksana di RS EMC Sentul. Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan, 3(2), 160–174. https://doi.org/10.55606/jpikes.v3i2.2235

Kurniati, Y., Ronald, R., Fasrini, U. U., Wahid, R. S., Sadarang, R. A. I., Azrimaidaliza, A., & Kas, S. R. (2025). Determinan kesehatan: Faktor biologis, lingkungan, sosial, dan kebijakan. Repositori Kakinaan.

Mardianah, Suharni, & Multazam. (2022). Faktor yang berhubungan dengan low back pain pada pekerja di PT Maruki International Indonesia Kota Makassar. Window of Public Health Journal, 3(1), 82–95.

Mustakim, M., & Pratiwi, A. P. (2025). Hubungan usia, masa kerja, dan kualitas tidur dengan tingkat kelelahan pada tenaga kerja bongkar muat. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal), 10(1).

Putra, A., Alfarisi, R., & Pratiwi, D. A. (2015). Hubungan indeks massa tubuh dengan angka kejadian low back pain pada pekerja olahan makanan di Lingkungan 1 Kelurahan Kedaton Bandar Lampung bulan Februari–Maret tahun 2015. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 2(1).

Putri, D. L. H., Dwiyanti, E., & Sebayang, S. K. (2024). Hubungan antara stres kerja dan keluhan nyeri punggung bawah pekerja las industri pembuatan kapal. INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi, 3(4), 369–374.

Riskesdas. (2021). Laporan Provinsi Bali RISKESDAS 2021. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Rina, R., Hansen, H., & Fadzul, F. (2016). Hubungan sikap kerja mengemudi dan durasi mengemudi dengan keluhan nyeri punggung bawah (low back pain) pada pengemudi bus di Terminal Lempake Kota Samarinda tahun 2016

Sariah. (2020). Analisis kecelakaan kerja pada perawat di RS dan Puskesmas. Jurnal Persada Husada Indonesia, 7(26), 40–47. http://jurnal.stikesphi.ac.id/index.php/kesehatan

Segita, R. (2020). Analisis faktor risiko terjadinya low back pain di rumah sakit Kota Bukittinggi. Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan, 5(3), 624–635

Septian, I., Sarwili, I., & Agustina, M. (2024). Hubungan gerakan berulang dengan risiko low back pain di PT X Bekasi tahun 2023. Barongko Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(1), 104–120.

Simbolon, N. V., Wijayanti, I. A. S., & Widyadharma, I. P. E. (2021). Proporsi dan karakteristik tenaga medis yang mengalami nyeri punggung bawah di Rumah Sakit Universitas Udayana. E-Jurnal Medika Udayana, 10(5), 66. https://doi.org/10.24843/mu.2021.v10.i5.p12

Sitohang, I. R. B., Mintasih, S., & Handayani, Y. (2025). Hubungan beban kerja dengan gejala low back pain pada perawat rawat inap di Mandaya Royal Hospital Puri Tangerang 2024. Jurnal Ilmiah Kesehatan, April, 6131–6141

Sri Astuti, M., Bagus Qomaruddin, M., & Soedirham, O. (2022). Analisis faktor risiko low back pain pada perawat di tempat kerja menurut ecological models: Literature review. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 7(3).

Susanto, H., & Endarti, A. T. (2018). Faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan low back pain (LBP) pada perawat di Rumah Sakit X Jakarta. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 10(2), 220–227.

Stevans, J. M., Delitto, A., Khoja, S. S., Patterson, C. G., Smith, C. N., Schneider, M. J., Freburger, J. K., Greco, C. M., Freel, J. A., & Sowa, G. A. (2021). Risk factors associated with transition from acute to chronic low back pain in US patients seeking primary care. JAMA Network Open, 4(2), e2037371

TA, T. D. (2023). Hubungan pengetahuan perawat dengan penerapan patient safety. Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada, 12(1), 50–56

TA, T. D., Zuliana, N. M., Wijayati, E. W., Mustakim, M., Pratiwi, A. P., Sumaningrum, N. D., & Allo, A. A. (2025). Prinsip fundamental kesehatan dan keselamatan kerja. Repositori Kakinaan

Tarwaka. (2014). Manajemen dan implementasi K3 di tempat kerja. Harapan Press

Wahyuliyanti, I., Naziyah, N., & Rifiana, A. J. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan nyeri tulang belakang pada perawat di Rumah Sakit Universitas Kristen Indonesia Jakarta Timur. Malahayati Nursing Journal, 5(9), 2979–2993

Wida, N. W. K., Yuliaty, Y., Fachrin, S. A., Gafur, A., & Septiyanti, S. (2023). Faktor berhubungan dengan low back pain pada tenaga kerja PT Pelindo IV (Persero) Cabang Ambon. Window of Public Health Journal, 4(6), 978–988. https://doi.org/10.33096/woph.v4i6.1409

Widajati, R. (2023). Sosialisasi pencegahan low back pain pada petugas rekam medis di Rumah Sakit Wiyung Sejahtera Surabaya. Jurnal Abdimas Jatibara, 2(1), 17. https://doi.org/10.29241/jaj.v2i1.1510

World Health Organization (WHO). (2023). Low back pain. World Health Organization

Zahra, N. A. I., Sheha, E. A. A. E., & Elsayed, H. A. (2020). Low back pain, disability, and quality of life among health care workers. International Journal of Pharmaceutical Research and Allied Sciences, 9(2), 34–44

Downloads

Published

2025-12-28