FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SERTA PENENTUAN NILAI SPF (SUN PROTECTION FACTOR) LOTION EKSTRAK BUAH ALPUKAT (PERSEA AMERICANA MILL)
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.50526Keywords:
Kata kunci: Antioksidan, DPPH, Lotion, Persea americana Mill, Sun Protection FactorAbstract
Kulit manusia secara terus menerus terpapar oleh polusi lingkungan, paparan bahan kimia, serta radiasi ultraviolet (UVR) matahari yang dapat memicu stres oksidatif dan kerusakan sel. Buah alpukat (Persea americana Mill) merupakan sumber bahan alami yang kaya akan senyawa bioaktif flavonoid dengan potensi antioksidan tinggi untuk menangkal radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antioksidan ekstrak buah alpukat serta mengaplikasikannya dalam formulasi sediaan yang aman dan efektif. Metode penelitian diawali dengan proses ekstraksi buah alpukat menggunakan pelarut yang sesuai untuk mendapatkan ekstrak kental. Tahapan selanjutnya adalah formulasi sediaan dengan variasi konsentrasi ekstrak yaitu 2%, 4%, dan 6%. Evaluasi sediaan dilakukan secara komprehensif, meliputi uji stabilitas fisik seperti organoleptik, homogenitas, nilai pH, viskositas, dan daya sebar, serta uji efektivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak murni buah alpukat memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat dengan nilai IC50 sebesar 43,01 µg/ml. Pada sediaan, formulasi dengan konsentrasi 6% menghasilkan aktivitas antioksidan tertinggi dengan nilai IC50 79,37 µg/ml dan nilai SPF 20,99 yang termasuk dalam kategori perlindungan ultra. Selain itu, seluruh variasi konsentrasi menunjukkan stabilitas fisik yang baik dan memenuhi standar mutu industri kosmetik. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak buah alpukat sangat potensial untuk dikembangkan sebagai agen fotoprotektif dalam sediaan kosmetik, di mana penggunaan metode DPPH terbukti akurat dalam mengoptimalkan konsentrasi ekstrak untuk menghasilkan dengan aktivitas antioksidan yang signifikan.References
Addor, F. A. S. (2017). Antioxidants in dermatology. Anais Brasileiros de Dermatologia, 92(3), 356–362. https://doi.org/10.1590/abd1806-4841.20175697
Ahmad, A. R., Handayani, S., & Handayani, V. (2024). Pigmen warna alami pemanfaatan dalam bidang farmasi. Nas Media Pustaka.
Amalia, N., Safitri, M., & Kuncoro, B. (2017). Pengembangan Formulasi dan Evaluasi Sediaan Lipcream Ekstrak Kulit Buah Rambutan (Nephelium lappaceum Linn) Sebagai Pewarna Bibir. Jurnal Farmagazine, IV(1).
Aritonang, G. M. (2024). Formulasi Sediaan Ekstrak Buah Alpukat (Persea americana Mill.) Sebagai Pelembab Kulit. Politeknik Kesehatan Medan.
Cahyani, I. M., Sulistyarini, I., & Ivani, R. A. (2017). Aktivitas Antibakteri Staphylococcus aureus Formula Masker Gel Peel Off Minyak Atsiri Daun Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) dengan Penggunaan Carbopol 940 Sebagai Basis. Jurnal Media Farmasi Indonesia, 12(2).
Gunawan, I. (2018). Perbandingan pH dan Daya Sebar Krim Ekstrak Kulit Nanas (Ananas comosus (L). Merr). Jurnal Analis Kesehatan, 7(1), 680–684.
Haerani, A., Chaerunisa, A. Y., & Subarnas, A. (2018). Artikel Tinjauan: Antioksidan untuk Kulit. Farmaka, 16(2), 135–151.
Iskandar, B., Sidabutar, S. E. B., & Leny. (2021). Formulasi dan Evaluasi Lotion Ekstrak Alpukat ( Persea Americana ) sebagai Pelembab Kulit. Journal of Islamic Pharmacy, 6(1), 14–21.
Kristianingsih, I., Sari, F., Rahayu, F. D., & Kristianingsih, I. (2022). Optimasi dan Karakterisasi Sediaan Body Lotion Ekstrak Etanol Daun Kelor ( Moringa oleifera L .) Menggunakan Tween 80 dan Span 80 Sebagai Emulgator. Jurnal Pharma Bhakta, 8, 6–15.
Krutmann, J., D, M., Bouloc, A., Ph, D., Sore, G., Ph, D., Bernard, B. A., Ph, D., Passeron, T., & Ph, D. (2017). The skin aging exposome. Journal of Dermatological Science, 85(3), 152–161. https://doi.org/10.1016/j.jdermsci.2016.09.015
Lestari, S. B., Alam, M. A. W., & Setyani, I. K. (2024). Formulasi dan Evaluasi Mutu Fisik Sediaan Body Lotion Ekstrak Daun Alpukat ( Persea americana Mill ) Dengan Variasi Konsentrasi Emulgator. Journal Nutriture, 03(3), 96–102. https://doi.org/https://doi.org/10.31290/nj.v3i3.4629
Nafiah, S. R., Fitraneti, E., Rizal, Y., Primawati, I., & Hamama, D. A. (2024). Pengaruh Paparan Sinar Ultraviolet terhadap Kesehatan Kulit dan Upaya Pencegahannya : Tinjauan Literatur. Journal of Scientific (SJ), 3(3), 185–194.
Ningsih, M. A. L., Lianastuti, M., Suciyanti, Q. P., & Yuniarsih, N. (2022). Potensi Tabir Surya Pada Berbagai Tanaman Herbal. Jurnal Health Sains, 3(6).
Prasanth, M. I., Sivamaruthi, B. S., Chaiyasut, C., & Tencomnao, T. (2019). A Review of the Role of Green Tea ( Camellia sinensis ) in Antiphotoaging, Stress Resistance, Neuroprotection, and Autophagy. Nutrients, 11(474). https://doi.org/10.3390/nu11020474
Sebayang, S., Rayendra, R., Wientarsih, I., & Priosoeryanto, B. P. (2024). Potensi Tanaman Alpukat ( Persea americana Mill ) dalam Bidang Dermatologi. Jurnal Veteriner Dan BIomedis, 2(2), 79–85.
Simanjuntak, P. N., Herlina, H., Aritonang, B., & Yaturramadhan, H. (2025). Formulasi dan Evaluasi Sediaan Body Lotion dari Ekstrak Etanol Daun Alpukat ( Persea americana Mill .) sebagai Antioksidan dengan Metode DPPH Formulation and Evaluation of Body Lotion Preparation from Ethanol Extract of Avocado Leaves ( Persea americana M. Jurnal Farmasimed (JFM ), 112–121.
Sukma, Y. C. (2018). Formulasi Sediaan Tabir Surya Mikroemulsi Ekstrak Kulit Buah Nanas (Ananas comocus L) dan Uji In Vitro Nilai Sun Protection Factor (SPF). Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.
Yuniarsih, N., Dinanti, D., Susanti, E. I., Latif, M. Z., Irma, R., Rades, R. A., Buana, U., Karawang, P., & Barat, J. (2023). Review Article: Body Lotion from Various Plant Extracts Review Article : Body lotion Dari Berbagai Ekstrak Tanaman. Journal of Pharmaceutical and Sciences (JPS), 6(2), 810–815.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Noviasari Putri Pratiwi, Niken Luthfiyanti, Anna Fitriawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


