PENGETAHUAN, AKSES PELAYANAN KESEHATAN, DUKUNGAN KELUARGA DAN PERSEPSI KERENTANAN PENYAKIT BERHUNBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN PROLANIS DI PUSKESMAS PULAU RAKYAT

Authors

  • Riska Fadilla Pasaribu Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Rapotan Hasibuan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.50520

Keywords:

Kata Kunci: Prolanis, Penyakit kronis, Pemanfaatan layanan kesehatan

Abstract

Penyakit tidak menular menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat karena tingkat morbiditas dan mortalitas yang tinggi di seluruh dunia. Penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes melitus masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia, termasuk di Kabupaten Asahan. Pemerintah melalui BPJS Kesehatan menginisiasi Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) untuk meningkatkan kualitas hidup penderita penyakit kronis. Namun, pemanfaatan Prolanis di Puskesmas Pulau Rakyat masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan Prolanis menggunakan pendekatan mixed method dengan desain sequential explanatory berdasarkan model Andersen. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif terhadap 62 responden yang merupakan peserta Prolanis, dengan analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan, akses pelayanan kesehatan, dukungan keluarga, dan persepsi kerentanan penyakit dengan pemanfaatan Prolanis. Selanjutnya dilakukan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam terhadap kepala puskesmas, penanggung jawab Prolanis, dan peserta program. Hasilnya menunjukkan kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, ketidakterjangkauan peserta yang tinggal jauh, belum optimalnya edukasi kesehatan, serta belum berjalannya reminder SMS dan home visit. Penelitian ini menunjukkan bahwa rendahnya pemanfaatan Prolanis dipengaruhi oleh faktor pemungkin (akses dan dukungan), faktor predisposisi (pengetahuan dan persepsi), serta faktor kebutuhan (kesadaran akan risiko penyakit), sesuai dengan model Andersen. Diperlukan penguatan edukasi, sistem reminder, dan keterlibatan keluarga untuk meningkatkan efektivitas program.

References

Amanda A. Tambuwun, Grace D. Kandou, & Jeini E. Nelwan. (2021). Hubungan Karakteristik Individu dengan Kepatuhan Berobat pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Wori Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal KESMAS, 10(4), 112.

BPJS Kesehatan. (2014). Panduan praktis Prolanis (Program pengelolaan penyakit kronis). BPJS Kesehatan.

BPJS Kesehatan. (2021). Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis).

Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan. (2023). Profil Kesehatan Kabupaten Asahan Tahun 2023.

Dwi Wulandari, R., Putri, K., & Laksono, A. D. (2020). Socioeconomic Disparities in Antenatal Care Utilisation in Urban Indonesia. International Journal of Innovation, Creativity and Change. Www.Ijicc.Net, 14(2), 498.

Fadila, R., & Ahmad, A. N. (2021). Determinan Rendahnya Partisipasi dalam Program Pengelolaan Penyakit Kronis di Puskesmas. Jurnal Kesehatan Vokasional, 6(4), 208. https://doi.org/10.22146/jkesvo.66299

Fauziah, E. (2020). Pemanfataan Program Pengelolaan Penyakit Kronis. Higeia Journal of Public Health Research and Development, 4(4).

Hartati, W. W. T., & Kuswati, R. (2024). Pengaruh Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Terhadap Health Outcome Yang Dimediasi Health Literacy Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di UPTD Puskesmas Giriwoyo 1 Kabupaten Wonogiri. Journal Of Social Science Research, 4, 2590–2602.

House, J., Umberson, D., & Landis, K. (2003). Structures and Processes of Social Support. Annu Rev Sociol, 14, 293–318. https://doi.org/10.1146/annurev.so.14.080188.001453

Inggani, D., Solida, A., & Hubaybah, H. (2024). Determinan Pemanfaatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) di Wilayah Kerja Puskesmas Talang Banjar Kota Jambi. Jurnal Kesmas Jambi, 8(1), 59–70. https://doi.org/10.22437/jkmj.v8i1.31176

International Diabetes Federation. (2019). IDF Diabetes Atlas.

International Diabetes Federation. (2021). People with diabetes, in 1,000s. https://www.diabetesatlas.org/data/en/indicators/1/

Kementrian Kesehatan RI. (2022). Penyakit Tidak Menular (PTM). https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/761/penyakit-tidak-menular-ptm

Kementrian Kesehatan RI. (2023a). Laporan SKI 2023 Dalam Angka. In Kota Bukitinggi Dalam Angka (pp. 1–68).

Kementrian Kesehatan RI. (2023b). Laporan SKI Dalam Angka.

Kondo, A., Abuliezi, R., Naruse, K., Oki, T., Niitsu, K., & Ezeonwu, M. (2021). Perceived Control, Preventative Health Behaviors, and the Mental Health of Nursing Students During the COVID-19 Pandemic: A Cross-Sectional Study. INQUIRY: The Journal of Health Care Organization, Provision, and Financing, 58, 004695802110602. https://doi.org/10.1177/00469580211060279

Legal Yuniar Sabrina, S. R. R. (2023). Determinan Pemanfaatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). Higeia Journal of Public Health Research and Development, 7(4), 610–624.

Muhlisa, M., & BSA, A. (2023). Kepatuhan Medikasi Penderita Diabetes Mellitus Berdasarkan Teori Health Belief Model (HBM) Di Diabetes Center Kota Ternate Tahun 2017. Interest : Jurnal Ilmu Kesehatan, 7(2), 144–149. https://doi.org/10.37341/interest.v7i2.23

Musdalifah, M., Hamzah, W., & Baharuddin, A. (2024). Hubungan Keikutsertaan Kegiatan Prolanis dengan Kualitas Hidup Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Bangkala. JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan), 9(1), 92. https://doi.org/10.30829/jumantik.v9i1.15482

Nutbeam, D. (2000). Health literacy as a public health goal: A challenge for contemporary health education and communication strategies in the 21st century. Health Promotion International, 15. https://doi.org/10.1093/heapro/15.3.259

Onyeanusi, C., Adibe, P. M., Ukwe, C., & Aguwa, C. (2019). The Impact of Family Support on Medication Adherence and Glycemic Control of Type 2 Diabetes Outpatients in a Nigerian Tertiary Hospital. - J Pharm Sci Therap 2019, 5(1): 295-300. 5, 295–300. https://doi.org/10.18314/jpt.v5i1.1653

Retnowati, N., & Satyabakti, P. (2020). HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP PENDERITA DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS TANAH KALIKEDINDING The Correlation between Family Support with the Quality of Life of Patients with Diabetes Mellitus. Jurnal Berkala Epidemiologi, 3(1), 57–68.

Rizma Adlia Syakurah, Siti Halimatul Munawarah, Windi Indah Fajar Ningsih, S. N. T. (2024). Lansia Sehat Bersama Prolanis : Peningkatan Status Kesehatan Pasien Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Di Klinik Azzahra Palembang. Αγαη, 15(1), 37–48.

Rosenstock, I. M. (1974). Historical Origins of the Health Belief Model. Health Education Monographs, 2(4), 328–335.

Şahin, E., Yavuz Veizi, B. G., & Naharci, M. I. (2024). Telemedicine interventions for older adults: A systematic review. Journal of Telemedicine and Telecare, 30(2), 305–319. https://doi.org/10.1177/1357633X211058340

Sharaf, F. (2020). Impact of health education on compliance among patients of chronic diseases in Al Qassim, Saudi Arabia. International Journal of Health Sciences, 4(2), 139–148.

WHO. (2023). Indonesia dalam Laporan Pemantauan Global Cakupan Kesehatan Semesta 2023.

World Health Organization. (2023). Noncommunicable diseases. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/noncommunicable-diseases

Zhao, S. Q., Zhao, L. P., Xu, X. P., & You, H. (2023). Individual-Level Health Care Costs Attributable to Noncommunicable Diseases: A Longitudinal Study Based on the Older Adults in China. Inquiry (United States), 60. https://doi.org/10.1177/00469580231214469

Downloads

Published

2025-12-28