ASUHAN KEPERAWATAN FOOT MASSAGE TERHADAP EDEMA EKSTREMITAS BAWAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER III
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.50214Keywords:
Asuhan Keperawatan, Edema, Foot Massage, Ibu Hamil, Trimester IIIAbstract
Kehamilan trimester III merupakan periode akhir perkembangan janin dengan usia kehamilan sekitar 29–40 minggu. Pada masa ini, wanita hamil sering mengalami perubahan fisiologis seperti pembengkakan pada tungkai bawah yang menimbulkan rasa tidak nyaman dan dapat mengganggu aktivitas harian. Sekitar 75% ibu hamil trimester III mengalami edema karena peningkatan tekanan vena dan retensi cairan. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang bisa diterapkan ialah melalui terapi pijat kaki (foot massage). Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis Asuhan Keperawatan dengan Intervensi Terapi Foot Massage terhadap Penurunan Edema Ekstremitas Bawah pada Ibu Hamil Trimester III. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus pada satu ibu hamil trimester III yang mengalami edema ekstremitas bawah. Data dikumpulkan melalui lembar observasi, metline, dan penerapan SOP intervensi foot massage selama lima hari berturut-turut, masing-masing selama 20 menit. Hasil Setelah intervensi selama lima hari, terjadi penurunan tingkat edema pada lingkar angkle. Pada hari pertama, lingkar kaki kanan dan kiri masing-masing 27cm kaki kanan dan 26 cm kaki kiri, setelah hari kelima, lingkar kaki kanan dan kiri menurun menjadi masing-masing 23 cm kaki kanan dan kiri. Hal ini menunjukkan adanya penurunan tingkat edema yang signifikan setelah dilakukan terapi pijat kaki secara teratur. Kesimpulan penelitian adalah terapi foot massage efektif menurunkan edema ekstremitas bawah pada ibu hamil trimester III.References
Anggraini, R., Asmawati.,Dahrizal & Hani. (2024). Pijat Kaki dan Rendam Air Hangat Efektif menurunkan. Jurnal Vokasi Keperawatan 162–
170.
Ayu, S., Nella, V., & Mudy, O. (2023). Pengaruh Pijat Kaki Dan Rendam Air Hangat Campur Garam Terhadap Penurunan Edema Kaki Pada
Ibu Hamil Trimester Iii Di Puskesmas Bangetayu Genuk Kota Semarang. Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 1(1), 227–238.
Handayani, D., Octavariny, R., & Saputri, I. N. (2020). Pengaruh Pijat Kaki Dan Rendam Air Hangat Campur Kencur Terhadap Edema Kaki Fisiologis Pada Ibu Hamil Trimester III. Jurnal Penelitian Kebidanan & Kespro, 3(1), 63–68.
Hernawati, Y., Pebriyantina, D, & Dharma, K. (2024). Pengaruh Foot Massage Terhadap Derajat Edema. Jurnal Sehat Masada, Xviii .
Pransiska, D., & Netsimar. (2024). Penerapan Rendam Air Kencur Hangat Dengan Pijat Kaki Untuk Mengurangi Oedema Pada Kaki Ibu
Hamil. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keris Husada, 8(1).
Prianti, A. (2023). Efektivitas Rendaman Air Rebusan Kencur Terhadap Penurunan Oedema Kaki Pada Ibu Hamil Trimester Iii. Kebidanan,
1, 309–321.
Suryati, E. (2024). Keefektifan Pijat Kaki Dan Terapi Rendam Air Hangat Terhadap Edema Kaki Ibu Hamil Trimester III. Jurnal Pembelajaran
Pemberdayaan Masyarakat (Jp2m), 5(3), 685–695.
Yanti, M., Purba, T., & Ariescha, P. A. Y.(2020). Pengaruh Penerapan Pijat Dan Rendam Kaki Dengan Air Hangat Campuran Kencur
Terhadap Edema Kaki Pada Ibu Hamil. Jurnal Kebidanan Kestra (Jkk), 2(2), 164–171.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 putri Pajaria

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


