IMPLEMENTASI SENAM NIFAS OTARIA TERHADAP INVOLUSI UTERI PADA IBU NIFAS DI PUSKESMAS WANADADI 1 KABUPATEN BANJARNEGARA
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v6i3.49964Keywords:
Ibu Nifas, involusi uterus, pengetahuan, senam nifasAbstract
Masa nifas ditandai dengan involusi uterus yang berupa penurunan Tinggi Fundus Uteri (TFU). Penurunan yang terlambat dapat meningkatkan resiko perdarahan postpartum. Salah satu upaya untuk mempercepat proses involusi uteri adalah dengan senam nifas otaria, yang dapat memperkuat otot uterus dan memperlancar sirkulasi darah. Tujuan penelitian ini adalah meingkatkan pengetahan dan mengevaluasi proses involusi uteri pada ibu nifas setelah senam nifas otaria. Metode penelitian ini adalah observasi dan intervensi dengan 5 ibu nifas pada hari ke-2 sampai ke-7. Intervensi dilakukan selama 7 hari, meliputi pemantauan kondisi ibu dan pengukuran TFU setiap hari. Kegiatan diawali dengan pengkajian data, memberikan pengetahuan tentang senam nifas otaria melalui pretest dan posttest, serta mengevaluasi proses involusi uteri.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 20–35 tahun (100%), multipara (60%), dan IMT normal (60%). Tingkat pengetahuan tentang senam nifas otaria meningkat dari kategori kurang (40%) dan cukup (60%) menjadi baik (100%). Hasil pengukuran involusi menunjukkan penurunan TFU optimal hingga pertengahan pusat-simpisis setelah 7 hari.Simpulan : Senam nifas otaria efektif mempercepat involusi uteri dan meningkatkan pengetahuan ibu nifas.References
Anggarini, D. (2020). Involusi Uteri pada Masa Nifas. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 7(2), 45–52.
Fahriani, D., et al. (2020). Perdarahan Postpartum sebagai Penyebab Kematian Ibu. Jurnal Kebidanan, 5(1), 11–19.
Indreswati, N., & Annisa, R. (2022). Pengaruh Senam Nifas terhadap Penurunan TFU. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 8(1), 55–62.
Victoria, Y., & Yanti, R. (2021). Manfaat Senam Nifas dalam Percepatan Involusi Uteri. Jurnal Bidan, 6(3), 100–108.
Susi Susanti, A., et al. (2023). Senam Nifas Otaria untuk Pemulihan Ibu Postpartum. Jurnal Kebidanan Indonesia, 9(2), 120–130.
Januarsih, L., et al. (2024). Senam Nifas Otaria dan Hubungannya dengan Involusi Uteri. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(1), 77–85.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fadhilatun Nadiroh

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


