PENERAPAN KONSUMSI MENTIMUN PADA ASUHAN KEPERAWATAN LANSIA Ny. M DENGAN DIAGNOSA HIPERTENSI DI PANTI DAMAI WERDHA RANOMUUT

Authors

  • Vani Yulmin Tampilang Program Studi Profesi Ners, Fakultas Keperawatan, Universitas Pembangunan Indonesia Manado
  • Djuwinda Jarang Program Studi Profesi Ners, Fakultas Keperawatan, Universitas Pembangunan Indonesia Manado

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v6i3.49801

Keywords:

hipertensi, mengkonsumsi mentimun, tekanan darah

Abstract

Hipertensi merupakan masalah yang perlu diwaspadai, karena tidak ada tanda dan gejala yang khusus pada penyakit ini dan beberapa orang masih merasa sehat untuk beraktivitas seperti biasanya. Hipertensi merupakan masalah yang perlu diwaspadai, karena tidak ada tanda dan gejala yang khusus pada penyakit ini dan beberapa orang masih merasa sehat untuk beraktivitas seperti biasanya. Hal ini yang membuat hipertensi sering disebut silent killer atau pembunuh diam-diam, orang-orang akan tersadar memiliki penyakit hipertensi ketika gejala yang dirasakan semakin parah dan memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan. Gejala yang sering dikeluhkan penderita hipertensi adalah peningkatan tekanan darah. sakit kepala, pusing, lemas, kelelahan, sesak nafas, gelisah, mual, muntah, epitaksis sampai dengan terjadinya penuruanan kesadaran pada penderita. Hal ini yang membuat hipertensi sering disebut silent killer atau pembunuh diam-diam, orang-orang akan tersadar memiliki penyakit hipertensi ketika gejala yang dirasakan semakin parah dan memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan. Mentimun dengan kaliumnya yang tinggi, memiliki khasiat meringankan penyakit hipertensi, terutama hipertensitivitas terhadap natrium. Tujuan penelitian ini turunnya tekanan darah setelah mengkonsumsi menitmun pada Ny. M. pada Asuhan Keperawatan Lansia Ny. M Dengan Diagnosa Hipertensi Dipanti Damai Werdha Ranomuut. Hasil penelitian dari penerapan mengkonsumsi menitmun yang dilakukan sehari sekali selama 3 hari berturut-turut didapati bahwa mengkonsumsi mentimun dapat menurunkan tekanan darah.

References

Barus, M. (2019). Terapi Jus Mentimun Menurunkan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi. Jurnal Mutiara Ners 2(2), 230-237.

Christine M, Ivana T, Martini M. Pengaruh Pemberian Jus Mentimun Terhadap Tekanan Darah Lansia Dengan Hipertensi Di PSTW Sinta Rangkang Tahun 2020. J Keperawatan Suaka Insa. 2021;6(1):53–8

Dirjen P2 Penyakit. (2022). Prevalensi Penyakit Hipertensi Di Indonesia Tahun 2021. Jakarta; 2022.

Fauziah, f. T., Nuryani., Putri, R. R., Pidia, S., dan Suci, I. Sari. (2021). Hipertensi (Si Pembunuh Senyap). Medan: Pusdikra Mitra Jaya. ISBN: 978-623-6853-59-7

Hanifa Outri, Yosi S., dan Deefia Roza. (2023). Efektifitas Jus Mentimun terhadap Tekanan darah Pada Penderita Hipertensi.((JHCN- Journal Of Health and Cardiovascular Nursing). Vol 3

Mahrunnisa, S. M., Dan Arina Maliya. (2024). Konsumsi Mentimun (cucumis Sativus Iinn) dalam menurunkan tekanan darah ada penderita Hipertensi. Holistik Junal Kesehatan. Vol 18. No 2:225-232

Nuraisyah, F., & Kusumo, H. R. (2021). Edukasi Pencegahan dan Penanganan Hipertensi untuk Meningkatkan Kualitas Hidup pada Lansia. 1(2), 35–38.

Nurfanida, L. (2015). Panduan Mandiri Melacak Penyakit. Jakarta: KAWAH media. ISBN: 602-71445-8-0, Hal 77

Nurrahmani, U. 2018. stop! hipertensi (Qoni (ed.)). Familia

Purwono, J., Sari, R., Ratnasari, A., & Budianto, A. (2020). Pola Konsumsi Garam Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia. Jurnal Wacana Kesehatan, 5(1), 531. https://doi.org/10.52822/jwk.v5i1.120

Purwono, J., Sari, R., Ratnasari, A., & Budianto, A. (2020). Pola Konsumsi Garam Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia. Jurnal Wacana Kesehatan, 5(1), 531. https://doi.org/10.52822/jwk.v5i1.120

Rohmawati, D. L. (2021). Terapi komplementer untuk menurunkan tekanan darah. Media Sains Indonesia

Sumrtini, N. P., Zulkifli & Adhtya. (2019). Pengaruh Senam Hipertensi Lansia Tergadapa Tekanan Darah Lansia Dengan Hipetensi di Wilayah Kerja Puskesmas Cakranegara Kelurahan Turida Tahun 2019. 1(), 47-55.

Tukan RA. Efektifitas Jus Mentimun Dalam Menurunkan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi. J Borneo Holist Heal. 2018;1(1):43–50.

Downloads

Published

2025-09-30