EFEKTIVITAS EMO-DEMO PEMBUATAN GUMMY BUAH NAGA DAN IKAN LEMURU TERHADAP PENGETAHUAN GIZI DI IBU PKK DESA WRINGINPITU

Authors

  • Dea Amanda Caressa Program Studi S1 Gizi STIKes Banyuwangi
  • Alfian Abdul Rajab Program Studi S1 Gizi STIKes Banyuwangi
  • Efina Amanda Program Studi S1 Gizi STIKes Banyuwangi
  • Agus Putra Murdani Program Studi S1 Gizi STIKes Banyuwangi

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v6i3.49212

Keywords:

emodemo, pengetahuan, status gizi,

Abstract

Gizi kurang adalah masalah kesehatan global, termasuk di Indonesia, yang berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Menurut SSGI 2023, prevalensi stunting pada balita mencapai 21,5%, sehingga memerlukan penanganan serius. Salah satu penyebab utama gizi kurang adalah kekurangan asupan gizi selama periode 1000 hari pertama kehidupan. Pengetahuan gizi menjadi faktor kunci dalam pemenuhan kebutuhan gizi pada masa tersebut, sehingga diperlukan intervensi edukatif, salah satunya melalui metode emo-demo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan ibu mengenai cara membuat gummy berbahan dasar buah naga dan ikan lemuru sebagai alternatif edukasi gizi, dengan menggunakan pendekatan Emo-Demo yang dievaluasi melalui pretest dan posttest. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pre-Test Post-Test. Kegiatan dilakukan pada hari Rabu, 14 Mei 2025, di Aula Balai Desa Wringinpitu. Seluruh populasi yang terdiri dari 43 orang ibu dijadikan sampel dengan teknik total sampling. Untuk menganalisis perubahan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi, digunakan uji Wilcoxon. Selain itu, analisis N-Gain dilakukan untuk menilai seberapa efektif metode emo-demo dalam meningkatkan pengetahuan peserta. Pengetahuan ibu-ibu anggota PKK di Desa Wringinpitu meningkat setelah diberikan edukasi melalui metode emo-demo. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest dengan nilai signifikansi 0,018. Sementara itu, perhitungan N-Gain menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan termasuk dalam kategori sedang. Metode emo-demo terbukti cukup efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu mengenai pembuatan gummy dari ikan lemuru dan buah naga sebagai bagian dari edukasi gizi.

References

Agustina, R., Ait-Aissa, M., Aridiyah, F. O., et al. (2018). Promoting Healthy Infant Feeding Practices Using Emo-Demo in Indonesia: Evidence from a Cluster-Randomized Trial. The Lancet Global Health, 6(3), e292–e302.

Azwar, S. (2011). Sikap dan Perilaku Dalam: Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Azwar, S. (2013). Sikap Manusia: Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Barber, S. L., & Gertler, P. J. (2019). Health workers, quality of care, and child health: Simulating the relationships between increases in health staffing and child length. Health Policy (Amsterdam, Netherlands). 91(2), 148. https://doi.org/10.1016/j.healthpol.2008.12.001

Cita Eri Ayuningtyas, Annisa Parisudha, Ramadhani Khairunnisa. (2022). Pelatihan Olahan Pangan Lokal pada Kelompok Ibu-Ibu PKK di Terong 1, Terong Dlingo. 298-304.

Fajeril, M. (2020). Peningkatan Kesadaran Kebutuhan Gizi Ibu Hamil Sebagai Tindakan Pencegahan Stunting Melalui Modul Emotional-Demonstration ( Emo-Demo ). 17, pp. 48–53.

Fitriyani, A. (2020). Hubungan Pengetahuan Gizi Ibu dengan Status Gizi Anak Balita. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 12(1), 45–52.

Hidayanti, Lilik., & Sri Maywati.(2020). Promosi Gizi Melalui Metode Emo-Demo untuk Mengubah Persepsi Ibu tentang Makanan Berbasis Pangan Lokal. Jurnal Gemassika, 4(1).

Kementerian Kesehatan R.(2019). Buku Saku Panduan Praktis Melakukan Emo-Demo untuk Optimalisasi Status Gizi. Jakarta: Direktorat Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Global Alliance for Improved Nutrition

Kementerian Kesehatan R.(2019). Pedoman Teknis Program Optimalisasi Status Gizi (OSG) dengan Metode Emo-Demo Jakarta: Direktorat Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Global Alliance for Improved Nutrition.

Lestari, I., & Widyastuti, R. (2022). Edukasi Gizi terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu dalam Pemenuhan Gizi Anak. Media Gizi Indonesia, 17(2), 123–130.

Liem, S., Panggabean, H. and Farady, R. M. (2019). Persepsi Sosial Tentang Stunting Di Kabupaten Tangerang. Jurnal Ekologi Kesehatan, 18(1), pp. 37–47. doi: 10.22435/jek.18.1.167.37-47.

Puspawati, G. A. K. D., Ina, P. T., & Ekawati, G. A. (2023). Potensi Antioksidan Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Kering dengan Pre-Treatment. Jurnal Agroteknologi, 16(02), 148. https://doi.org/10.19184/jagt.v16i02.27927

Rochmawati, N. (2019). Pemanfaatan Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus) Sebagai Tepung Untuk Pembuatan Cookies. Jurnal Pangan Dan Agroindustri, 7, 19–24. https://doi.org/10.21776/ub.jpa.2019.00 7.03.3

Rohmah. 2023. Monitoring Child Growth and Development in Families at Risk of Stunting Using the Elsimil(Elektronik Siap Nikah Dan Hamil) Application. Community DevelopmentJournal. https://doi.org/10.33086/cdj.v7i3.5175

Saputri, R. A. and Tumangger, J. (2019). Hulu-Hilir Penanggulangan Stunting Di Indonesia. Journal of Political Issues, 1(1), pp. 1–9. doi: 10.33019/jpi.v1i1.2.

Sari, K., Wicaksono, F., & Andriani, T. (2021). Pengaruh Edukasi Gizi dengan Metode Emo Demo terhadap Pengetahuan Ibu Balita. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 12(1), 23–30.

Shi L ZJ. (2014). Recent Evidence Of The Effectiveness Of Educational Interventions For Improving Complementary Feeding Practices In Developing Countries. J Trop Pediatr. 6(3):64–74.

UNICEF.(2020). Malnutrition prevalence remains alarming: stunting is declining too slowly while wasting still impacts lives of far too many young children, UNICEF. Available at: https://data.unicef.org/topic/nutrition/malnutrition/.

Videricka, E. M., Ningtyas, F. W., Astuti, N. F. W., & Adi, D. I. (2020). Emotional Demonstration (Emo-Demo) Katakan Tidak pada Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP ASI) Dini. A-Khidmah Journal, 3, 1924.http://repository.unej.ac.id/bitstream/handle/123456789/65672/Ainul Latifah101810401034.pdf?sequence=1

Waroh, Y. K., Andarwulan, S., Setiawandari, & Hidayatunnikmah, N. (2019). Usaha Untuk Meningkatkan Cakupan ASI Ekslusif dengan Pendekatan Emotional Demonstration Ikatan Ibu dan Anak. Jurnal Abadimas Adi Buana, 3(2), 37– 40. https://doi.org/10.36456/abadimas.v3.i 2.a2170

World Health Organization. (2019). Childhood Stunting: Challenges and opportunities. Report of a Promoting Healthy Growth and Preventing Childhood Stunting colloquium. WHO Geneva, 34.

Wicaksono, F., & Rachmawati, R. (2022). Emo Demo sebagai Metode Komunikasi Perubahan Perilaku Gizi pada Ibu Balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 17(1), 55–63.

Downloads

Published

2025-09-29