HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEKAMBUHAN PADA PASIEN HALUSINASI PENDENGARAN DI POLI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT ERNALDI BAHAR PROVINSI SUMATERA SELATAN

Authors

  • R.A. Fadilah Program Studi Sarjana Keperawatan STIKES Mitra Adiguna Palembang
  • Ruri Dwi Septiani Program Studi Sarjana Keperawatan STIKES Mitra Adiguna Palembang

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v6i3.49192

Keywords:

Dukungan Keluarga, Halusinasi Pendengaran, Kekambuhan

Abstract

Halusinasi merupakan gangguan persepsi dimana pasien mengekspresikan sesuatu yang sebenarnya tidak terjadi. Halusinasi pendengaran merupakan jenis halusinasi yang paling banyak ditemukan. Salah satu faktor penyebab terjadinya kekambuhan pada pasien halusinasi pendengaran adalah kurangnya peran serta keluarga dalam perawatan terhadap anggota keluarga yang menderita penyakit tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kekambuhan pada pasien halusinasi pendengaran di Poli Rawat Jalan Rumah Sakit Ernaldi Bahar Provinsi Sumatera Selatan. Dengan mengambil data penderita halusinasi pendengaran pada tahun 2024 sebagai populasi penelitian. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel pada penelitian adalah keluarga pasien halusinasi pendengaran di Poli Rawat Jalan Rumah Sakit Ernaldi Bahar Provinsi Sumatera Selatan sebanyak 91 orang. Metode pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dukungan keluarga. Desain penelitian menggunakan studi korelasional dengan pendekatan cross sectional, dan melakukan analisa data dalam bentuk univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil uji Chi-Square didapati nilai p value < 0,05 maka disimpulkan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kekambuhan pada pasien halusinasi pendengaran di Poli Rawat Jalan Rumah Sakit Ernaldi Bahar Provinsi Sumatera Selatan. Berdasarkan hasil penelitian ini maka disarankan kepada keluarga agar dapat memberikan dukungan yang baik supaya dapat menekan angka kekambuhan pada pasien halusinasi pendengaran karena keluarga merupakan orang atau lingkungan terdekat penderita, semakin erat dukungan keluarga maka semakin kecil tingkat kekambuhan yang dialami.

References

Alfianto, A. G., Apriyanto, F., & Diana, M. (2019). Pengaruh psikoedukasi terhadap tingkat pengetahuan tentang stigma gangguan jiwa. JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan), 2(2), 37–41.

Agustia, Y. (2020). The Correlation of Family Support and Relapse Prevention in Patients with Schizophrenia in Out-Patients Unit of Sungai Bangkong Psychiatric Hospital Pontianak. ProNers, 5(1).

Angelina, S., & Avelina, Y. (2021). Hubungan Pengetahuan Keluarga Tentang Gangguan Jiwa Dengan Keluarga Kemampuan Merawat Dengan Gangguan Orang Jiwa Diwilayah Kerja Puskesmas Bola Kecamatan Bola Kabupaten Sikka. Jurnal Keperawatan Dan KesehatanMasyarakat,5(2)

Antari, N. P. G., & Suariyani, N.L.P. (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Relaps Pada Pasien Halusinasi Pendengaran Di Kabupaten Badung. Archive of Community Health, 8(2), 304.

Berowi, A., Rahman, G., & Badar, B. (2023). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kekambuhan Pada Pasien Gangguan Persepsi Sensori Halusinasi. SAINTEKES: Jurnal Sains, Teknologi Dan Kesehatan, 2(3), 324-335.

Bujang, N. M., M.Kidri & Suhermi E. (2022). Dukungan Keluarga pada Tingkat Kekambuhan Klien Halusinasi. Window of Nursing Journal 3(2), 191.

Damayanti, F. P. (2020). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kekambuhan pada Pasien Halusinasi Pendengaran di Wilayah Kerja Puskesmas Geger Kabupaten Madiun. Perpustakaan Stikes Bhakti Husada Mulia Madiun

Friedman. (2014). Buku Ajar Keperawatan Keluarga Riset, Teori, & Praktik. Edisi 5.Jakarta: ECG

Hardani. (2020). Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. Yogyakarta : CV Pustaka Ilmu Grup.

Hariadi, A. N. (2020). Hubungan Antara Dukungan Keluarga Terhadap Kejadian Kekambuhan Pasien Halusinasi Pendengaran. Jurnal Keperawatan, 14(1).

Herawati, N. Afconneri, Y. (2021) Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Kemampuan Keluarga Merawat Pasien Halusinasi Pendengaran Dengan Halusinasi. 9(2), pp. 435–444.

Husni, M. (2023). Buku Keperawatan Jiwa. Malang: PT. Literasi Nusantara Abadi Grup.

Ismunandar, Ahmad, Supriadi, Fajrilah & Amir. (2023). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kekambuhan Halusinasi Pendengaran pada Pasien yang Berkunjung di Klinik Jiwa RSUD Madani Palu. Jurnal Kolaboratif Sains, 6(12), 1673.

Karitas, M. D., Faisal, K. & Nita, A. (2023). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat pada Klien Halusinasi. Malahayati Health Student Journal, 3 (11), 3792 – 3804.

Kelliat, Budi Anna. (2019). Asuhan Keperawatan Jiwa. Jakarta: EGC

Kemenkes BKPK. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) (2023) Dalam Angka. Kementrian Kesehatan Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan; 2023.

Kristina. (2020). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Intensitas Kekambuhan Gangguan Halusinasi Pendengaran di Poliklinik Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr.Muhammad Ildrem Tahun 2019. Viii.

Lalla, N. S. N., & Yunita, W. (2022). Penerapan Terapi Generalis Pada Pasen Halusinasi Pendengaran Dengan Masalah Keperawatan Halusinasi Pada Pasien halusinasi. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran, 1(1), 10–19.

Laporan Tahunan Rumah Sakit Ernaldi Bahar Tahun (2022). Kunjungan Pasien Rawat Jalan 2022. Palembang

Laporan Tahunan Rumah Sakit Ernaldi Bahar Tahun (2023). Kunjungan Pasien Rawat Jalan 2023. Palembang

Laporan Tahunan Rumah Sakit Ernaldi Bahar Tahun (2024). Kunjungan Pasien Rawat Jalan 2024. Palembang

Marlita, L. O. V., & Wulandini, P. (2020). Hubungan Dukungan Keluarga terhadap Relaps Pasien Halusinasi Pendengaran di Rumah Sakit Jiwa Tampan Pekanbaru Tahun 2020. Jurnal Keperawatan Abdurrab, 4(1), 77-83.

Muhajir, R., & Arif R. (2024). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kekambuhan pada Pasien Halusinasi Pendengaran di Rumah Sakit Jiwa Prof. dr. Muhammad Ildrem Medan. Jurnal Kebidanan, Keperawatan dan Kesehatan (J-BIKES), 4(1), 20-22.

Muhasidah, et al., (2025). Keperawatan Keluarga. Jakarta: Media Pustaka Indo.

Muhith, A. (2015). Dasar-Dasar Keperawatan Jiwa. Jakarta: Salemba Medika.

Ningsih, N. S., Agustang, A. D. M. P., Hamdan, Kasman, Handayani, S. & (2023). Epidemiologi Sosial. Bandung : Media Sains Indonesia.

Niswa, Melinda, Noor, Siti, Nurul, Suhariyati, Nessy, Noviany, Dely, Helmi. (2021). Keperawatan Keluarga (Family Nursing). Bandung: Duta Media Publishing

Nugroho, H., Firda, Soesanto & Aisyah. (2021). Perawatan Halusinasi, Dukungan Keluarga Dan Kemampuan Pasien Mengontrol Halusinasi : Literature Review. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat. Vol 10 (3)

Nursalam (2020). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Selemba. Medika

Pardede J. A., Harjuliska, Arya Ramadia. (2021). Self effiicacy peran keluarga dan berhubungan dengan frekuensi kekambuhan pasien Halusinasi Pendengaran. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Volume 4 Nomor 1,e-ISSN 2621-2978; p-ISSN 2685-9394.

Putri, V.S., Yanti, R. D. (2021). Hubungan Pengetahuan Dan Dukungan Keluarga Dengan Cara Merawat Pasien Halusinasi Di Wilayah Kerja Puskesmas Kebun Handil Kota Jambi. 10(2), 274–281.

Pratitis, M. P., Luthfiana, Heni & Aprillia. (2024). Buku Ajar Metodologi Penelitian. Jakarta: Prndidikan Deepublish.

Pratiwi, N., Asep R. & Heri D.M. (2024). Penerapan Latihan Bercakap-cakap pada Pasien Halusinasi Pendengaran di Puskesmas Cigeureung Kota Tasik Malaya. Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia, (20)1, 45-46

Rahmayanti, Y. N. (2020). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Kekambuhan pada Pasien Halusinasi Pendengaran di Poli Rawat Jalan RSJD DR. Arif Zainudin Surakarta. Jurnal Stethoscope, 1(1).

Rohmayanti, D., Sakundarno, M., & Sutiningsih, D. (2023). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Relaps Pasien Halusinasi Pendengaran Di Wilayah Upt Puskesmas Carita. Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako), 9(3), 354-362.

Ruswadi (2021). Keperawatan Jiwa. Indramayu: Penerbit Adab (CV. Adanu. Abimata).

Safrudin & Aszrul. (2021). Buku Ajar Keperawatan Keluarga. Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (Lp2m) Stikes Panrita Husada Bulukumba

Schmack, K., M. Bosc, T. Ott, J. F. Sturgill, dan A. Kepecs. (2021). “Striatal dopamine mediates hallucination-like perception in mice.” Science 372(6537):eabf4740. doi: 10.1126/science.abf4740.

Shi Liang, Sun Jiangzhou, Wei Dongtao, & Qiu Jiang. (2020). Recover From The Adversity:Functional Connectivity Basis Of Psychological Resilience. Scince Direct, 122, 20–27

Sumah, D. F. (2020). Dukungan Keluarga Berhubungan Dengan Kemampuan Pasien Skizofrenia Dalam Mengontrol Halusinasi Di RSKD Provinsi Maluku Dene Fries Sumah. 10(3), 53–58

Simbolon, H. E., Sitompul, D. F., & Hutasoit, E. S. (2021). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Relaps Pada Penderita Halusinasi Pendengaran Dalam Hal Mengkomsumsi Obat. JKM, 14(2), 22-33.

Siswantoyo, B. P. G., & Gunawan, B. P. (2021). Analisis Yuridis Terhadap Tindak Pemasungan Pada Penderita Gangguan Jiwa. Jurnal Reformasi Hukum, 2(1) 57–61.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta

Syahza., A, (2021). Metodologi penelitian. Edisi Revisi. Pekanbaru: UR Press;

Syarif, I., Nursiah, A., & Idris, I. (2020). Faktor Risiko Kejadian Relaps pada Penderita Halusinasi Pendengaran Paranoid di RSKD Provinsi Sulawesi Selatan. Syntax Idea, 2(11), 851-865.

Tiara, C., Pramesti, W., Pebriyani, U., & Alfarisi, R. (2020). Hubungan konsep dukungan keluarga dengan tingkat kekambuhan pada paisen Halusinasi Pendengaran. Vol. 11(1), 522–532. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i2.339

Tanjung, A. I., Neherta, M., & Sarfika, R. (2023). Penyebab Kekambuhan Pada Pasien Halusinasi Pendengaran. Indramayu: Penerbit Adab.

Tombokan, M., Rahman, R., Nur, M., Angriani, S., Fitr, F., & Subriah. (2022). Hubungan Antara Dukungan Keluarga dengan Kekambuhan Penderita Halusinasi Pendengaran. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(1), 337-344.

Undang–Undang Republik Indonesia no 18. (2014). Kesehatan jiwa. Jakarta. Kementrian Kesehatan Indonesia.

Waluyo, Agus. (2022). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Relaps Pasien Halusinasi Pendengaran. Jurnal Keperawatan Bunda Delima, 4(1), 47-51.

Widayat, Agus. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan Keluarga dengan Kemampuan Merawat Pasien Halusinasi di RSI Banjarnegara. Diss. Universitas Islam Sultan Agung Semarang, 2023.

WHO, (2020). Schizophiarnet]. www.who.int/en/news-room/fact-sheets/detail/schizophrenia

Yani, et al. (2022). Peluang psikoedukasi keluarga untuk pencegahan kekambuhan orang dengan gangguan jiwa di Papua. Keperawatan Jiwa, 8(2), 193.

Yosep, I. (2016). Keperawatan Jiwa. Cetakan 4 Bandung: PT. Refika Aditama

Zainuddin, R., & Hashari, R. (2019). Efektifitas Murotal Terapi Terhadap Kemandirian Mengontrol Halusinasi Pendengaran. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Edisi Khusus, 12-16.

Downloads

Published

2025-09-29