PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI LEMON TERHADAP PENURUNAN MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER 1 DI DESA SUKORENO KECAMATAN UMBULSARI, JEMBER
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v6i3.47309Keywords:
Aromaterapi Lemon, Ibu Hamil, Mual MuntahAbstract
Kehamilan trimester 1 merupakan masa adaptasi tubuh terhadap perubahan hormonal dan fisiologis. Salah satu keluhan yang umum dirasakan ibu hamil yaitu mual muntah. Salah satu upaya non farmakologis yang dapat dilakukan dengan pemberian aromaterapi lemon. Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh pemberian aromaterapi lemon terhadap mual muntah pada ibu hamil trimester 1 di Desa Sukoreno Kecamatan Umbulsari, Jember. Jenis penelitian ini pre eksperimental dengan desain one group pretest posttest design. Populasi yaitu seluruh ibu hamil trimester I dengan keluhan mual muntah, jumlah sampel sebanyak 32 orang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sukoreno Kecamat Umbulsari pada bulan April 2025. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuisioner PUQE dan SOP pemberian aromaterapi lemon. Analisis data menggunakan uji wilcoxon sign rank test. Hasil penelitian menunjukkan Ibu hamil trimester 1 sebelum diberikan aromaterapi lemon menunjukkan sebagian besar kategori sedang sebanyak 20 orang (62,5%). Sesudah dierikan aromaterapi lemon menunjukkan sebagian besar kategori ringan sebanyak 17 orang (56,2%). Hasil analisis menggunakan uji wilcoxon sign rank test menunjukkan nilai p-value 0,000 < α = 0,05, berarti signifikan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian aromaterapi lemon terhadap penurunan mual muntah pada ibu hamil trimester 1 di desa Sukoreno Kecamatan Umbulsari, Jember. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi dalam memberikan asuhan kebidanan pada kehamilan khususnya ibu hamil trimester 1 dengan mual muntah.References
Apriyanti, E. dan Ayudiah, F. (2024) “Hubungan Paritas dan Usia dengan Emesis Gravidarum pada Ibu Hamil TM 1 di Puskesmas Bentiring Kota Bengkulu,” Jurnal Kesehatan Indonesia, 1(1).
Artamevia, J.N. dan Soimah, N. (2023) “Asuhan kebidanan kehamilan trimester I dengan keluhan mual dan muntah,” In Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM Universitas’ Aisyiyah Yogyakarta, 1, hal. 715–724.
Fauziah, N.A., Komalasari, K. dan Sari, D.N. (2022) “Faktor–Faktor yang Mempengaruhi Emesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester I,” Majalah Kesehatan Indonesia, 3(1), hal. 13–18.
Fitria, A., Prawita, A.A. dan Yana, S. (2021) “Pengaruh Aromaterapi Lemon terhadap Emesis Gravidarum Trimester I,” Jurnal Bidan Cerdas, 3(3), hal. 96–102.
Jannah, M. dan Rahmawati, A. (2021) “Efektivitas Pemberian Aromaterapi Lemon untuk Menurunkan Frekuensi Mual & Muntah pada Ibu Hamil Trimester I: Literatur Review,” Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(2), hal. 191–195.
Mujayati, N., Ariyani, N.W. dan Mauliku, J. (2022) “Efektivitas aromaterapi lemon pada penurunan derajat emesis gravidarum di praktek mandiri bidan,” Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery), 10(1), hal. 73–79.
Munisah, M. et al. (2022) “Faktor Tingkat Pendidikan, Usia, Paritas, Status Pekerjaan dan Riwayat Emesis Gravidarum Mempengaruhi Terjadinya Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I,” IJMT: Indonesian Journal of Midwifery Today, 1(2), hal. 45–53.
Retnoningtyas, R.D.S. dan Dewi, R.K. (2021) “Pengaruh Hormon Human Chorionic Gonadotropin dan Usia Ibu Hamil terhadap Emesis Gravidarum pada Kehamilan Trimester Pertama,” Jurnal Tadris IPA Indonesia, 1(3), hal. 394–402.
Riska Tilaysa, R. (2024) Asuhan Kebidanan Kehamilan pada Ny. D Usia 22 Tahun G1P0A0 Gravida 7-8 Minggu dengan Hiperemesi Gravidarum Tingkat 1 di Puskesmas Limbangan. STIKes Karsa Husada Garut.
Seid, A.M. et al. (2024) “Prevalence of hyperemesis gravidarum and associated factors among pregnant women at comprehensive specialized hospitals in northwest Ethiopia: Multicenter crosssectional study,” SAGE Open Medicine, 12, hal. 1–9. Tersedia pada: https://doi.org/10.1177/20503121241257163 j.
Sri, R. et al. (2022) “Faktor-faktor yang Mempengaruhi Hiperemesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester 1: Literature Review.”
Sudirman, N.Y. dan Agustin, A. (2021) “Aromaterapi Lemon Menurunkan Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I,” In Proceeding Book Seminar Nasional Interaktif dan Publikasi Ilmiah, 1(2), hal. 291–296.
Sutrisminah, E. dan Wulandari, R.C.L. (2024) “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Mual Muntah pada Ibu Hamil Trimester 1: Literature Review,” Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 7(4), hal. 778–786.
Utama, Y.K. et al. (2021) Hubungan Paritas Dengan Kejadian Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I Di Puskesmas Anggut Atas Kota Bengkulu Tahun 2020. Poltekkes Kemenkes Bengkulu.
Wati, P.K., Susanti, V.D. dan Karo, M.B. (2021) “Pengaruh Aromaterapi Lemon Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester 1 Di Klinik Paramitra The Effect of Lemon Aromatherapy, Nausea and Vomiting on Trimester I Pregnant Women in Paramitra Clinic,” PLACENTUM J. Ilm. Kesehat. dan Apl, 9(2).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dewi Kartika Rini, Rosyida Alfitri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


