LITERATURE REVIEW: DAMPAK NEGATIF PERILAKU SEDENTARY LIFESTYLE TERHADAP KESEHATAN FISIK REMAJA DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v6i3.47108Keywords:
Sedentary Lifestyle, Kesehatan Fisik, RemajaAbstract
Perilaku sedentary lifestyle atau gaya hidup menetap menjadi perhatian utama dalam kesehatan remaja di Indonesia karena adanya peningkatan prevalensi penyakit tidak menular seperti obesitas dan diabetes melitus. Gaya hidup ini ditandai dengan rendahnya aktivitas fisik dan tingginya durasi duduk atau berbaring tanpa disertai pengeluaran energi yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis dampak negatif dari perilaku sedentary lifestyle terhadap kesehatan fisik remaja di Indonesia dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Kajian ini menggunakan pendekatan literature review dengan menganalisis 10 artikel ilmiah yang dipublikasikan antara tahun 2021 hingga 2025. Artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi, yaitu membahas dampak sedentary lifestyle terhadap kesehatan fisik remaja Indonesia dan memiliki desain penelitian korelasional. Data dikumpulkan melalui pencarian di database PubMed, ResearchGate, dan Garuda, lalu dianalisis menggunakan metode anotasi bibliografi. Hasil kajian menunjukkan bahwa delapan dari sepuluh artikel menyatakan adanya hubungan signifikan antara sedentary lifestyle dan peningkatan risiko gangguan kesehatan fisik seperti obesitas, status gizi lebih, sindrom metabolik, serta diabetes melitus. Aktivitas sedentari yang dominan meliputi penggunaan gawai, menonton televisi, dan minimnya olahraga. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa perilaku sedentary lifestyle memberikan dampak negatif terhadap kesehatan fisik remaja di Indonesia. Oleh karena itu, dibutuhkan edukasi serta intervensi gaya hidup aktif untuk mencegah berbagai penyakit tidak menular sejak usia remaja.References
Alfionita, N., Lantin, S., and Eka, A. S. (2023) ‘Hubungan Sedentary Lifestyle dengan Status Gizi Remaja pada Masa Pandemi Covid-19 di SMPN 14’, Journal Pustaka Kesehatan. 1(2).
Amrynia, S. U., and Prameswari, G. N. (2022) ‘Hubungan Pola Makan, Sedentary Lifestyle, dan Durasi Tidur dengan Kejadian Gizi Lebih Pada Remaja (Studi Kasus di SMA Negeri 1 Demak)’, Indonesian Journal of Public Health and Nutrition. 2(1), pp. 112–121.
Arwidya, N. E., Wahjuni, E. S. (2021) ‘Hubungan Antara Aktivitas Sedentary Dengan Status Gizi pada Masa Pandemi Covid-19 di SMA Negeri 3 Sidoarjo’, Jurnal Pendidikan Olahraga Dan Kesehatan, 9(2).
Aulia, S. N., Sukmawati, and Udin, R. (2024) ‘Sedentary Lifestyle Berhubungan Dengan Status Gizi Pada Remaja’, Journal of Telenursing (JOTING), 6(1).
Bokau, M. S., Agusteivie, A. J. T., and Christian, B. P (2023) ‘Hubungan Sedentary Behaviour (Perilaku Kurang Gerak) Dengan Obesitas Pada Peserta Didik Di Sd Gmim Koka’, Lentera: Multidisciplinary Studies. 1(3).
Dewi, V., Handayani, G.L. and Junita. (2022) ‘Pembinaan Kader KesehatanDalam Pembentukan Remaja Sadar Gizi di Posyandu Remaja’, Pengabdian Masyarakat Meambo. 1, pp. 40–46.
Faradilla, C. S., Nora, M., and Zubir, Z. (2022) ‘Hubungan Perilaku Sedentary Lifestyle dengan Status Gizi Remaja Pasca Pandemi Covid-19 pada Siswa MAN Lhokseumawe’, GALENICAL: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh. 1(3)
Hanifah, L., Nasrulloh, N. and Sufyan, D. L. (2023) ‘Sedentary Behavior and Lack of Physical Activity among Children in Indonesia’ Children (Basel, Switzerland). 10(8), pp. 1–11.
Hasanah, S. S. (2024) ‘Hubungan Eating Behavior dan Sedentary Lifestyle dengan Status Gizi Lebih pada Remaja Fase Awal, Media Gizi Kesmas, 13(1), pp.116-124.
Hidayah, A. N., Malisa, A., Onieqie, A. D. M., and Latifah, L. (2024) ‘Hubungan sedentary lifestyle dan tingkat stress terhadap kejadian obesitas pada remaja’, Jurnal Keperawatan Jiwa. 12(4).
Julliyana, R., Popi, S., and Rafika, R. (2024) ‘The Association of Sedentary lifestyle with Diabetes Mellitus Risk Level in Adolescents’. Jurnal Keperawatan Florence Nightingale (JKFN), 7(1), pp. 116-123.
Maidartati., Sri, H., Dhestirati, E. A., Erna, I., Asma, D., and Dwi, A. R. S. (2022)‘Gambaran Sedentary Lifestyle pada Remaja di SMA Kota Bandung, Jurnal Keperawatan BSI. 10(2), pp. 250–265.
Masruro, A. A., and Dwi, S. (2025), ‘uangnya bhak ubungan Asupan Protein dan Sedentary Lifestyle Dengan Risiko Sindrom Metabolik Pada Remaja SMA Batik 1 Surakarta”, Jurnal Kesehatan Masyaarakat, 9(1), pp. 649-655.
Nafi’ah, N., and Ella, N. H. (2022), ‘Perilaku Sedentari dan Determinannya : Literature Review’. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, 5(12), pp. 1498–1505.
Pradifa, H., Al Mukhlas, F., and Ratih, K. (2023), ‘Hubungan Sedentary Lifestyle dengan Status Gizi Remaja pada Masa Pandemi COVID-19’. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 12(3), pp. 259-263.
Riskesdas. (2019), Laporan Riskesdas 2018 Nasional[1], Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Sambo, M., Sheryn, A., and Sintia, S. (2023), ‘Hubungan Sedentary Lifestyle dengan Obesitas Pada Anak Usia Remaja Pada Masa Pandemi’, Jurnal Keperawatan Florence Nightingale, 6(2), pp. 43–47.
Samsu, M., Aji, A., Mubarat, H., and Iswandi, H. (2023) ‘Kampanye Sosial Mengatasi Bahaya Sedentary Lifestyle pada remaja di Kota Palembang. 1(1), pp 234-249.
Saraswati, S. K., Faikha, D. R., Naufal, Z. P., et al. (2021) ‘Literature Review : Faktor Risiko Penyebab Obesitas’. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia. 20(1), 70–74.
Sinulingga, P. A. B., Lita, S. A., and Zulhaida, L. (2021) ‘Hubungan Pengetahuan dengan Perilaku Sedentari yang Berisiko Obesitas pada Remaja di Kota Medan’. Jurnal Health Sains. 2(5).156.
Ummah, N. K., Suprajitno., Marsaid., and Nurul, H. (2024) ‘Hubungan Pola Makan dan Aktivitas Fisik dengan Risiko Terjadinya Diabetes Melitus pada Remaja di SMP Negeri 1 Sukosari Kabupaten Bondowoso’, Jurnal Keperawatan Muhammadiyah. 9(4).
Wardani, P. A. S., I Gede, P .D. S. and Idah, A. itu apa?. Hubungan Sedentary Lifestyle dengan kejadian Obesitas pada Remaja Selama Masa Pandemi Covid 19. Jurnal Gema Keperawatan. 15(2), 97–206.
Wenni, A. A., Nasruddin, H., Limoa, L. T., Makmun, A. and Hasan, H. ‘2023. Hubungan Aktivitas Fisik dan Sedentary Lifestyle Dengan Status Gizi Mahasiswa Program Profesi Dokter Angkatan 2017 FK UMI. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran. 3(6).
Ying Ying, C., S Maria, A., Lim, K. K., et al. 2020. Association of internet addiction with adolescents’ lifestyle: a national school-based survey. International Journal of Environmental Research and Public Health. 18(1).168.
Zulfarina, M. S., Sharif, R., Mokhtar, S. A., et al. 2022ifestyle indices of body composition and obesity risk and prevalence among multi-ethnic adolescents in Malaysia. Frontiers in Pediatrics, Frontiers Media S.A. 10, doi: 10.3389/fped.2022.899014.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fidyatus Sholihah, Lina Mai Efiani, Pandu Satria Drajat, Asti Fitria Marsaoly, Dwi Sarwani Sri Rezeki, Siwi Pramatama Mars Wijayanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


