RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN MP-ASI DINI SEBAGAI PREDIKTOR STUNTING DI DESA PONDOK JERUK

Authors

  • Iis Mujammilah Program Studi Sarjana Kebidanan dan Profesi Bidan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Kesdam V/ Brawijaya, Malang, Indonesia
  • Rosyida Alfitri Program Studi Sarjana Kebidanan dan Profesi Bidan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Kesdam V/ Brawijaya, Malang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v6i3.46996

Keywords:

Kata kunci: ASI eksklusif, MP-ASI, Status Gizi, Stunting

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, dengan faktor nutrisi awal seperti pemberian ASI eksklusif dan MPASI diduga sebagai prediktor utama. Penelitian kuantitatif dengan desain korelasi ini bertujuan menganalisis hubungan riwayat pemberian ASI eksklusif dan MPASI dini dengan kejadian stunting di Desa Pondok Jeruk. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi pada penelitian ini seluruh balita sebanyak 32 orang. Jumlah sampel sebanyak 32 balita yang ditentukan dengan Teknik total sampling. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi dan pengukuran status gizi (stunting berdasarkan z-score <-2 SD). Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar balita memperoleh MP-ASI sebanyak 21 balita (65,6%) dan berdasarkan status stunting menunjukkan frekuensi yang sama yaitu masing masing sebanyak 16 balita (50%) stunting dan normal sebanyak 16 balita (50%). Analisis statistik mengungkap hubungan signifikan antara pola pemberian nutrisi dan stunting (p=0,000), Temuan ini konsisten dengan teori bahwa ASI eksklusif bersifat protektif, sementara MPASI yang tidak tepat berisiko menyebabkan stunting. Penelitian ini memperkuat bukti bahwa intervensi gizi pada periode 1000 HPK, khususnya promosi ASI eksklusif dan MPASI berkualitas, penting untuk pencegahan stunting.

References

Annisaulkhairi, A., & Nurdin, N. M. (2023). Kualitas Pangan Rumah Tangga dan Status Gizi Balita Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota.

Darmayanti, R., & Puspitasari, B. (2021). Upaya Pencegahan Stunting Saat Kehamilan. Penerbit NEM.

Dinkes Provinsi Jawa Timur. (2023). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur Tahunn 2022 (hal. 129–132). Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. https://dinkes.jatimprov.go.id/userfile/dokumen/PROFIL KESEHATAN JATIM 2022.pdf

Fitri, N., Widiawati, N., Ningtyas, R. P., Sarnyoto, F. D. A., Nisa, W., Ibnistnaini, W., & Hadisaputra, S. (2022). Strategi Gerakan Cegah Stunting Menggunakan Metode Sosialisasi di Desa Darakunci, Kabupaten Lombok Timur: Strategi Gerakan Cegah Stunting Menggunakan Metode Sosialisasi di Desa Darakunci, Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia, 1(2), 80–86.

Hayati, Y., & Aziz, A. (2023). Pengaruh Promosi Susu Formula, Peran Tenaga Kesehatan, Peran Suami, Ketersediaan Fasilitas dan Sikap terhadap Pemberian ASI Eksklusif: Effect of Formula Milk Promotion, Role of Health Workers, Husband’s Role, Availability of Facilities and Attitudes towar. Open Access Jakarta Journal of Health Sciences, 2(2), 586–598.

Intani, T. M., Syafrita, Y., & Chundrayetti, E. (2019). Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dan Stimulasi Psikososial dengan Perkembangan Bayi Berumur 6-12 Bulan. Jurnal Kesehatan Andalas, 8(1S), 7. https://doi.org/10.25077/jka.v8i1s.920

Kemenkes RI. (2023). Prevalensi Stunting di Indonesia Turun ke 21,6% dari 24,4%. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Laily, L. A., & Indarjo, S. (2023). Literature Review: Dampak Stunting terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Anak. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 7(3), 354–364.

Meliyana, E. (2024). Asi Ekslusif, MP Asi dan Stunting. Bookchapter Stunting.

Nawangsari, H., & Puspitasari, M. T. (2025). Penyuluhan Interaktif 1000 HPK sebagai Upaya Preventif Stunting Kolaborasi Tenaga Kesehatan dan Masyarakat Desa Tambakrejo. Jurnal Abdi Medika, 5(1), 33–42.

Nidaa, I., & Krianto, T. (2022). Scoping Review: Faktor Sosial Budaya Terkait Pemberian Asi Eksklusif Di Indonesia. Jurnal Litbang Kota Pekalongan, 20(1).

Norlita, W., & Hasanah, N. (2024). Pemberian MP-ASI dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Puskesmas Rejosari Pekanbaru. As-Shiha: Jurnal Kesehatan, 4(2), 115–127.

Oktaviasari, D. I., & Nugraheni, R. (2021). Pentingnya Pemberian ASI Eksklusif dan MP-ASI Dalam Upaya Mendukung Gerakan 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK). Journal of Community Engagement and Empowerment, 3(1).

Padeng, E. P., Senudin, P. K., & Laput, D. O. (2021). Hubungan sosial budaya terhadap keberhasilan pemberian ASI ekslusif di wilayah kerja puskesmas Waembeleng, Manggarai, NTT. Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA (JKSP), 4(1), 85–92.

Roesli, U. (2012). Inisiasi Menyusu Dini Plus ASI Eksklusif. Pustaka Bunda.

Rusliani, N., Hidayani, W. R., & Sulistyoningsih, H. (2022). Literature review: Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. Buletin ilmu kebidanan dan keperawatan, 1(01), 32–40.

Sagara, R., Setiawan, A. H., & Purnawan, E. (2025). Dinamika Kependudukan dan Ketenagakerjaan: Tantangan dan Kebijakan Berkelanjutan untuk Indonesia. Jurnal Alwatzikhoebillah: Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora, 11(1), 317–329.

Sari, N., Gurnita, F. W., & Ulya, F. H. (2025). Upaya Menuru Zero Stunting: Solusi Generasi Cerdas Masa Depan. Nuansa Fajar Cemerlang.

Sazali, H., & Utami, T. N. (2023). Komunikasi kebijakan Publik: Penanganan Stunting berbasis Agama dan Budaya di Indonesia. Merdeka Kreasi Group.

Septina, R., Puspitasari, Y., Wardani, R., & Rohmah, L. M. (2024). Edukasi Pentingnya ASI Eksklusif dan MP-ASI Dalam Mencegah Stunting. JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 5(3), 737–746.

Sipayung, R. (2022). Hubungan Dukungan Bidan Dan Dukungan Keluarga Terhadap Pemberian Asi Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Tajurhalang Kabupaten Bogor 2022. JIDAN: Jurnal Ilmiah Bidan, 6(1), 1–11.

Suryani, L., Samirun, & Azrin. (2023). Mewujudkan Generasi Unggul: Aksi Bersama Lawan Stunting Di Dumai Kota. Jurnal PESAT: Pengabdian Masyarakat SYIAK LK, 2(3), 89–93.

Utami, Y., Ratnawati, R., & Villasari, A. (2022). Pendampingan kelas ibu hamil dalam keberhasilan ASI eksklusif. Jurnal Bhakti Civitas Akademika, 5(1), 38–45.

WHO. (2022). Pekan Menyusui Sedunia: UNICEF dan WHO serukan dukungan yang lebih besar terhadap pemberian ASI di Indonesia seiring penurunan tingkat menyusui selama pandemi COVID-19. World Health Organization- Indonesia. https://www.who.int/indonesia/id/news/detail/31-07-2022-world-breastfeeding-week--unicef-and-who-urge-greater-support-for-breastfeeding-in-indonesia-as-rates-decline-during-covid-19

WHO. (2023). Leadership Dialogue on Food Systems for People’s Nutrition and Health. World Health Organization (WHO). https://www.who.int/news/item/28-07-2023-leadership-dialogue-on-food-systems-for-people-s-nutrition-and-health

Wigati, A., Sari, F. Y. K., & Suwarto, T. (2022). Pentingnya edukasi gizi seimbang untuk pencegahan stunting pada balita. Jurnal Abdimas Indonesia, 4(2), 155–162.

Downloads

Published

2025-09-27