POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA

Authors

  • Risa Nurhayati STIKes Satria Bhakti Nganjuk
  • Rovi Sri Hartatik STIKes Satria Bhakti Nganjuk

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v6i2.46734

Keywords:

Balita, Pola Makan, Stunting

Abstract

Stunting merupakan masalah perkembangan pada balita yang menyebabkan gangguan pertumbuhan. Balita merupakan tahap perkembangan yang rentan terhadap kekurangan gizi. Asupan makanan yang tepat sangat penting bagi balita untuk memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan mereka. Untuk mempertahankan asupan gizi, seseorang dapat meningkatkan pola makan mereka. Prevalensi gizi dan stunting diteliti dalam penelitian ini. Desain penelitian ini adalah korelasional retrospektif. Ibu dan balita yang mengalami stunting termasuk di antara 24 peserta penelitian. Pengambilan sampel lengkap dengan 24 responden digunakan. Pola makan adalah variabel independen, diukur dengan kuesioner CFQ, sedangkan stunting diukur dengan tinggi badan anak. Analisis data menggunakan korelasi peringkat Spearman dengan ambang signifikansi α = 0,05. Survei mengungkapkan bahwa di antara 24 responden, 12 (50%) menunjukkan kebiasaan makan yang buruk, sedangkan mayoritas, 19 responden (79%), termasuk dalam kategori tinggi badan pendek. Uji korelasi menghasilkan nilai p sebesar 0,012 ≤ α = 0,05  , sehingga Ha diterima. Terdapat korelasi antara makanan dan prevalensi stunting pada balita, dengan koefisien korelasi r = 0,503, yang menunjukkan hubungan yang substansial. Penelitian ini mengidentifikasi gizi sebagai prediktor signifikan stunting; meskipun demikian, diharapkan penelitian mendatang akan memasukkan lebih banyak variabel yang terkait dengan terjadinya stunting.

References

Alfiah, S. N., dan Setiyabudi, R. 2020. Hubungan Pola Asuh Pemberian Makan dan Status Ekonomi dengan Kejadian Balita Pendek. Jurnal HumanCare. 5(3), pp. 742-749

Black, M. M., Walker, S. P., Fernald, L. C., Andersen, C. T., DiGirolamo, A. M., Lu, C., ... & Grantham-McGregor, S. (2017). Early childhood development coming of age: science through the life course. The lancet, 389(10064), 77-90.Candra, A., Puruhita, N., & Susanto, J. (2012). Risk Factors of Stunting among 1-2 Years Old Children in Semarang City. Media Medika Indonesian, 46(36), 6–11

Damayanti dan Ibrahim, I. A .2018. ‘Hubungan Pola Asuh Ibu Dengan Kejadian Stunting Anak Usia 24-59 Bulan Di Posyandu Asoka II Wilayah Pesisir Kelurahan Barombong Kecamatan Tamalate Kota Makassar’, Public Health Science Journal., VI(2).

Friyayi, A. (2021). Hubungan Pola Pemberian Makan Dan Pendapatan Keluarga Dengan Kejadian Stunting Pada Balita : Literature Review. Borneo Student Research, 03(01)

Global Nutrition Report.2022.: Actions and accountability to accelerate the world’s progress on nutrition. Washington, DC: International Food Policy Research Institute. Available at: https://globalnutritionreport.org/reports/2014-global-nutrition-report diakses pada 1 juli 2023

Kemenkes .2022.Intervensi Spesifik Atasi Stunting.Jakarta:Kemenkes

.2022.Isi Piringku.Jakarta: Kemenkes

Mariyam.2019.Gizi & Kesehatan Masyarakat Gizi dan Kesehatan Masyarakat.Jakarta: Rajawali Pers.

Niga Ayu M, .2016. Gizi Penting Untuk Cegah Stunting. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Nugroho, M. R. (2021). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Stunting Pada Anak Usia Dini Di Indonesia. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini.

Nurdin, A., Fitria, U., & Dinen, K. A. (2024). cegah stunting itu penting sedari dini. Public Health Journal, 1(2).

Nurhayati, R., Indriani, D., & Utami, R. B. (2020). Postnatal Factors Associated With The Risk Of Stunting In Toddlers. STRADA Jurnal Ilmiah Kesehatan, 9(2), 1121-1127.

Nurhayati, R., Rukmawati, S., Utami, R. B., Nurmalita, D., & Rahma, P. A. (2024). Parenting Style and Stimulation of Psychosocial Development on the Psychosocial Development of Pre-School Children with Stunting. Jurnal Kesehatan, 15(3), 442-447.

Persatuan Ahli Gizi Indonesia. (2018). Stop Stunting dengan Konseling Gizi. Jakarta: Penebar Plus.

Soetjiningsih.2014.Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: EGC

Tim RSUD Blora,2022.Apa itu Stunting.Blora:RSUD Blora

Vida. R.B.2018. ‘Beberapa Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi Balita Stunting’, The Indonesian Journal of Public Health, 8(3), pp. 99–104.

WHO. (2020). Levels and Trends in Child Malnutrition. UNICEF/WHO/World Bank Group Joint Child Malnutrition Estimates.

Willyanto, R., & Ramadhani, M. (2023). Hubungan Pendidikan Ibu Terhadap Kejadian Stunting pada Anak Bayi Lima Tahun; Sistematik Review. Journal of Health Management, Administration and Public Health Policies (HealthMAPs), 1(1), 1-7.

Downloads

Published

2025-06-23

Issue

Section

Articles