INVESTIGASI KONTAK SEBAGAI UPAYA AKTIF PENEMUAN KASUS TUBERCULOSIS : STUDI LITERATUR REVIEW
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v6i2.46187Keywords:
TB, TBC, Indonesia, literatur review, investigasi kontak, TPTAbstract
Investigasi kontak (IK) merupakan salah satu strategi penting dalam upaya penanggulangan tuberkulosis (TB), yang bertujuan untuk mendeteksi secara dini kasus TB di lingkungan kontak erat pasien terkonfirmasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi efektivitas, tantangan, dan capaian pelaksanaan program IK dalam konteks peningkatan temuan kasus TB. Penelitian ini merupakan studi literatur review dengan menelaah lima artikel penelitian yang dipublikasikan 2023 – 2025, dan membahas pelaksanaan IK TB di Indonesia. Artikel dipilih berdasarkan kesesuaian topik, konteks pelaksanaan program di laynan primer, serta ketersediaan data terkait cakupan TPT, kinerja petugas, dan manajemen program. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelaksanaan IK di seluruh wilayah belum mencapai target nasional 90%, dengan cakupan pelaksanaan berkisar antara 34% hingga 68%. Hambatan utama yang diidentifikasi meliputi keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya kesadaran masyarakat, kurang optimalnya pencatatan dan pelaporan, serta tantangan teknis di lapangan. Meskipun demikian, pelaksanaan IK memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan temuan kasus dan perluasan cakupan skrining pada kelompok rentan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya evaluasi dari manajemen puskesmas, penguatan kapasitas petugas, integrasi teknologi informasi dalam pelaporan, serta kolaborasi lintas sektor sebagai upaya untuk mengoptimalkan pelaksanaan investigasi kontak TB di tingkat layanan primerReferences
Adhasari, G., Windyaningsih, C. & Yuliavina, S. (2024). Determinan Kinerja Programer TBC dalam Penmeuan Kasus Baru TBC melalui Investigasi Kontak di UPTD Puskesmas. Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS), 8(1), 89-97
Fitriani, D., & Sulistiadi, W. (2023). Evaluasi Pelaksanaan Investigasi Kontak Pasien Tuberkulosis Di Puskesmas Jatinegara, Jakarta Timur. Jurnal Cahaya Mandalika, 7(2), 2178-2187.
Hargono, A., Da. K. A., & Ratgono, A. (2023). Evaluasi Program Investigasi Kontak Pasien Tuberkulosis Di Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawatimur. Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery), 7(1), 715–721.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020), Rencana Aksi Nasional Eliminasi Tuberkulosis 2020 – 2024. Jakarta : Kementerian Kesehatan RI
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2022 tentang penanggulangan Tuberkulosis. Jakarta : Kementerian Kesehatan RI
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Petunjuk Teknis Investigasi Kontak Tuberkulosis. Jakarta : Kementerian Kesehatan RI
Putri, P.A. Setyoningrum, R.A, Handayani, S., &Rosyid , A.N (2022). Correlation Between Demographic Factors and Tuberculosis Prevention: A literature Review. Internasional Journal of Research Publications, 115(1), 379-285
Sofiyani, R., Pramudho, K. & Fitriadi, R. (2025). Optimalisasi Pelaksanaan Investigasi Kontak Serumah Dalam Pencegahan Tuberkulosis Di Kabupaten Serang Tahun 2024, Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM), 9(1), 69–85.
Solihah, S., Supriyatna, R. & Yolanda, E. (2023). Analisis Pelaksanaan Investigasi Kontak Dan Pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis Pada Kontak Serumah di Puskesmas Ciwandan Kota Cilegon. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM), 14(1), 56–69.
World Health Organization. (2020). Who Consolidated Guidelines on Tuberculosis: Module 1: Prevevention - Tuberculoisis Preventive Treatment. Geneva : WHO
World Health Organization. (2021). Global Tuberculosis Report 2021. Geneva: WHO
World Health Organization. (2023). Global Tuberculosis Report 2023. Geneva: WHO. https://www.who.int/publications/i/item/9789240077663
World Health Organization. (2024). Global tuberculosis report 2024. https://www.who.int/publications/i/item/9789240101531
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Suci Yuliawati, Dewi Purnamawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


