KORELASI STATUS GIZI, ASI EKSKLUSIF DAN DIARE BALITA DI JAWA TIMUR TAHUN 2021-2023

Authors

  • Nadia Chandrika Purwandaya Fakultas Kesehatan Masyarakat ,Universitas Airlangga

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v6i2.45785

Keywords:

ASI eksklusif, Balita, Diare, Status gizi, Provinsi Jawa Timur

Abstract

Diare masih menjadi salah satu penyebab utama kematian anak-anak di seluruh dunia, terlebih lagi di negara berkembang. Berdasarkan laporan dari World Health Organization (WHO), sekitar 29% anak di seluruh dunia yang meninggal diakibatkan oleh diare dan pneumonia. Tingginya angka kejadian ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik aspek lingkungan, kondisi status sosial demografi seperti status gizi, serta perilaku orang tua yakni pemberian ASI eksklusif. Anak yang mengalami gizi buruk atau tidak memperoleh ASI eksklusif secara optimal dapat memiliki daya tahan tubuh yang lebih rendah dibandingkan anak lain seusianya sehingga lebih rentan terhadap infeksi penyebab diare. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi antara status gizi dan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian diare pada bayi dibawah lima tahun. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif menggunakan uji korelasi populasi Spearman. Data diperoleh dari Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur dengan rentang periode 2021 hingga 2023 yang meliputi informasi status gizi, cakupan ASI eksklusif, serta kasus diare pada balita. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan antara status gizi dengan kejadian diare, dan antara pemberian ASI eksklusif dengan diare. Balita yang tidak mendapatkan ASI eksklusif dan memiliki status gizi kurang dapat meningkatkan risiko diare. Temuan ini membuktikan pentingnya intervensi gizi serta edukasi secara menyeluruh kepada orang tua mengenai manfaat ASI eksklusif dalam upaya penurunan angka kejadian diare.  

References

Apanga, P. A., Weber, A. M., Darrow, L. A., Riddle, M. S., Tung, W.-C., Liu, Y., & Garn, J. V. (2021). The interrelationship between water access, exclusive breastfeeding and diarrhea in children: A cross-sectional assessment across 19 African countries. Journal of Global Health, 11, 04001. https://doi.org/10.7189/jogh-11-04001

Dwiastuti, A., Husada, Stik. M., Sabban, F., Husada, Stik. M., Fitri, I. K., & Husada, Stik. M. (2018). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN UPAYA IBU DALAM MELAKUKAN PENCEGAHAN DIARE PADA BALITA DI DESA KAMAL WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAIRATU BARAT. 3(3).

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. (2022). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2021. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. (2023). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2022. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. (2024). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2023. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

Fitriani, N., Darmawan, A., & Puspasari, A. (2021). ANALISIS FAKTOR RISIKO TERJADINYA DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAKUAN BARU KOTA JAMBI. Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA, 4(1), 154–164. https://doi.org/10.22437/medicaldedication.v4i1.13472

Ganbold, G., Farnaz, N., Scutts, T., Borg, B., & Mihrshahi, S. (2025). The Association Between Exclusive Breastfeeding and Diarrhoea Morbidity in Infants Aged 0–6 Months: A Rapid Review and Meta‐Analysis. Maternal & Child Nutrition, e70042. https://doi.org/10.1111/mcn.70042

Iryanto, A. A., Joko, T., & Raharjo, M. (2021). Literature Review: Faktor Risiko Kejadian Diare Pada Balita Di Indonesia. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 11(1), 1–7. https://doi.org/10.47718/jkl.v11i1.1337

Juhariyah, S. (2018). Jurnal Obstretika Scientia. 6(1).

Julinar, J., Isfanda, I., & Safira, U. (2023). HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN KEJADIAN DIARE DI RSIA BANDA ACEH. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 10(1), 1426–1430. https://doi.org/10.33024/jikk.v10i1.5587

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2021. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Khairunnisa, D. F., Zahra, I. A., Ramadhania, B., & Amalia, R. (n.d.). FAKTOR RISIKO DIARE PADA BAYI DAN BALITA DI INDONESIA:

Khaliq, A., Nambiar-Mann, S., Miller, Y. D., & Wraith, D. (2024). Exploring the Relationship of Paediatric Nutritional Status with Diarrhoeal Disease in Children Below Two Years of Age. Children, 11(11), 1374. https://doi.org/10.3390/children11111374

Ma’arif, M. Z., & Nafies, D. A. A. (2021). HUBUNGAN KEJADIAN DIARE DENGAN STATUS GIZI BALITA DI KELURAHAN SIDOREJO KECAMATAN KABUPATEN TUBAN.

Mahatama Kornia, G. K., Permatananda, P. A. N. K., Suryantha, I. G. N., & Lestarini, A. (2023). Karakteristik Ibu yang Melahirkan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di RSUD Sanjiwani Gianyar, Bali. Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia, 8(7), 4708–4721. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v8i7.9972

Oktavianisya, N., Yasin, Z., & Aliftitah, S. (2023). Kejadian Diare pada Balita dan Faktor Risikonya. Jurnal Ilmiah STIKES Yarsi Mataram, 13(2), 66–75. https://doi.org/10.57267/jisym.v13i2.264

Petrika, Y., & Agusanty, S. F. (2021). BALITA TIDAK ASI EKSKLUSIF BERISIKO TINGGI MENGALAMI DIARE. Jurnal Vokasi Kesehatan, 6(2), 109. https://doi.org/10.30602/jvk.v6i2.397

Rusyda, F., & Ronoatmodjo, S. (2021). The Relationship between Exclusive Breastfeeding and Diarrhea in Under Six Months Infants in 2017 (Analysis of Indonesian Health Demography Data Survey 2017). Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas, 6(2), 333–340. https://doi.org/10.14710/jekk.v6i2.11815

Sasmito, P., Setyosunu, D., Sadullah, I., Natsir, R. M., & Sutriyawan, A. (2023). Riwayat status gizi, pemberian ASI eksklusif dan kejadian diare pada balita. Holistik Jurnal Kesehatan, 17(5), 431–438. https://doi.org/10.33024/hjk.v17i5.12409

Simatupang, E. J., Novfrida, Y., Djami, M. E., Pusmaika, R., Sumiyati, I., Enjelia, D., Romladhoni, A., & Kusumawati, I. (2022). HUBUNGAN ASI EKSKLUSIF DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BATITA DI KABUPATEN TANGERANG. PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(2), 1730–1737. https://doi.org/10.31004/prepotif.v6i2.4602

Sity Maryam, S. (2022). Hubungan Pemberian ASI Eksklusif, Status Gizi Dan Personal Hygiene Dengan Kejadian Diare Pada Anak Usia 1-5 Tahun: Relationship Between Exclusive Breastfeeding, Nutritional Status and Personal Hygiene with The Incidence of Diarrhea in Children Aged 1-5 Years. Indonesian Scholar Journal of Nursing and Midwifery Science (ISJNMS), 2(04), 631–638. https://doi.org/10.54402/isjnms.v2i04.282

Subekti, N., Zulaikha, F., & Asthiningsih, N. W. W. (2022). Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dan Status Gizi terhadap Kejadian Diare pada Balita: Literature Review. 3(2).

Universitas Khairun, Chandra Alim, M., Hasan, M., & En Mariska, N. U. (2021). HUBUNGAN DIARE DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. H. CHASAN BOESOIRIE. Kieraha Medical Journal, 3(1), 1–6. https://doi.org/10.33387/kmj.v3i1.3262

Downloads

Published

2025-06-30

Issue

Section

Articles