INTERVENSI KEPERWATAN BERBASIS EVIDENCE MINYAK KELAPA MURNI (VCO) DINGIN UNTUK MENGURANGI PRURITUS PASIEN HEMODIALISA

Authors

  • lia silvia Program Studi Pendidikan Ners Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Erna Rochmawati Program Studi Pendidikan Ners Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Akhmad Zuhri Unit Hemodialisa RSUD Temanggung

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v6i2.45519

Keywords:

gagal ginjal kronik, hemodialisa, pruritus, VCO

Abstract

Pruritus dan keringnya kulit menjadi menjadi salah satu keluhan bagi pasien yang menjalani hemodialisa. Pruritus sangat mempengaruhi kualitas hidup dan dikaitkan sebagai salah satu penyebab kematian pada penderita gagal ginjal kronik. Terapi yang dapat digunakan yaitu farmakologi dan nonfarmakologi. Terapi yang paling sering digunakan yaitu krim topical, lotion, dan minyak. Salah satu contoh minyak yang mudah didapatkan dan efektif digunakan yaitu minyak kelapa murni. Minyak kelapa murni (VCO) dingin dapat mengurangi gatal karena suhu dingin dapat mempengaruhi reseptor rasa gatal (pruriseptor) dan juga mengurangi aktivitas reseptor yang memicu rasa gatal. Berpengaruh pada aliran darah karena dapat menyebabkan vasokonstriksi yang mengurangi darah ke area yang gatal.  Tujuan dari pemberian intervensi ini yaitu unyuk mengevaluasi penerapan intervensi berbasis evidence berupa pengaruh minyak kelapa murni (VCO) dingin terhadap tingkat pruritus pada pasien hemodialisa di RSUD Temanggung. Penerapan intervensi dilaksanakan di ruang Hemodialisa RSUD Temanggung pada tanggal 1 Mei – 6 Mei 2025. Partisipan berjumlah dua pasien dengan diagnosa gagal ginjal kronik menggunakan pretest dan posttest untuk mengukur pengaruh. Instrument yang digunakan yaitu 5-D Itch Scale. hasil yang didapatkan pada pasien pertama skor awal 22 (berat) menjadi 13 (ringan) dan pada pasien kedua dari skor awal 30 (berat) menjadi 15 (sedang) di akhir pertemuan. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan  terdapat penurunan tingkat pruritus pada pasien hemodialisa dari pemberian minyak kelapa murni (VCO) dingin.

References

Adhikari, L., Kayastha, R., & Bhatta, K. (2017). Prevalence of uremic pruritus in chronic kidney patients undergoing maintenance hemodialysis at Kathmandu Medical College Teaching Hospital. Journal of Kathmandu Medical College, 5(4), 124–127. https://doi.org/10.3126/jkmc.v5i4.18610

Afriansa, R. (2023). Hubungan Lama Terapi Hemodialisis Dengan Perilaku Pencegahan Pruritus Uremik Pasien Gagal Ginjal Kronis Di Rsud Sultan Imanuddin Pangkalan Bun [Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Borneo Cendekia Medika Pangkalan Bun]. https://repository.stikesbcm.ac.id/id/eprint/286/

Helnawati, Maryuni, S., & Antoro, B. (2022). Pengaruh Pemberian Massage Virgin Coconut Oil Terhadap Pruritus Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa. Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia (JIKSI), 3(2), 2745–8555. https://doi.org/10.57084/JIKSI.V3I2.1115.G970

Hermawati, & Mulyaningsih. (2024). Gambaran Kejadian Pruritus Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa. Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan, 16(2).

Kemenkes. (2018). Laporan Riskesdas 2018 Nasional.pdf. In Lembaga Penerbit Balitbangkes (p. hal 156).

Kovesdy, C. P. (2022). Epidemiology of chronic kidney disease: an update 2022. Kidney International Supplements, 12(1), 7–11. https://doi.org/10.1016/j.kisu.2021.11.003

Liu, B., & Jordt, S. E. (2018). Cooling the Itch via TRPM8. The Journal of Investigative Dermatology, 138(6), 1254. https://doi.org/10.1016/J.JID.2018.01.020

Logamorthy, R., & Karthikeyan, K. (2025). Coconut oil – Nature’s own emollient. Indian Journal of Dermatology, Venereology and Leprology, 91(1), 81–83. https://doi.org/10.25259/IJDVL_824_2024

Marfalino, H., Novita, T., & Djesmedi, D. (2022). Sistem Pakar Diagnosa Penyakit kulit Pada Manusia Dengan Metode Cased Based Reasoning. Jurnal Sains Informatika Terapan, 1(2), 83–88. https://doi.org/10.62357/jsit.v1i2.65

Novena, O. D., & Ariani, N. G. P. R. (2021). Pruritus dan modalitas terapi terkini: Sebuah tinjauan pustaka. Intisari Sains Medis, 12(3), 694–698. https://doi.org/10.15562/ism.v12i3.1128

Park, A., Wan, L., & Lio, P. (2025). Topical Integrative Treatments for Pruritus : A Comprehensive Review.

Perwiraningtyas, P.-, & Sutriningsih, A.-. (2021). Hubungan Lama Terapi Hemodialisa Dengan Skala Pruritus Pasien Gagal Ginjal Kronis. Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan, 9(2), 197–207. https://doi.org/10.33366/JC.V9I2.2311

Preka, E., & Shroff, R. (2023). Hemodialysis. Evidence-Based Nephrology, Second Edition: Volumes 1,2, 2, 412–425. https://doi.org/10.1002/9781119105954.ch66

Primasari, M. (2017). Uji validitas dan reliabilitas skala gatal 5 dimensi pada pasien dewasa dan lansia di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional dr. Cipto Mangunkusumo = Validity and reliability of 5 d itch scale in Indonesian language on adult and geriatric patient at dr. Cipto Ma. https://lib.ui.ac.id/detail?id=20460679&lokasi=lokal

Sagala, D. S. P., Hutagaol, A., Anita, S. I., & Zamago, J. H. P. (2023). Hubungan Lama Menjalani Hemodialisa Dengan Status Depresi Pasien Gagal Ginjal Kronik Di Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia Medan. Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA, 9(2), 150–159. https://doi.org/10.52943/jikeperawatan.v9i2.1489

Saputra, H. A. (2021). Pengaruh Penggunaan Virgin Coconut Oil Terhadap Gatal Di Kulit Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Dengan Hemodialisa. JINTAN: Jurnal Ilmu Keperawatan, 1(1), 1–6. https://doi.org/10.51771/jintan.v1i1.14

Sutaria, N., Adawi, W., Goldberg, R., Roh, Y. S., Choi, J., & Kwatra, S. G. (2022). Itch: Pathogenesis and treatment. Journal of the American Academy of Dermatology, 86(1), 17–34. https://doi.org/10.1016/j.jaad.2021.07.078

Vaidya, S. R., & Aeddula, N. R. (2024). Chronic Kidney Disease. The Scientific Basis of Urology, Second Edition, 257–264. https://doi.org/10.51249/hs.v4i01.1865

Wu, C.-F., Hsiao, Y.-C., Yeh, T.-P., Hung, P.-H., Chen, H.-C., Tsai, R.-Y., & Li, C.-P. (2022). Exploring factors associated with uremic pruritus. Tungs’ Medical Journal, 16(2), 66–72. https://doi.org/10.4103/ETMJ.TMJ-110005

Wulandari, E. (2019). Hubungan Lama Hemodialisa dengan Kejadian Pruritus Uremik pada Pasien GGK RSUD Dr. Hardjono Ponorogo. Jurnal Kesehatan Manarang, 5(1), 24–31. http://jurnal.poltekkesmamuju.ac.id/index.php/m

Yonathan, E. L., & Darmawan, H. (2021). Manifestasi dermatologik pada pasien gagal ginjal kronis. Tarumanagara Medical Journal, 3(1), 210–219. https://doi.org/10.24912/tmj.v3i2.11764

Yovalwan, T., & Arofiati, F. (2023). A Scoping Review: Factors Associated with Pruritus in CKD (Chronic Kidney Disease) Patients Undergoing Dialysis. Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(2), 159–164. https://doi.org/10.30604/jika.v8i2.1763

Zhao, J. H., Zhu, Q. S., Li, Y. W., & Wang, L. L. (2021). Determinants of the intensity of uremic pruritus in patients receiving maintenance hemodialysis: A cross-sectional study. PLOS ONE, 16(1), e0245370. https://doi.org/10.1371/JOURNAL.PONE.0245370

Downloads

Published

2025-06-24

Issue

Section

Articles