LITERATURE REVIEW : HUBUNGAN PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN SIKAP TERHADAP EDUKASI PRANIKAH PADA CALON PENGANTIN

Authors

  • nisrina Fitriyanti Program Studi S1 Kebidanan, Fakultas Farmasi, Universitas Islam Sultan Agung
  • Endang Susilowati Program Studi S1 Kebidanan, Fakultas Farmasi, Universitas Islam Sultan Agung

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v6i2.45200

Keywords:

calon pengantin, edukasi pranikah, kesehatan reproduksi, pengetahuan, sikap

Abstract

Angka kematian ibu yang masih tinggi di Indonesia, yaitu 305 per 100.000 kelahiran hidup, menunjukkan bahwa kesehatan reproduksi belum menjadi perhatian utama, khususnya bagi calon pengantin. Rendahnya kesadaran dan pemahaman mengenai pentingnya edukasi pranikah mengindikasikan perlunya intervensi yang lebih efektif. Edukasi pranikah merupakan salah satu strategi yang dapat meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap positif dalam menghadapi kehidupan pernikahan serta merencanakan kehamilan secara sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dengan sikap terhadap edukasi pranikah serta mengidentifikasi kendala implementasinya. Kajian ini menggunakan metode tinjauan pustaka sistematis berdasarkan pedoman PRISMA dengan penelusuran artikel dari lima basis data: PubMed, Scopus, Science Direct, Google Scholar, dan Portal Garuda. Kriteria inklusi meliputi artikel yang diterbitkan tahun 2020–2025, berbahasa Indonesia atau Inggris, merupakan studi primer, serta melibatkan responden calon pengantin dan mengukur variabel pengetahuan serta sikap terhadap edukasi pranikah. Dari sepuluh artikel yang direview, diketahui bahwa edukasi pranikah secara signifikan meningkatkan pengetahuan calon pengantin (p<0,05). Namun, perubahan sikap tidak selalu sejalan dengan peningkatan pengetahuan. Sikap lebih dominan dalam mempengaruhi perilaku preventif seperti skrining pranikah (p=0,001), dibandingkan pengetahuan (p=0,009). Beberapa kendala yang ditemukan mencakup materi yang kurang komprehensif dan durasi edukasi yang belum sesuai standar. Kesimpulannya, edukasi pranikah harus dirancang secara transformatif agar mampu membentuk sikap positif serta mendorong perubahan perilaku yang mendukung kesehatan reproduksi.

References

Amizuar, Y. F. (2024). Knowledge and Health Attitudes of Pre-Marital Education Brides : A Quasi-Experimental Study. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kesehatan, 12(7). https://doi.org/10.32668/jitek.v12i1.1301

Arifah, I., Safari, A. L. D., & Fieryanjodi, D. (2022). Health Literacy and Utilization of Reproductive Health Services Among High School Students. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 17(2), 79–85. https://doi.org/10.14710/jpki.17.2.79-85

Azzulfa, F. A. (2023). Reproductive Health Counseling As a Pre-Wedding Condition for the Bride and Groom; Positive Aspects and Negative Aspects. Jurnal Ilmiah Ahwal Syakhshiyyah (JAS), 5. http://riset.unisma.ac.id/index.php/fai/index

Hasanah, W. K., Pratomo, H., Latipatul Ashor, F., Mulyana, E., Jumhati, S., & Maya Lova, S. (2022). Analisis Pelaksanaan Edukasi Pranikah Terkait Kesehatan Reproduksi Pada Pasangan Calon Pengantin Muslim (Literature Review). Hearty, 10(2), 53. https://doi.org/10.32832/hearty.v10i2.6284

Kemenkes. (2021). Kemenkes Perkuat Upaya Penyelamatan Ibu dan Bayi.

Melati Puspita Sari, & Anggraeni, E. (2023). Edukasi Kesehatan Reproduksi Calon Pengantin Terhadap Pengetahuan dan Keikutsertaan Premarital Check Up. Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan, 10(2), 89–97. https://doi.org/10.35316/oksitosin.v10i2.2503

Nency, O., & Sriwahyuni, E. (2024). Knowledge And Attitudes Of Prospective Brides And Grooms Towards Premarital Screening Behavior At KUA Purwasari Karawang District In 2023. 12(4), 711–719.

Nurainun, N., & Yusuf, A. M. (2022). Analisis Tingkat Kesiapan Menikah Calon Pengantin. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(2), 2110–2115. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i2.2345

Rahma, A. (2022). Literature Review: Edukasi Kesehatan Reproduksi Calon Pengantin Dan Perspektif Dalam Agama Katolik. Popo, 1(2), 1–5.

Sari, E. U., Mutmainah, S., & Wahyuni, N. (2024). The Influence of Pre Marriage Education on Readiness Forpregnancy in Prospective Brides at the Health Center.

Sariningsih, A. A. N. (2022). The Effect of Reproductive Health Education on “Bridge to Be”Knowledge in Pre-Marriage Preparation in the Working Area ofSukadami Public Health Center. Jurnal Keperawatan Komprehensif, 8(3), 345–351.

Triana, M., Surnasih, S., Suharman, S., & Astriana, A. (2024). Efektifitas Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Terhadap Pengetahuan dan Sikap Pasangan Calon Pengantin di Kantor Urusan Agama Kecamatan Way Halim Bandar Lampung. Malahayati Nursing Journal, 6(5), 2157–2168. https://doi.org/10.33024/mnj.v6i5.12005

Wati, A. (2023). Harita 1 ITKeS Muhammadiyah Sidrap, Program Studi Kebidanan Fakultas Keperawatan Kebidanan. 2, 1–5.

Wulandari, R. (2023). Promosi kesehatan tentang kesehatan reproduksi pada pasangan calon pengantin. Hayina, 2(2), 111–115. https://doi.org/10.31101/hayina.3035

Yuliana, I. T., Sulistiawati, Y., Sanjaya, R., & Kurniasih, N. (2021). Pengaruh Pemberian Kursus Calon Pengantin (Suscatin) Terhadap Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Catin. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 10(1), 13–22. https://doi.org/10.52657/jik.v10i1.1312

Downloads

Published

2025-06-24

Issue

Section

Articles