ANALISIS HUBUNGAN FAKTOR IKLIM DENGAN KEJADIAN DIARE : LITERATURE REVIEW

Authors

  • Dinda Nabila Putri Wibowo Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v6i2.44274

Keywords:

Diare, Iklim, Lingkungan

Abstract

Perubahan iklim di Indonesia memiliki dampak pada berbagai aspek kehidupan, termasuk sosial, ekonomi, politik, dan kesehatan. Diare adalah salah satu penyakit utama yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan, termasuk perubahan cuaca. Faktor cuaca memiliki peran terhadap penyebaran penyakit ini, di mana perubahan suhu, curah hujan, dan kelembaban yang mampu memengaruhi ketahanan, tingkat virulensi, serta pergerakan patogen. Pada  artikel yang diambil sebagai acuan dalam literature review ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami hubungan faktor iklim dengan kejadian diare. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literature review untuk memahami dan mengidentifikasi informasi yang relevan. Jurnal yang digunakan pada studi ini dipilih berdasarkan kriteria yang ada melalui database ilmilah, seperti Google Scholar, PubMed, Mendeley, dan ResearchGate. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya variasi hubungan faktor iklim dengan kejadian diare yang cukup siginifikan antarwilayah. Beberapa penelitian menemukan bahwa faktor iklim seperti curah hujan, suhu udara, dan kelembaban memiliki hubungan yang signifikan dengan peningkatan kasus diare, sementara penelituan lain tidak ditemukan korelasi yang kuat. Hal tersebut dapat dipengaruhi oleh adanya variasi kondisi lingkungan faktor metodologi dan faktor sanitasi di masing-masing wilayah. Curah hujan dan kelembaban cenderung memiliki dampak lebih kuat, terutama terhadap sanitasi dan ketersediaan air bersih. Pencegahan diare memerlukan perbaikan sanitasi, akses air bersih, dan edukasi kebersihan masyarakat.

References

Balbus, J., A. Crimmins, J.L. Gamble, D.R. Easterling, K.E. Kunkel, S. Saha, and M. C. S. (2016). Ch. 1: Introduction: Climate Change and Human Health. The Impacts of Climate Change on Human Health in the United States: A Scientific Assessment. U.S. Global Change Research Program,Washington, DC, 25–42. http://dx.doi.org/10.7930/J0VX0DFW. 25–42.

Cahyorini dan Athena. (2016). Relationship Between Climate Variability (Rainfall, Temperature, and Humidity) and Incidence of Diarrheal Diseases in Denpasar City, Bali Province. Jurnal Ekologi Kesehatan, 15(3), 167–178.

Carlton, E. J., Eisenberg, J. N. S., Goldstick, J., Cevallos, W., Trostle, J., & Levy, K. (2014). Heavy rainfall events and diarrhea incidence: The role of social and environmental factors. American Journal of Epidemiology, 179(3), 344–352. https://doi.org/10.1093/aje/kwt279

Collinet-Adler, S., Babji, S., Francis, M., Kattula, D., Premkumar, P. S., Sarkar, R., Mohan, V. R., Ward, H., Kang, G., Balraj, V., & Naumova, E. N. (2015). Environmental factors associated with high fly densities and Diarrhea in Vellore, India. Applied and Environmental Microbiology, 81(17), 6053–6058. https://doi.org/10.1128/AEM.01236-15

D’Souza, R. M., Hall, G., & Becker, N. G. (2008). Climatic factors associated with hospitalizations for rotavirus diarrhoea in children under 5 years of age. Epidemiology and Infection, 136(1), 56–64. https://doi.org/10.1017/S0950268807008229

Davis, R. (2005). Climate Change and Human Health. Rosman & Littlefield Publisher.

Found, S., Detected, L. P., Document, Y., Improvement, O., Tes, I., Culture, P., Intelligence, F., Web, B., Studi, D., Upt, K., Dan, B., Universitas, K., Malang, M., Nejatullah, M., Wicaksono, G. W., Husniah, L., Teknik, J., Universitas, I., & Malang, M. (2017). Plagiarism Checker X Originality Report. 3–4.

Hadi AS, Siswanto, Permna D, C. G. S. (2020). Perubahan Iklim di Indonesia dan Analisis Banjir Dalam Perspektif Perubahan Iklim. Jakarta.

Hamidah, T., & Handari, S. R. (2021). Variabilitas Iklim ( Curah Hujan , Suhu dan Kelembaban ) Dengan Kejadian Diare Di Kota Tangerang Selatan. Jurnal Semesta Sehat, Vol. 1, 68–75. http://jurnal.iakmitangsel.id/index.php/jm/article/view/79/62

Handiny F, Rahma G, R. N. (2020). Buku Ajar Pengendalian Vektor. Ahlimedia Book.

Moors, E., Singh, T., Siderius, C., Balakrishnan, S., & Mishra, A. (2013). Climate change and waterborne diarrhoea in northern India: Impacts and adaptation strategies. Science of the Total Environment, 468–469. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2013.07.021

Nuha, N. U., Darundiati, Y. H., & Budiyono, B. (2022). Hubungan Cuaca sebagai Faktor Risiko Kejadian Diare di Kota Administratif Jakarta Timur Tahun 2015-2019. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 21(1), 12–21. https://doi.org/10.14710/mkmi.21.1.12-21

Nurima, Tosepu, R., Saktiansya, L. O. A., Lestari, H., Jumakil, & Azim, L. O. L. (2020). Hubungan Antara Variabilitas Iklim Dengan Kasus Diare di Kota Kendari Tahun 2014-2018. Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes, 1(4), 23–32. https://jkmc.or.id/ojs/index.php/jkmc/article/view/45/23

Nurseni, Tosepu, R., & Nurmaladewi. (2020). Univ . Halu Oleo. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 1(1), 26–35.

Organization, W. H. (2008). The Global Burden of disease, 2004 update. Geneva.

RI, K. (2019). Profil Kesehatan Indonesia 2018 Kemenkes RI. In Health Statistics.

Rosyidie, A. (2015). Banjir: Fakta dan Dampaknya, Serta Pengaruh dari Perubahan Guna Lahan. Journal of Regional and City Planning, 24(3), 241. https://doi.org/10.5614/jpwk.2013.24.3.1

Downloads

Published

2025-06-04

Issue

Section

Articles